Ponsel Ternyata Bisa Membangkang Jika Anda Matikan Penanda Lokasi

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 15 Maret 2018 | 21:15 WIB
Ponsel Ternyata Bisa Membangkang Jika Anda Matikan Penanda Lokasi
Seorang pesepeda motor sedang mengakses aplikasi GPS pada sebuah ponsel pintar. [Shutterstock]

Suara.com - Selum lama ini para pejabat militer Amerika Serikat dikejutkan oleh pengungkapan bahwa pelacak kebugaran digital personel militer menyimpan lokasi-lokasi latihan fisik mereka—termasuk di dalam atau di dekat pangkalan militer dan situs rahasia di seluruh dunia. Ancaman ini tidak hanya terbatas pada Fitbit dan peranti-peranti serupa. Penelitian mutakhir yang dilakukan kelompok saya menunjukkan bahwa telepon seluler juga bisa melacak pengggunanya di pusat perbelanjaan dan kota-kota besar di seluruh dunia—bahkan ketika pengguna mematikan layanan pelacakan lokasi telepon seluler.

Kerentanan berasal dari banyak ragam sensor yang dipasang di ponsel—bukan cuma GPS dan antarmuka komunikasi, melainkan juga giroskop dan akselerometer. Akselerometer bisa mengetahui apakah sebuah ponsel sedang dipegang tegak atau horizontal, selain bisa juga mengukur gerakan-gerakan lainnya. Berbagai aplikasi ponsel bisa menggunakan sensor-sensor tersebut untuk melakukan tugas-tugas yang tidak disangka pengguna—seperti mengikuti pergerakan pengguna belokan demi belokan di sepanjang jalanan kota.

Banyak orang yang mengira bahwa mematikan layakan lokasi ponsel mereka berarti juga mematikan jenis pengawasan bergerak ini. Tetapi penelitian yang saya lakukan bersama kolega-kolega saya Sashank Narain, Triet Vo-Huu, Ken Block, dan Amirali Sanatinia di Universitas Northeastern, dalam bidang yang disebut “serangan side-channel,” mengungkapkan bagaimana aplikasi bisa menghindari atau lolos dari pembatasan-pembatasan tersebut. Kami mengungkapkan bagaimana sebuah ponsel bisa menyadap ketukan jari pengguna untuk mendapatkan kata sandi. Bahkan, cukup dengan ponsel yang Anda kantongi di saku perusahaan-perusahaan data bisa tahu di mana Anda berada dan mau ke mana Anda.

Asumsi-asumsi serangan

Ketika merancang perlindungan bagi sebuah peranti atau sebuah sistem, orang membuat asumsi-asumsi tentang ancaman-ancaman apa yang akan muncul. Mobil, misalnya, dirancang untuk melindungi penggunanya dari tabrakan dengan mobil lain, menabrak gedung, pagar pembatas jalan, tiang telepon dan benda-benda lain yang lazim ditemukan di dekat jalan. Mobil tidak dirancang untuk melindungi keselamatan pengguna dalam mobil yang terjun ke jurang atau dihantam batu besar yang menjatuhi mobil. Tidak ekonomis jika para insinyur merancang perlindungan dari bahaya yang diasumsikan sangat tidak lazim.

Begitu pula halnya dengan perangkat lunak dan perangkat keras, orang membuat asumsi tentang apa yang mungkin dilakukan para peretas. Tapi tidak lantas perangkat-perangkat itu aman. Salah satu serangan side-channel diidentifikasi pada tahun 1996 oleh ahli kriptografi Paul Kocher. Dia menunjukkan bahwa sistem kripto yang populer dan mestinya aman bisa dia jebol dengan menghitung secara cermat waktu yang diperlukan sebuah komputer untuk mendekripsi sebuah pesan terenkripsi. Para perancang sistem kripto tidak membayangkan akan ada penyerang yang melakukan pendekatan itu, sehingga sistem yang mereka bangun rentan terhadap serangan tersebut.

