BNPT: Teroris Incar Pengguna Internet

Ardi Mandiri

Jum'at, 28 Juli 2017 | 05:54 WIB
BNPT: Teroris Incar Pengguna Internet
Ilustrasi internet (Shutterstock)

Suara.com - Deputi 1 Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir mengemukakan kelompok radikalisme lebih banyak menyasar para pengguna internet karena berdasarkan data, sekitar 50 persen warga Indonesia menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari.

"Pengguna internet di Indonesia itu lebih dari 50 persen jumlah penduduk, dan dari 50 persen itu sebagian besar adalah anak-anak muda. Karena jumlahnya yang cukup besar itulah kelompok radikalisme memanfaatkannya untuk beraksi dengan berbagai cara guna menambah anggotanya," kata Abdul Rahman Kadir usai menutup Pelatihan Duta Damai Dunia Maya di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis.

Menurut dia, aksi kelompok radikal yang dilakukan di media sosial itu tak hanya tentang pembaiatan, tapi juga sudah menyentuh hal-hal krusial lainnya, bahkan pernikahan pun pernah dilakukan lewat media sosial.

Ia mengemukakan cepat atau lambat mereka (kelompok radikal) mendapat dukungan yangcukup besar, bahkan di Indonesia sudah banyak 'share-share' yang berkaitan dengan radikalisme. "Itu artinya, sekarang ini kita sudah begitu dekat dengan musuh," ujarnya.

Pergeseran kelompok-kelompok ISIS dari Suriah sudah sampai di Filipina Selatan (Marawi), artinya musuh bangsa Indonesia ini suda ada di depan mata.

"Kita harus mengejar mereka, sebab keberadaan mereka (kelompok radikal) membuat kita kacau balau dan tidak berdaya, padahal masyarakat kita inginnya kondisi damai, aman dan nyaman," tuturnya.

Meski mereka termasuk golongan minoritas, lanjutnya, mereka lebih banyak "bicara" dan rajin bersuara melalui banyak media, termasuk media sosial. "Oleh karena itu kita harus bergerak dan jangan tinggal diam ," ucapnya, menegaskan.

Untuk menangkal dan menjawab share kelompok radikal yang cukup gencar itu, katanya, BNPT menggandeng anak-anak muda yang bertalenta dan memiliki keahlian di bidang teknologi informasi (TI) di seluruh Tanah Air untuk bergabung sebagai Duta Damai Dunia Maya. Sebelum bergabung denagn BNPTN, calon duta ini juag diberikan pelatihan khusus.

"Dengan adanya Duta Damai Dunia Maya ini, unggahan berita, video, blog atau apapun namanya yang bersifat negatif tentang Indonesia, bisa dicounter (dijawab) dengan benar dan berita-berita hoax, video, blog, atau foto negatif itu bisa diluruskan dengan teknologi dan cara yang positif," paparnya.

Bahkan, katanya, para Duta Damai Dunia Maya ini bisa mengkreasikan dan membuat inovasi yang lebih menarik dan lebih bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya daripada yang dishare kelompok radikal tersebut.

"Oleh karena itu, dengan adanya duta ini, BNPT berharap peran masing-masing pihak bisa melawan aksi kelompok radikal dengan menyebar pesan perdamaian di komunitas masing-masing," ujarnya, menjelaskan.

Pelatihan Duta Damai Dunia Maya di Malang tersebut sebagai kota ketiga setelah Bandung dan Semarang. Pada tahun ini rencananya ada tujuh kota yang bakal disasar. Selain tiga kota yang sudah terlaksana, empat kota lainnya adalah Padang, Menado, Balikpapan, serta Pulau Bali.

Peserta pelatihan di Malang 60 orang yang dibagi menjadi lima kelompok. Pelatihan digelar selama empat hari mulai Senin (24/7) hingga Kamis (27/7). Usai mengikuti pelatihan dan dkukuhkan sebagai Duta Damai Dunia Maya, mereka bertugas melawan bahaya aksi terorisme di dunia maya.

Ambassador Duta Damai Dunia Maya BNPT, Kikan (eks vokalis Cokelat) mengatakan pemuda saat ini memang perlu dibentengi dengan konten positif di dunia maya agar tidak ikut terjerumus. "Intinya pemuda harus mengerti bahaya radikalisme di dunia maya maupun dunia nyata," ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nigeria Perintahkan Tangkap Pemimpin Boko Haram, Hidup atau Mati

Nigeria Perintahkan Tangkap Pemimpin Boko Haram, Hidup atau Mati

News | Minggu, 23 Juli 2017 | 04:41 WIB

Teroris Ini Insyaf, Ucap Sumpah Setia pada NKRI

Teroris Ini Insyaf, Ucap Sumpah Setia pada NKRI

News | Sabtu, 22 Juli 2017 | 04:18 WIB

Diserang, Islamic Center di Manchester Rusak Parah

Diserang, Islamic Center di Manchester Rusak Parah

News | Selasa, 18 Juli 2017 | 09:16 WIB

Tips dari Wiranto Mencegah Ancaman Terorisme

Tips dari Wiranto Mencegah Ancaman Terorisme

News | Senin, 17 Juli 2017 | 19:43 WIB

Di Balik Pemblokiran Telegram, 17 Kasus Terorisme ada di Sini

Di Balik Pemblokiran Telegram, 17 Kasus Terorisme ada di Sini

News | Selasa, 18 Juli 2017 | 07:12 WIB

Ini Sosok Pengusul Pemblokiran Telegram

Ini Sosok Pengusul Pemblokiran Telegram

Tekno | Senin, 17 Juli 2017 | 17:36 WIB

Telegram Jadi Sarang Teroris, Tito Jabarkan Penyebabnya

Telegram Jadi Sarang Teroris, Tito Jabarkan Penyebabnya

News | Minggu, 16 Juli 2017 | 14:03 WIB

Geledah Rumah Orang Tua Terduga Teroris, Polisi Dapati Buku Jihad

Geledah Rumah Orang Tua Terduga Teroris, Polisi Dapati Buku Jihad

News | Jum'at, 14 Juli 2017 | 20:29 WIB

Terduga Teroris Berencana Serang Mapolsek Cisaat Sukabumi

Terduga Teroris Berencana Serang Mapolsek Cisaat Sukabumi

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 23:16 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×