Ini yang Terjadi Bila Keramas dengan Air Hangat

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 11 November 2016 | 08:17 WIB
Ini yang Terjadi Bila Keramas dengan Air Hangat
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Saat musim hujan tiba, sebagian dari Anda tentu memilih mandi dengan air hangat agar tidak kedinginan. Secara tak langsung pun rambut juga ikut terbasahi dengan air hangat. Lantas, adakah efek yang ditimbulkan dari keramas menggunakan air hangat?

Selain produk sampo yang sesuai, ternyata kesehatan rambut juga ditentukan oleh suhu air yang kita pakai saat keramas. Menurut penelitian, keramas menggunakan air bersuhu tinggi dapat menyebabkan kerontokan rambut.

Pasalnya suhu air yang tinggi dapat membuat akar rambut menjadi rapuh dan mudah tercabut saat Anda menyisirnya. Hal ini tentu saja akan menimbulkan masalah baru pada rambut Anda.

Sehingga ada baiknya Anda menghindari keramas menggunakan air yang bersuhu tinggi. Jika dalam kondisi darurat, Anda bisa menggunakan air dingin pada bilasan terakhir setelah keramas menggunakan air hangat. Cara ini dapat melindungi Anda dari kerusakan rambut akibat keramas menggunakan air hangat.

Berbagai penelitian pun telah mengungkap manfaat keramas menggunakan air dingin, yakni meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala sehingga membuat rambut tumbuh subur dan membuat Anda merasa lebih rileks.

Keramas menggunakan air dingin juga dapat membantu membersihkan kulit kepala lebih ekstra dan membasmi penumpukan minyak di kulit kepala. Anda pun akan terhindar dari masalah pada rambut setelah keramas menggunakan air dingin. (Boldsky)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Tips Sederhana untuk Turunkan Berat Badan

3 Tips Sederhana untuk Turunkan Berat Badan

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2015 | 06:21 WIB

Hati-hati, Sauna Buruk bagi Sperma Lho!

Hati-hati, Sauna Buruk bagi Sperma Lho!

Health | Selasa, 16 Desember 2014 | 18:30 WIB

10 Penyebab Jumlah Sperma Menurun

10 Penyebab Jumlah Sperma Menurun

Lifestyle | Senin, 17 Februari 2014 | 21:09 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×