Aktivis: Spesies Penyu Belimbing Tinggal Seekor

Ririn Indriani

Minggu, 08 Oktober 2017 | 23:10 WIB
Aktivis: Spesies Penyu Belimbing Tinggal Seekor
Penyu belimbing (Dermochelys coriacea). (Shutterstock)

Suara.com - Aktivis konservasi penyu di Taman Kili-kili mengemukakan spesies penyu belimbing (Dermochelys coriacea) tinggal satu ekor dan karena itu pihaknya tak pernah lagi menemukan hewan itu di pesisir selatan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, sejak terakhir kali muncul pada 2009.

"Sampai sekarang tak pernah lagi kami temukan kemunculan spesies belimbing di Pantai Taman Kili-kili maupun pesisir pantai sekitarnya," kata Sekretaris Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Taman Kili-kili Eko Margono di Trenggalek, Minggu (8/10/2017).

Di kawasan konservasi penyu Taman kili-kili yang berada di tepi Pantai Kili-kili, Kecamatan Panggul, itu ada satu ekor penyu belimbing yang mereka tangkarkan. Namun, menurut Eko, tim pokmaswas gagal menangkarkan spesies penyu langka tersebut, karena faktor perawatannya yang susah sehingga sekarang tinggal seekor.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa perlakuan terhadap penyu belimbing tidak sama dan tidak semudah menangkarkan penyu hijau (Chelonia mydas), penyu lekang (Chelonia mydas) ataupun penyu sisik (Eretmochelys imbricata) yang masih kerap ditemukan mendarat di kawasan pesisir Pantai Kili-kili dan sekitarnya.

Sampai saat ini penyu belimbing itu masih dibiarkan dalam penangkaran.

Eko mengatakan langkah penyelamatan atau konservasi itu dilakukan untuk menghindarkan penyu belimbing yang sudah langka di alam liarnya itu mati karena gagal beradaptasi, menjadi santapan predator ataupun risiko tertangkap jaring nelayan.

"Kami masih berharap ada spesies penyu belimbing ditemukan," katanya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek Syuhadak Abdullah mengatakan, penyu belimbing yang saat ini ditangkarkan di balai konservasi Taman Kili-kili merupakan titipan dari nelayan Blitar.

"Dulu ada 90 telor penyu belimbing yang ditemukan di sekitar Pantai Tambakrejo, Blitar. Separuh dikonservasi di sana, 40 telor sisanya dititipkan di Taman Kili-kili ini karena dianggap memiliki manajemen konservasi yang sudah baik dan direkomendasikan. Namun, yang di Blitar informasinya gagal menetas dan yang di sini yang masih bertahan tinggal seekor," tutur Syuhadak Abdullah.

baca juga

Upaya pendeteksian penyu belimbing sejak 2009 ataupun setelah penemuan di Blitar tak pernah lagi membuahkan hasil.

Tiga jenis penyu yang masih kerap ditemui dan bahkan dikonservasi nelayan adalah jenis penyu hijau, lekang serta sisik, seperti barusan dilepasliarkan oleh komunitas konservasi penyu di Taman Kili-kili sejumlah 3.000 ekor lebih sejak Juni hingga Oktober 2017. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyu Betina di Thailand Keluarkan Ratusan Keping Koin

Penyu Betina di Thailand Keluarkan Ratusan Keping Koin

Tekno | Selasa, 07 Maret 2017 | 19:23 WIB

Memprihatinkan, Populasi Penyu di Pulau Sembilan Makin Berkurang

Memprihatinkan, Populasi Penyu di Pulau Sembilan Makin Berkurang

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2015 | 14:56 WIB

Gawat, Penyu yang Bertelur di Pantai Selatan Berkurang Terus

Gawat, Penyu yang Bertelur di Pantai Selatan Berkurang Terus

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 07:00 WIB

Terkini

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

×