Ilmuwan 'Bangkitkan' Penyihir dari Abad Ke-18

Dythia Novianty

Rabu, 01 November 2017 | 10:22 WIB
Ilmuwan 'Bangkitkan' Penyihir dari Abad Ke-18
Ilustrasi penyihir. [Shutterstock]

Suara.com - Wajah penyihir abad ke-18 yang meninggal di penjara sebelum dia bisa dibakar karena 'kejahatannya', telah direkonstruksi secara digital. Lilias Adie, dari Torryburn, Fife, meninggal pada tahun 1704 saat ditahan di penjara karena 'mengaku' melakukan penyihiran dan berhubungan seks dengan iblis.

Program Time Travels BBC Radio Skotlandia, membuka kedok wajahnya dengan bekerja sama dengan seorang seniman forensik di Center for Anatomy and Human Identification di University of Dundee. Tim tersebut percaya bahwa ini adalah satu-satunya gambaran akurat tentang penyihir Skotlandia yang ada karena sebagian besar dibakar, menghancurkan harapan untuk merekonstruksi wajah mereka dari tengkorak.

Presenter Susan Morrison mengatakan bahwa saat itu sungguh mengerikan, ketika wajah Adie tiba-tiba muncul.

"Inilah wajah wanita yang bisa Anda ajak mengobrol, meski dengan mengetahui ceritanya, agak sulit menatap matanya," ujarnya.

Dr Christopher Rynn, yang melakukan pekerjaan menggunakan seni mutakhir. Patung virtual 3D, berkata bahwa ketika rekonstruksi sampai ke lapisan kulit, ini seperti bertemu seseorang dan mereka mulai mengingatkan Anda akan orang yang dikenal, karena mengutarakan ekspresi wajah dan menambahkan tekstur fotografi.

"Adie telah dijatuhi hukuman mati terbakar namun meninggal di penjara sebelumnya, dengan satu teori dia melakukan bunuh diri. Jenazahnya dikubur di pantai antara rendah dan pasang surut di bawah batu besar.

Penduduk setempat berusaha menimbang Adie di kuburannya, mungkin untuk mencegahnya kembali menghantui mereka. Pada abad ke-19, keingintahuan ilmiah melebihi ketakutan zombie dan beberapa barang antik menggali jenazah Adie untuk dipelajari dan ditampilkan.

Tengkoraknya diletakkan di Museum Universitas St. Andrews, tempat foto itu dipotret lebih dari 100 tahun yang lalu. Kemudian hilang pada beberapa titik di abad ke-20 namun gambar tetap ada dan dipegang oleh Perpustakaan Nasional Skotlandia.

Catatan para penuduhnya melukiskan gambaran seorang perempuan, mungkin berusia 60-an, yang mungkin sudah rapuh dengan gangguan penglihatan. Mereka juga menggambarkan seorang perempuan yang menunjukkan keberanian untuk menahan pendakwa dan tuntutan mereka atas nama orang lain untuk diinterogasi dan dibunuh.

baca juga

Sejarawan program Louise Yeoman menambahkan, diperkirakan dia adalah orang yang sangat pintar dan inventif.

"Sangat menyedihkan jika mengira tetangganya mengharapkan monster mengerikan saat dia benar-benar orang yang tidak berdosa yang sangat menderita. Satu-satunya hal yang mengerikan di sini adalah hilangnya keadilan," ujarnya. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ilmuwan Ungkap 'Bangkitnya' Vampir di Sisa-sisa Abad Pertengahan

Ilmuwan Ungkap 'Bangkitnya' Vampir di Sisa-sisa Abad Pertengahan

Tekno | Selasa, 31 Oktober 2017 | 08:19 WIB

Perempuan Ini Ungkap Bisa "Obati" Kanker

Perempuan Ini Ungkap Bisa "Obati" Kanker

Health | Selasa, 26 September 2017 | 19:40 WIB

Ditemukan Cara Perbaiki Gangguan Pendengaran Anak Pengidap Kanker

Ditemukan Cara Perbaiki Gangguan Pendengaran Anak Pengidap Kanker

Health | Jum'at, 15 September 2017 | 12:56 WIB

Sadis! Ilmuwan AS Uji Coba Masker Gas Biologis Diuji ke Anak-anak

Sadis! Ilmuwan AS Uji Coba Masker Gas Biologis Diuji ke Anak-anak

Tekno | Kamis, 07 September 2017 | 09:03 WIB

Ini Ilmuwan di Balik Program Senjata Nuklir Korea Utara

Ini Ilmuwan di Balik Program Senjata Nuklir Korea Utara

Tekno | Rabu, 06 September 2017 | 07:16 WIB

Mengenal Kazuko Inoue, Si Nenek Cantik dari Jepang

Mengenal Kazuko Inoue, Si Nenek Cantik dari Jepang

Tekno | Rabu, 19 Maret 2014 | 14:16 WIB

Terkini

Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Pelajaran Penting Mengenai Dampak Memanjakan Anak lewat Novel Childish Boy

Pelajaran Penting Mengenai Dampak Memanjakan Anak lewat Novel Childish Boy

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:30 WIB

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:26 WIB

BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham

BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham

Bogor | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:23 WIB

KPK Usul Harta Pejabat Tak Lapor LHKPN Dirampas Negara, Sahroni Ingatkan Soal HAM

KPK Usul Harta Pejabat Tak Lapor LHKPN Dirampas Negara, Sahroni Ingatkan Soal HAM

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Demi Listrik 4 Gigawatt, Singapura Pasang Panel Surya di Tembok Gedung Hingga Parkiran

Demi Listrik 4 Gigawatt, Singapura Pasang Panel Surya di Tembok Gedung Hingga Parkiran

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi HP realme 3 Jutaan untuk Gaming Harian: Baterai Jumbo dan Performa Anti Lag

5 Rekomendasi HP realme 3 Jutaan untuk Gaming Harian: Baterai Jumbo dan Performa Anti Lag

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Kenapa Sering Mimpi Buruk Jam 3 Pagi Menurut Medis dan Psikologi?

Kenapa Sering Mimpi Buruk Jam 3 Pagi Menurut Medis dan Psikologi?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong

Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong

Jogja | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:17 WIB

×