Monyet Salju Juga Berendam Air Panas untuk Hilangkan Stres

Dythia Novianty

Kamis, 05 April 2018 | 08:36 WIB
Monyet Salju Juga Berendam Air Panas untuk Hilangkan Stres
Monyet Jepang yang biasa dikenal dengan sebutan monyet salju. [Toshifumi Kitamura/AFP]

Suara.com - Bagi banyak orang, mandi air hangat adalah cara sempurna mengakhiri hari yang penuh tekanan. Berdasarkan penelitian terbaru, hal yang sama berlaku untuk monyet, terutama Monyet Salju atau Kera Jepang.

Para ilmuwan mengamati sekelompok monyet yang terkenal karena mandi di sumber air panas telah menemukan perilaku mereka yang tidak biasa mengurangi stres, serta membantu mereka tetap hangat. Kera Jepang, juga dikenal sebagai Monyet Salju adalah spesies primata paling tinggi di dunia, selain manusia.

Mereka beradaptasi untuk hidup di iklim yang sangat dingin, dengan lapisan bulu tebal yang membuat mereka tetap hangat selama bulan-bulan musim dingin.

Perilaku mandi dari populasi yang ditemukan di Taman Kera Jigokudani telah lama dianggap sebagai adaptasi lain terhadap kehidupan di iklim yang membeku.

Semuanya dimulai pada tahun 1963 ketika seekor monyet betina muda terlihat di sebuah pemandian air panas terbuka milik sebuah hotel lokal.

Sejak itu, banyak monyet lokal lain yang meniru perilaku tersebut dan manajemen taman bahkan telah membangun area monyet untuk mereka sendiri.

Meskipun para pengamat sudah lama berasumsi bahwa monyet menggunakan spa ini untuk pemanasan, tidak ada peneliti yang pernah menguji asumsi ini.

Untuk menyelidiki monyet secara lebih mendalam, tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Rafaela Takeshita dari Universitas Kyoto, mengambil sampel feses dari kera pemandian untuk menganalisis kadar glukokortikoid, hormon yang terkait dengan stres dan manajemen suhu tubuh.

Secara total, para ilmuwan mempelajari 12 kera betina dewasa dan mengikuti mereka selama musim semi kelahiran dan musim kawin musim dingin.

baca juga

Mereka menemukan bahwa mandi memang menurunkan kadar hormon-hormon ini, dan menyarankan bahwa monyet yang secara teratur mandi lebih mampu menghadapi stres hidup dalam kondisi dingin seperti itu.

Para peneliti juga memantau kebiasaan mandi kera, dan menemukan mereka lebih cenderung menggunakan mata air selama musim dingin, terutama selama minggu-minggu terdingin musim.

Sementara jenis betina mampu memanfaatkan status mereka untuk menghabiskan lebih banyak waktu mandi, mereka harus berjuang untuk mempertahankan status ini.

"Kebiasaan unik pemandian air panas oleh Monyet Salju ini menggambarkan bagaimana fleksibilitas perilaku dapat membantu mengatasi tekanan iklim dingin, dengan kemungkinan implikasi untuk reproduksi dan kelangsungan hidup," kata Dr Takeshita.

Monyet-monyet pemandian Jigokudani adalah atraksi turis yang populer. Sebagai bagian dari studi mereka, Dr Takeshita dan rekan-rekannya ingin menilai apakah masuknya turis sehari-hari ke taman memiliki dampak pada tingkat stres kera.

Mereka menemukan bahwa meskipun 500 pengunjung datang untuk melihat mereka di taman setiap hari, tingkat hormon stres monyet tidak terpengaruh oleh kehadiran turis. [Independent]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dianggap Miliki Gen "Alien", Puluhan Monyet Harus Disuntik Mati

Dianggap Miliki Gen "Alien", Puluhan Monyet Harus Disuntik Mati

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 06:43 WIB

Ini yang Terjadi Bila Keramas dengan Air Hangat

Ini yang Terjadi Bila Keramas dengan Air Hangat

Lifestyle | Jum'at, 11 November 2016 | 08:17 WIB

Begini Cara Redakan Stres Versi Ilmuwan

Begini Cara Redakan Stres Versi Ilmuwan

Health | Jum'at, 01 Mei 2015 | 20:36 WIB

Sulit Buang Air Besar? Ini Solusinya

Sulit Buang Air Besar? Ini Solusinya

Health | Rabu, 01 April 2015 | 07:15 WIB

Latihan Fisik di Air Hangat Bisa Atasi Hipertensi

Latihan Fisik di Air Hangat Bisa Atasi Hipertensi

Health | Selasa, 08 April 2014 | 15:19 WIB

Terkini

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

×