Facebook Bakal Tegas Tangani Ujaran Kebencian di Indonesia

Dythia Novianty

Rabu, 28 Februari 2018 | 07:15 WIB
Facebook Bakal Tegas Tangani Ujaran Kebencian di Indonesia
Ilustrasi Facebook (Shutterstock)

Suara.com - Head of Community Affairs Facebook untuk kawasan Asia Pasifik Clair Deevy, menegaskan perusahaan jejaring sosial yang berkantor pusat di Menlo Park, California, Amerika Serikat, itu tidak memberikan ruang untuk penggunanya di Indonesia yang menyebarkan ujaran kebencian.

“Kami zero-tolerance tentang hate-speech ataupun kelompok yang menyebarkan kebencian. Facebook bekerjasama dengan dengan pemerintah untuk menangani konten-konten seperti itu,” ujar Deevy di Jakarta, belum lama ini.

Dia berharap, pengguna di Indonesia berani melayangkan laporan ke Facebook saat melihat langsung konten bermuatan ujaran kebencian tersebar.

“Tidak ada ruang sama sekali di Facebook untuk hal tersebut. Itu sudah jelas tertera dalam aturan penggunaan Facebook. Berkaitan dengan apa yang disediakan Facebook, kami memiliki fitur laporan jika ada temuan oleh pengguna,” imbuh Deevy.

Tidak hanya mengandalkan fitur Report, Deevy memastikan, Facebook juga bekerjasama dengan aparat penegak hukum dalam memproses laporan-laporan yang diterima perusahaannya.

Analis foto DNA, kata Deevy, menjadi salah satu teknologi yang digunakan Facebook dalam menangani konten berbau ujaran kebencian ataupun hoax. Selain itu, ada juga teknologi Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) yang dipasang Facebook sebagai penyaring konten negatif.

“Kami pastikan pada setiap users, bahwa setiap foto memiliki jejak digital yang bisa dilacak,” kata dia.

Untuk menangani penyebaran konten negatif, Facebook bekerjasama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) dan Do Something Indonesia mengedukasi kampanye cerdas dalam menggunakan sosial media.

Deevy mengatakan, program Think Before You Share yang digalakkan Facebook dibuat agar remaja Indonesia memiliki kemampuan dasar dan akses ke sumber referensi yang mereka butuhkan, agar kemudian menjadi bijak dalam membuat keputusan mengenai informasi apa yang dapat mereka bagikan secara online.

baca juga

“Berpikir kritis dan berempati dapat diaplikasikan di segala hal, termasuk juga menyebarkan konten terkait isu Pemilu yang akan dihadapi oleh Indonesia tahun ini. Kami ingin menciptakan komunitas online yang lebih aman,” kata dia.

Tidak hanya di Indonesia, Facebook juga telah melaksanakan program serupa di beberapa negara seperti di Australia, Selandia Baru, dan di kawasan Asia seperti Jepang, Singapura dan Filipina. [Anadolu Agency]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Tangkap Perempuan Bekasi Penipu Arisan Online di Facebook

Polisi Tangkap Perempuan Bekasi Penipu Arisan Online di Facebook

News | Rabu, 14 Februari 2018 | 17:07 WIB

Lima Medsos Ini Dinilai Terbaik Sepanjang 2017

Lima Medsos Ini Dinilai Terbaik Sepanjang 2017

Tekno | Selasa, 13 Februari 2018 | 20:15 WIB

Indonesia Termasuk Penyumbang Terbesar Akun Palsu di Facebook

Indonesia Termasuk Penyumbang Terbesar Akun Palsu di Facebook

Tekno | Selasa, 06 Februari 2018 | 20:55 WIB

Facebook Bantah Hapus Akun Gara-gara Foto Lukisan Vagina

Facebook Bantah Hapus Akun Gara-gara Foto Lukisan Vagina

Tekno | Jum'at, 02 Februari 2018 | 18:04 WIB

Facebook Bully Orang yang Stop Gunakan Akun Mereka?

Facebook Bully Orang yang Stop Gunakan Akun Mereka?

Tekno | Jum'at, 02 Februari 2018 | 07:54 WIB

Lelaki Ini Sebar Ratusan Pesan Minta Orang Membunuhnya

Lelaki Ini Sebar Ratusan Pesan Minta Orang Membunuhnya

Tekno | Rabu, 31 Januari 2018 | 09:13 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×