Metodologi Ini Mampu Kurangi Emisi Akibat Penebangan Hutan

Dythia Novianty | Suara.com

Senin, 23 April 2018 | 14:00 WIB
Metodologi Ini Mampu Kurangi Emisi Akibat Penebangan Hutan
Kerusakan hutan hujan akibat penebangan liat. [shutterstock]

Suara.com - "The Nature Conservancy (TNC)" yang ikut menangani konservasi hutan di Indonesia mengatakan bahwa metodologi "Reduced Impact Logging-Carbon (RIL-C)" yang dikembangkan pihaknya, terbukti mampu mengurangi emisi hingga 20,075 tCO2.

"Pengurangan emisi hingga 20,075 tCO2 ini, berarti lebih dari 50 persen ketimbang praktik yang biasa dilakukan oleh perusahaan pemegang konsesi. Hasil ini berdasarkan audit dari SCS Global Services pada Februari-Maret 2018," ucap Manajer Senior untuk Hutan Produksi TNC Indonesia, Ruslandi.

Audit tersebut dilakukan pada lahan konsesi PT Narkata Rimba di Kecamatan Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, seluas 500 hektare lebih.

Audit ini menunjukkan bahwa metodologi RIL-C terbukti secara ilmiah mampu mengurangi emisi secara signifikan dari praktik penebangan yang dilakukan oleh konsesi hutan alam produksi (HPH).

Ia juga mengatakan bahwa hasil audit ini bahkan menunjukkan metodologi RIL-C ternyata mampu mengurangi emisi hingga 20 persen lebih banyak ketimbang studi pihaknya sebelumnya.

"Dengan luas hutan produksi yang mencapai sekitar 60 persen dari total luas hutan, kami yakin jika RIL-C diterapkan oleh HPH di seluruh Indonesia, maka dapat berkontribusi dalam pencapaian target penurunan emisi pemerintah Indonesia dengan biaya yang lebih murah (cost-effective) dibandingkan dengan cara penurunan emisi yang lain," bebernya.

Penerapan pembalakan berdampak rendah atau biasa disebut Reduced Impact Logging (RIL) merupakan salah satu kriteria utama dalam pemenuhan standar Pengelolaan Hutan Produksi Lestari.

RIL mulai dikembangkan awal 1990-an dan saat ini sudah banyak pemegang konsesi hutan alam produksi yang menerapkan praktik ini.

Sejak 2009, katanya, TNC meneruskan pengembangkan metodologi untuk secara spesifik ditargetkan mampu mengurangi emisi dari kegiatan pembalakan, kemudian menghitung pengurangan emisi yang diperoleh dari mempraktikkan metodologi pembalakan ramah lingkungan dan rendah karbon, atau yang lebih dikenal dengan istilah RIL-C.

Dalam mengembangkan metodologi ini, TNC melakukan penelitian ilmiah yang intensif di 9 HPH di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Dari penelitian ini, ditemukan bahwa praktik pembalakan konvensional menghasilkan emisi rata-rata 51,1 ton C/ha (1,5 ton C/m3 kayu panen), sementara pembalakan dengan menggunakan metodologi RIL-C dapat mengurangi emisi yang dihasilkan hingga 40 persen.

"Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional, Global Change Biology. Metodologi RIL-C dan modul performanya juga telah terdaftar dalam standar internasional yang kredibel, the Verified Carbon Standard (VCS), sehingga metodologi ini dapat dipakai secara global," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lelaki Ini Bisa Sulap Limbah Plastik Jadi Paving Block

Lelaki Ini Bisa Sulap Limbah Plastik Jadi Paving Block

Tekno | Selasa, 10 April 2018 | 19:15 WIB

Remaja Ini Bikin Powerbank yang Mampu Menyalakan TV LED

Remaja Ini Bikin Powerbank yang Mampu Menyalakan TV LED

Tekno | Rabu, 04 April 2018 | 14:21 WIB

Ngengat Unik Ditemukan, Dinamai Donald Trump

Ngengat Unik Ditemukan, Dinamai Donald Trump

Tekno | Rabu, 28 Maret 2018 | 19:15 WIB

Ilmuwan Temukan Bentuk Lain dari Air

Ilmuwan Temukan Bentuk Lain dari Air

Tekno | Rabu, 07 Februari 2018 | 07:44 WIB

Ditemukan, Laba-laba Raksasa Berekor Kalajengking

Ditemukan, Laba-laba Raksasa Berekor Kalajengking

Tekno | Selasa, 06 Februari 2018 | 07:37 WIB

Ingin Anggur Anda Tetap Segar Meski Botol Dibuka? Ada Solusinya

Ingin Anggur Anda Tetap Segar Meski Botol Dibuka? Ada Solusinya

Tekno | Jum'at, 16 Juni 2017 | 19:21 WIB

Terkini

Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS

Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

32 Kode Redeem FC Mobile 31 Maret 2026, Siap Hadapi Kiper Raksasa 270 Cm?

32 Kode Redeem FC Mobile 31 Maret 2026, Siap Hadapi Kiper Raksasa 270 Cm?

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:50 WIB

35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April

35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:30 WIB

HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh

HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:54 WIB

Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia

Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:50 WIB

Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?

Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:20 WIB

10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini

10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games

Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:45 WIB

Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500

Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:33 WIB

REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air

REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:22 WIB