Selama bertahun-tahun, ada banyak serangan lain yang menggunakan segala macam pendekatan berbeda. Kerentanan Meltdown and Spectre mutakhir, yang mengeksploitasi cacat desain dalam prosesor komputer, juga merupakan serangan side-channel. Serangan yang memanfaatkan kebocoran informasi karena aktivitas program ini memungkinkan aplikasi-aplikasi berbahaya mengintai data aplikasi-aplikasi lain dalam memori komputer.

Pemantauan yang sangat aktif

Perangkat seluler adalah sasaran empuk bagi serangan dari arah tak terduga jenis ini. Perangkat tersebut dilengkapi berbagai sensor, biasanya meliputi, sekurang-kurangnya, satu akselerometer, sebuah giroskop, sebuah magnetometer, sebuah barometer, sampai empat mikrofon, satu atau dua kamera, sebuah termometer, sebuah pedometer, sebuah sensor cahaya dan sebuah sensor kelembapan.

Aplikasi bisa mengakses sebagian besar sensor-sensor tersebut tanpa meminta izin pengguna. Dengan memadukan pembacaan dari dua atau lebih perangkat, sering kali dimungkinkan melakukan hal-hal di luar dugaan para pengguna, perancang telepon, dan pencipta aplikasi.

Dalam salah satu proyek mutakhir, kami mengembangkan sebuah aplikasi yang bisa menentukan huruf apa yang diketikkan pengguna di papan ketik layar sebuah telepon seluler—tanpa membaca input dari papan ketik. Yang kami lakukan adalah menggabungkan informasi dari giroskop telepon dan mikrofonnya.

Ketika seorang pengguna mengetuk-ngetuk layar di lokasi-lokasi berbeda, ponsel beputar sedikit dan itu bisa diukur oleh giroskop mikromekanis tiga poros yang terdapat dalam hampir semua ponsel masa kini. Lebih dari itu, mengetuk layar ponsel menghasilkan suara yang bisa direkam oleh masing-masing mikrofon sebuah ponsel. Sebuah ketukan di tengah layar tidak akan banyak menggerakkan ponsel. Ketukan itu akan mencapai semua mikrofon pada saat yang sama, dan akan bersuara yang kurang lebih sama bagi semua mikrofon. Namun, sebuah ketukan di tepi kiri bawah layar akan memutar ponsel ke kiri dan ke bawah; ketukan itu akan mencapai mikrofon kiri lebih cepat; dan akan terdengar lebih keras bagi mikrofon-mikrofon di dekat dasar layar dan kurang keras bagi mikrofon-mikrofon lain dalam perangkat itu.

Pemrosesan data gerakan dan suara secara bersamaan memungkinkan kita menentukan huruf apa yang ditekan pengguna. Kami benar di atas 90% dalam hal ini. Fungsi jenis ini bisa ditambahkan diam-diam pada semua aplikasi dan bekerja tanpa diketahui pengguna.

Mengidentifikasi lokasi

Kami juga penasaran apakah sebuah aplikasi jahat bisa menyimpulkan keberadaan pengguna, termasuk di mana mereka tinggal dan bekerja, dan rute mana yang mereka tempuh—informasi yang oleh kebanyakan orang dianggap sangat pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Fitur SOS Darurat dan GPS Terbaik untuk Pendaki Gunung

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Fitur SOS Darurat dan GPS Terbaik untuk Pendaki Gunung

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:40 WIB

5 Smartwatch Murah dengan GPS Internal, Lari dan Bersepeda Praktis Tanpa Perlu Bawa HP

5 Smartwatch Murah dengan GPS Internal, Lari dan Bersepeda Praktis Tanpa Perlu Bawa HP

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 14:11 WIB

6 Smartwatch Layar AMOLED dengan Pemantau Kesehatan dan GPS Mulai Rp300 Ribuan

6 Smartwatch Layar AMOLED dengan Pemantau Kesehatan dan GPS Mulai Rp300 Ribuan

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 15:10 WIB

Garmin Approach G82, GPS Golf dengan Layar Terbesar dan Radar Canggih Bikin Permainan Makin Presisi

Garmin Approach G82, GPS Golf dengan Layar Terbesar dan Radar Canggih Bikin Permainan Makin Presisi

