Nonaktifkan Notifikasi Telepon 1 Hari Bisa Bikin Perubahan Besar

Dythia Novianty

Senin, 07 Agustus 2017 | 09:06 WIB
Nonaktifkan Notifikasi Telepon 1 Hari Bisa Bikin Perubahan Besar
Ilustrasi notifikasi dalam Facebook. (Shutterstock)

Suara.com - Tidak bisa disangkal, setiap Anda melirik ponsel ada permintaan menarik perhatian. Aplikasi tidak peduli jika sudah menggunakan salah satu saudara mereka, dengan kejam merebut perhatian Anda.

Jadi mengapa tidak mematikannya saja? Untuk mencoba ini, Martin Pielot dari perusahaan telekomunikasi Spanyol Telefónica dan Luz Rello dari Carnegie Mellon University, Pennsylvania, memutuskan untuk menciptakan Tantangan Jangan Ganggu - satu minggu tanpa pemberitahuan.

"Akhirnya kami mundur hingga 24 jam," ucapnya.

Meski sehari tanpa pemberitahuan sepertinya tidak terlalu lama, cukup bagi 30 peserta untuk melihat beberapa efek yang cukup besar. Orang-orang khawatir mereka kurang responsif dan umumnya lebih cemas tentang apa yang mereka lewatkan.

Di sisi lain, mereka kurang terganggu dan lebih produktif. Indikator terbesar bagaimana seseorang yang stres akan menemukan pengalaman adalah harapan sosial terhadap mereka.

"Jika Anda jarang merespons dengan cepat, mungkin tidak merasa stres selama menghadapi tantangan ini, tetapi jika Anda memiliki atasan yang mengharapkan tanggapan cepat, maka situasinya berbeda," kata Pielot.

Setelah mendapat tantangan, dua pertiga peserta mengatakan bahwa mereka akan mengubah cara mereka mengelola notifikasi mereka. Anehnya, separo benar-benar terjebak dengan tujuan ini dua tahun lalu, menunjukkan bahwa liburan singkat adalah intervensi yang kuat.

"Jika Anda memiliki pemberitahuan terus-menerus menarik perhatian Anda, kami tahu bahwa Anda cenderung melakukan kesalahan dan Anda cenderung tidak menyelesaikan pekerjaan," kata Anna Cox dari University College London Interaction Center.

Karena itu, penting untuk menemukan cara untuk mengelola notifikasi, tapi juga kecenderungan untuk memeriksanya.

baca juga

Cox menyarankan untuk mematikan notifikasi email saat bersama teman atau melepas smartwatch saat tiba di rumah.

"Orang-orang memeriksa media sosial sepanjang waktu bahkan tanpa berpikir hanya karena semua ada di telepon Anda," kata Cox. [Newscientist]

Nonaktifkan Notifikasi Telepon 1 Hari Bisa Bikin Perubahan Besar


Tidak bisa disangkal, setiap Anda melirik ponsel ada permintaan menarik perhatian. Aplikasi tidak peduli jika sudah menggunakan salah satu saudara mereka, dengan kejam merebut perhatian Anda.

Jadi mengapa tidak mematikannya saja? Untuk mencoba ini, Martin Pielot dari perusahaan telekomunikasi Spanyol Telefónica dan Luz Rello dari Carnegie Mellon University, Pennsylvania, memutuskan untuk menciptakan Tantangan Jangan Ganggu - satu minggu tanpa pemberitahuan.

"Akhirnya kami mundur hingga 24 jam," ucapnya.

Meski sehari tanpa pemberitahuan sepertinya tidak terlalu lama, cukup bagi 30 peserta untuk melihat beberapa efek yang cukup besar. Orang-orang khawatir mereka kurang responsif dan umumnya lebih cemas tentang apa yang mereka lewatkan.

Di sisi lain, mereka kurang terganggu dan lebih produktif. Indikator terbesar bagaimana seseorang yang stres akan menemukan pengalaman adalah harapan sosial terhadap mereka.

"Jika Anda jarang merespons dengan cepat, mungkin tidak merasa stres selama menghadapi tantangan ini, tetapi jika Anda memiliki atasan yang mengharapkan tanggapan cepat, maka situasinya berbeda," kata Pielot.

Setelah mendapat tantangan, dua pertiga peserta mengatakan bahwa mereka akan mengubah cara mereka mengelola notifikasi mereka. Anehnya, separo benar-benar terjebak dengan tujuan ini dua tahun lalu, menunjukkan bahwa liburan singkat adalah intervensi yang kuat.

"Jika Anda memiliki pemberitahuan terus-menerus menarik perhatian Anda, kami tahu bahwa Anda cenderung melakukan kesalahan dan Anda cenderung tidak menyelesaikan pekerjaan," kata Anna Cox dari University College London Interaction Center.

Karena itu, penting untuk menemukan cara untuk mengelola notifikasi, tapi juga kecenderungan untuk memeriksanya.

Cox menyarankan untuk mematikan notifikasi email saat bersama teman atau melepas smartwatch saat tiba di rumah.

"Orang-orang memeriksa media sosial sepanjang waktu bahkan tanpa berpikir hanya karena semua ada di telepon Anda," kata Cox. [Newscientist]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hah, Minum Alkohol Kurangi Risiko Diabetes?

Hah, Minum Alkohol Kurangi Risiko Diabetes?

Health | Jum'at, 28 Juli 2017 | 17:49 WIB

Mengapa Kebahagiaan Penting?

Mengapa Kebahagiaan Penting?

Health | Selasa, 25 Juli 2017 | 20:28 WIB

Warga Jepang Akan Terima Peringatan Serangan Rudal Lewat Ponsel

Warga Jepang Akan Terima Peringatan Serangan Rudal Lewat Ponsel

Tekno | Sabtu, 29 Maret 2014 | 08:00 WIB

Terkini

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober

Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober

Sumut | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Teknologi Flash Charging BYD Bisa Digunakan Mobil Listrik Merek Lain, Ada Tapinya...

Teknologi Flash Charging BYD Bisa Digunakan Mobil Listrik Merek Lain, Ada Tapinya...

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Satukan Doa dan Ikhtiar, Kilang Plaju Perkuat Keselamatan Pekerja Lewat Safety Leadership

Satukan Doa dan Ikhtiar, Kilang Plaju Perkuat Keselamatan Pekerja Lewat Safety Leadership

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Terbongkar dari Keluhan Flek, Ayah di Jakbar Setubuhi Anak Kandung hingga Hamil 6 Bulan

Terbongkar dari Keluhan Flek, Ayah di Jakbar Setubuhi Anak Kandung hingga Hamil 6 Bulan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Frank & co. Bidik Pasar Gen Z, Hadirkan Konsep Butik Terbaru di Delipark Medan

Frank & co. Bidik Pasar Gen Z, Hadirkan Konsep Butik Terbaru di Delipark Medan

Sumut | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:06 WIB

×