Setnov Tiba-tiba Budeg di Pengadilan Tipikor Hebohkan Warganet

Arsito Hidayatullah

Rabu, 13 Desember 2017 | 12:26 WIB
Setnov Tiba-tiba Budeg di Pengadilan Tipikor Hebohkan Warganet
Topik Pengadilan Tipikor di linimasa Twitter, Rabu (13/12/2017), terkait sidang perdana terdakwa Setya Novanto. [Twitter/screenshot]

Suara.com - Sidang perdana kasus e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto mulai digelar hari ini, Rabu (13/12/2017), di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Perhatian publik pun kembali tertuju pada lanjutan peristiwa yang melibatkan Setnov itu, yang antara lain terlihat di media sosial.

Warganet terutama kembali heboh lantaran selain kasusnya sendiri besar dan menjadi perhatian banyak orang, juga karena ada hal menarik di sidang perdana ini. Salah satu yang paling mendapat perhatian adalah sikap Setnov yang ternyata tak merespon pertanyaan hakim ketika sidang baru dimulai.

Dalam hitungan menit saja sejak tayangan kejadian awal di sidang itu, timeline Twitter pun segera dipenuhi dengan berbagai komentar "heboh" warganet. Salah satunya seperti bisa disimak melalui topik "Pengadilan Tipikor".

"Duh papa Setnov, diare saja mau dipalsukan. Bilang 20 kali mencret. Tapi kata penjaga rutan cuma dua kali ke toilet. Papa di Pengadilan Tipikor," tulis akun @wito_karyono berkomentar.

"Ini tadi aku nonton sidang pengadilan tipikor atau sinetron sih? Drama banget!" komentar pemilik akun @fasicha0103 pula.

"Hahaha... Dagelan di pengadilan tipikor...." tulis akun @dehand_dewi menambahkan komentar lainnya.

"Pengadilan Tipikor Hari ini papa jadi zombie. pura pura budek. Setnov," komentar akun @yusrimalmal.

"Sakit nya diare,tapi kok efek nya telinga budeg ya???Memang begitu Pak Dokter? 'Pengadilan Tipikor'," tulis akun @Jo77Santo pula,


"Ada zombie di pengadilan tipikor :)" komentar pemilik akun @farahnya tak ketinggalan.

"Di pengadilan Tipikor keknya ada yg layak mendapat piala citra, untuk kategori pemeran orang sakit terbaik," tulis akun @orsuy.

Dalam sidang ini, seusai proses pertanyaan awal, Ketua Majelis Hakim harus menghentikan sementara (menskors) persidangan. Penghentian sementara dilakukan karena Setnov mengaku sakit dan belum diberi obat sejak beberapa hari lalu oleh dokter Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pernyataan itu disampaikan Setnov pasca-bungkamnya saat ditanyai identitas beberapa kali oleh Ketua Majelis Hakim.

"Saya sudah beberapa hari ini sakit, diare, namun tak diberi obat oleh dokter," kata Novanto dengan kalimat terputus-putus, setelah sebelumnya tak mendengar pertanyaan Hakim Yanto di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sidang Perdana Setya Novanto

Sidang Perdana Setya Novanto

Foto | Rabu, 13 Desember 2017 | 12:19 WIB

Jaksa KPK Yakin Setya Novanto Pura-pura Sakit

Jaksa KPK Yakin Setya Novanto Pura-pura Sakit

News | Rabu, 13 Desember 2017 | 12:19 WIB

Sidang Diskors untuk Cek Kondisi Kesehatan Novanto

Sidang Diskors untuk Cek Kondisi Kesehatan Novanto

News | Rabu, 13 Desember 2017 | 12:17 WIB

Kata JPU soal Novanto Diare 20 Kali dan Mendadak Budek

Kata JPU soal Novanto Diare 20 Kali dan Mendadak Budek

News | Rabu, 13 Desember 2017 | 12:09 WIB

Strategi Novanto, Dari Diare 20 Kali Hingga Budek saat Sidang

Strategi Novanto, Dari Diare 20 Kali Hingga Budek saat Sidang

News | Rabu, 13 Desember 2017 | 11:56 WIB

Kuasa Hukum Pasrah dengan Nasib Praperadilan Novanto

Kuasa Hukum Pasrah dengan Nasib Praperadilan Novanto

News | Rabu, 13 Desember 2017 | 11:36 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×