Asteroid "Terbesar" Florence "Dekat" dengan Bumi, Berbahayakah?

Dythia Novianty

Minggu, 03 September 2017 | 21:20 WIB
Asteroid "Terbesar" Florence "Dekat" dengan Bumi, Berbahayakah?
Ilustrasi asteroid. (Shutterstock)

Suara.com - Ini adalah asteroid "berpotensi berbahaya" yang akan menjadi batu ruang terbesar. Asteroid Florence akan melewati planet kita pada jarak 4,4 juta mil, yang merupakan relatif dekat dalam istilah kosmik dan sekitar 18 kali lebih jauh dari jarak antara bulan dan bumi.

Ini dijuluki "berpotensi berbahaya" karena ukuran dan kedekatannya dengan Bumi. Jika targetnya ke bumi, maka kehidupan manusia hanya memiliki sedikit kesempatan untuk bertahan hidup.

Tapi diperkiraan tidak akan bertabrakan dengan bumi. Dengan menggunakan Teleskop Proyek Virtual akan terlihat seperti lalat asteroid.

Meskipun begitu, ini bukan asteroid biasa. Menulis di Langit dan Teleskop, astronom Bob King berkata, skeptisisme Anda diperlukan untuk melihatnya.

"Banyak dari peneliti di Bumi hanya melihatnya selama beberapa jam di lingkup amatir sebelum memudar dari pandangan. Mereka sangat kecil dan bergerak begitu cepat," katanya.

Namun, asteroidnya begitu besar sehingga dapat terlihat di langit malam sampai 5 September mendatang.

"Bahkan, dengan bulan yang semi terang di langit, beberapa di antara Anda akan bisa menyaksikannya dengan teropong. Dan siapa pun yang memiliki teleskop berukuran 4 inci atau lebih besar dapat melihatnya," tambah King.

Asteroid Florence belum pernah terlihat dekat dengan Bumi sejak 1890 dan planet kita harus menunggu sampai 2500 untuk pertemuan yang sama.

"Sementara banyak asteroid yang diketahui telah lewat lebih dekat ke Bumi daripada Florence pada tanggal 1 September, semuanya diperkirakan akan lebih kecil," kata Paul Chodas, manajer Pusat Studi Arah Bumi Dekat NASA.

baca juga

"Florence adalah asteroid terbesar yang bisa melewati planet kita sejak saat ini karena program NASA mendeteksi dan melacak asteroid di sekitar Bumi," ujarnya.

Florence akan melaju tanpa menimbulkan tragedi. Para ilmuwan telah memprediksi, setiap batuan ruang angkasa yang lebih lebar dari 0,6 mil, bisa memusnahkan kehidupan manusia.

Beruntung, NASA tidak percaya ada batu besar yang berada di sumber tabrakan dengan Bumi saat ini.

Tapi kabar dari NASA itu tidak lantas membuat semua masyarakat di muka bumi lebih tenang atas potensi kedatangann kiamat.

Seorang ilmuwan mengatakan bahwa sekitar lima miliar tahun, matahari akan membengkak hingga 100 kali ukurannya dan membakar Bumi sampai garing. Tapi jangan khawatir, umat manusia mungkin tidak akan ada untuk melihat nasib suram ini.

Pada saat itu, Planet Bumi mungkin telah "dijarah, ditaklukkan dan dijajah" oleh alien.
Dan setelah semua ini galaksi rumah kita, Bima Sakti, akan bertabrakan dengan galaksi Andromeda. [The Sun]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Ini Asteroid Terbesar Capai Titik Terdekat dengan Bumi

Hari Ini Asteroid Terbesar Capai Titik Terdekat dengan Bumi

Tekno | Jum'at, 01 September 2017 | 17:04 WIB

Studi: Bumi Pernah Diselimuti Kegelapan Selama 2 Tahun

Studi: Bumi Pernah Diselimuti Kegelapan Selama 2 Tahun

Tekno | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 08:32 WIB

Begini Dampak Hantaman Asteroid yang "Sapu Bersih" Dinosaurus

Begini Dampak Hantaman Asteroid yang "Sapu Bersih" Dinosaurus

Tekno | Kamis, 24 Agustus 2017 | 06:25 WIB

Terkini

5 HP Murah RAM Besar Harga Rp1 Juta Terbaik sesuai Review

5 HP Murah RAM Besar Harga Rp1 Juta Terbaik sesuai Review

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:19 WIB

5 Pilihan HP 5G dan NFC Paling Murah yang Bisa Dilirik di 2026

5 Pilihan HP 5G dan NFC Paling Murah yang Bisa Dilirik di 2026

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:15 WIB

Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia

Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:02 WIB

Perjalanan Mr Tauseef Membangun Karier sebagai Kreator Digital Gaming Indonesia

Perjalanan Mr Tauseef Membangun Karier sebagai Kreator Digital Gaming Indonesia

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:00 WIB

4 Rekomendasi HP 5G Rp 3 Jutaan Juli 2026, Pilihan Terbaik Sebelum Makin Mahal

4 Rekomendasi HP 5G Rp 3 Jutaan Juli 2026, Pilihan Terbaik Sebelum Makin Mahal

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:56 WIB

5 Kelebihan Samsung Galaxy A27 5G Dibanding Pendahulunya untuk Investasi Jangka Panjang

5 Kelebihan Samsung Galaxy A27 5G Dibanding Pendahulunya untuk Investasi Jangka Panjang

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:42 WIB

Apakah HP Harus Rutin Di-restart? Ketahui Waktu yang Tepat dan Manfaatnya

Apakah HP Harus Rutin Di-restart? Ketahui Waktu yang Tepat dan Manfaatnya

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:40 WIB

AI, LIVE Shopping, dan Social Commerce Ubah Industri Kopi Indonesia, Sakha Coffee Perluas Pasar

AI, LIVE Shopping, dan Social Commerce Ubah Industri Kopi Indonesia, Sakha Coffee Perluas Pasar

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:37 WIB

4 HP Android Rp3 Jutaan Terbaik Paling Banyak Diburu, Spek Dewa untuk Gaming dan Fotografi

4 HP Android Rp3 Jutaan Terbaik Paling Banyak Diburu, Spek Dewa untuk Gaming dan Fotografi

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:24 WIB

Investor Indonesia Kini Bisa Akses Saham Nvidia, SpaceX hingga Tesla Lewat Blockchain

Investor Indonesia Kini Bisa Akses Saham Nvidia, SpaceX hingga Tesla Lewat Blockchain

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

×