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 08:30 WIB

Aplikasi GPS vs Realita: Ketika Google Maps Anggap Jalur Sapi sebagai Jalan Tol

Aplikasi GPS vs Realita: Ketika Google Maps Anggap Jalur Sapi sebagai Jalan Tol

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 11:10 WIB

Mulai 400 Ribu! 3 Smartwatch GPS Cocok untuk Pelari Kalcer

Mulai 400 Ribu! 3 Smartwatch GPS Cocok untuk Pelari Kalcer

Your Say | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:40 WIB

4 Rekomendasi Smartwatch Anak dengan GPS untuk Keamanan Buah Hati

4 Rekomendasi Smartwatch Anak dengan GPS untuk Keamanan Buah Hati

Tekno | Selasa, 24 Februari 2026 | 12:33 WIB

5 Rekomendasi Smartband dengan GPS, Harga Mulai Rp300 Ribuan

5 Rekomendasi Smartband dengan GPS, Harga Mulai Rp300 Ribuan

Tekno | Rabu, 11 Februari 2026 | 08:05 WIB

5 Smartwatch 2 Jutaan dengan GPS Akurat dan Fitur Rasa Mahal

5 Smartwatch 2 Jutaan dengan GPS Akurat dan Fitur Rasa Mahal

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 11:35 WIB

6 HP di Bawah Rp1,5 Juta untuk Kurir Paket, Awet Dipakai Navigasi GPS Seharian

6 HP di Bawah Rp1,5 Juta untuk Kurir Paket, Awet Dipakai Navigasi GPS Seharian

Tekno | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23 WIB

Terkini

Realme Watch S5 Hadir dengan Layar AMOLED Mewah, Baterai Tahan 20 Hari

Realme Watch S5 Hadir dengan Layar AMOLED Mewah, Baterai Tahan 20 Hari

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:18 WIB

Redmi Note 17 Series Muncul di Database IMEI, Versi Tertinggi Bawa Baterai 10.000 mAh?

Redmi Note 17 Series Muncul di Database IMEI, Versi Tertinggi Bawa Baterai 10.000 mAh?

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:02 WIB

Meta Punya Fitur Baru, Perketat Akun Remaja Instagram, Konten Dewasa dan Bahasa Kasar Kini Dibatasi

Meta Punya Fitur Baru, Perketat Akun Remaja Instagram, Konten Dewasa dan Bahasa Kasar Kini Dibatasi

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:08 WIB

Smart Classroom Berbasis AI Mulai Masuk Sekolah Indonesia, Pembelajaran Digital Makin Canggih

Smart Classroom Berbasis AI Mulai Masuk Sekolah Indonesia, Pembelajaran Digital Makin Canggih

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:58 WIB

Chipset Huawei MatePad Pro Max Terungkap: SoC Flagship, Tantang iPad Pro

Chipset Huawei MatePad Pro Max Terungkap: SoC Flagship, Tantang iPad Pro

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:58 WIB

MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar

MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:23 WIB

Garangnya Spesifikasi Realme 16T: Baterai Jumbo 8.000 mAh, Kameranya Sony IMX852 50 MP!

Garangnya Spesifikasi Realme 16T: Baterai Jumbo 8.000 mAh, Kameranya Sony IMX852 50 MP!

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:51 WIB

7 Laptop Terbaik Pesaing MacBook Neo 2026: Prosesor Kencang, RAM 16 GB

7 Laptop Terbaik Pesaing MacBook Neo 2026: Prosesor Kencang, RAM 16 GB

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:00 WIB

5 Cara Unggah Video TikTok Tidak Pecah dan HD untuk Penjual Online, Bikin Penonton Tertarik

5 Cara Unggah Video TikTok Tidak Pecah dan HD untuk Penjual Online, Bikin Penonton Tertarik

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:00 WIB

MacBook Neo Resmi Hadir di Indonesia, Laptop Apple Warna-warni Ini Dibanderol Mulai Rp10 Jutaan

MacBook Neo Resmi Hadir di Indonesia, Laptop Apple Warna-warni Ini Dibanderol Mulai Rp10 Jutaan

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:57 WIB