Wah Ada Temuan Unik di Lubang Biru Raksasa

Dythia Novianty

Kamis, 09 November 2017 | 07:41 WIB
Wah Ada Temuan Unik di Lubang Biru Raksasa
Ilustrasi misteri laut. [Shutterstock]

Suara.com - Ilmuwan menjelajahi lubang biru raksasa di Great Barrier Reef baru saja membuat penemuan yang mengejutkan. Lubang sekitar 125 mil (200km) dari Pulau Daydream, Australia timur laut, sebelumnya hanya telah dijelaskan oleh ahli geologi.

Sedikit yang diketahui tentang hal ini, namun eksplorasi awal oleh para penyelam menunjukkan bahwa meskipun ada pemutihan karang yang ekstensif di tempat lain di terumbu, lubang biru mengandung massa koloni karang yang sehat. Johnny Gaskell, ahli biologi kelautan dari Whitsundays, Australia, berbagi gambaran menakjubkan tentang lubang di halaman Instagram-nya.

"Lubang biru ini sebelumnya telah dijelaskan oleh ahli geologi yang menyarankan bahwa itu bisa lebih tua dari Great Blue Hole yang terkenal, di Belize," katanya.

Lokasinya berada di salah satu bagian yang paling tidak dieksplorasi Great Barrier Reef, lebih dari 200km dari Pulau Daydream.

"Untuk sampai di sana, kami harus melakukan perjalanan semalam selama 10 jam dan waktu pasang surut dengan sempurna. Sangat berharga. Lubang biru adalah lubang pembuangan laut yang membentang jauh di bawah permukaan laut untuk sebagian besar kedalamannya," ujar dia.

Formasi dibuat pada zaman es yang lalu, ketika permukaan lautnya mencapai 100-120 meter lebih rendah dari hari ini.

Seiring waktu, limpasan glasial mulai membubarkan tanah batu kapur, membentuk lubang pembuangan dengan gua-gua besar di bawahnya. Atap gua-gua ini akhirnya akan runtuh, meninggalkan lubang dalam di belakang mereka.

Tim penyelam Johnny menjelajahi lebih dari 20 meter (65 kaki) ke dalam lubang biru, sebelum memukul pasir. Ketika mereka sampai di sana, para penyelam menemukan karang yang sekarang terkena pemutihan.

"Senang melihat koloni karang sehat yang besar," kata Johnny.

baca juga

Penemuan karang sehat di lubang biru mungkin mengejutkan para ahli, mengikuti pemutihan karang yang ekstensif di Great Barrier Reef. Terumbu karang telah hancur oleh dua peristiwa pemutihan berturut-turut di tahun 2016 dan lagi di awal tahun ini, dengan para ahli khawatir tentang dampak pemanasan global terhadap keajaiban alam. Negara yang dikelantang bisa bertahan hingga enam minggu dengan beberapa karang dapat pulih jika suhu turun, namun karang yang dikelantang parah akan mati.

Penemuan karang sehat di lubang pembuangan menimbulkan harapan untuk sisa Great Barrier Reef. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapan Manusia Belajar Memprediksi Suatu Kejadian? Ini Jawabannya

Kapan Manusia Belajar Memprediksi Suatu Kejadian? Ini Jawabannya

Tekno | Senin, 06 November 2017 | 14:04 WIB

Gerhana Matahari Ditemukan Sebagai 'Mukjizat Alkitab'

Gerhana Matahari Ditemukan Sebagai 'Mukjizat Alkitab'

Tekno | Kamis, 02 November 2017 | 07:15 WIB

Ilmuwan 'Bangkitkan' Penyihir dari Abad Ke-18

Ilmuwan 'Bangkitkan' Penyihir dari Abad Ke-18

Tekno | Rabu, 01 November 2017 | 10:22 WIB

Ilmuwan Ungkap 'Bangkitnya' Vampir di Sisa-sisa Abad Pertengahan

Ilmuwan Ungkap 'Bangkitnya' Vampir di Sisa-sisa Abad Pertengahan

Tekno | Selasa, 31 Oktober 2017 | 08:19 WIB

Sampah Masih Jadi Aib Perairan Indonesia yang Cantik

Sampah Masih Jadi Aib Perairan Indonesia yang Cantik

Lifestyle | Selasa, 24 Oktober 2017 | 18:17 WIB

Kenali Keunikan Flora Fauna Indonesia Lewat "Wallacea Week 2017"

Kenali Keunikan Flora Fauna Indonesia Lewat "Wallacea Week 2017"

Tekno | Senin, 16 Oktober 2017 | 21:28 WIB

Terkini

3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri

3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:30 WIB

Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?

Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:15 WIB

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

×