Cara Mudah dan Aman Melihat Gerhana Bulan Total

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 03 Juli 2018 | 06:30 WIB
Cara Mudah dan Aman Melihat Gerhana Bulan Total
Gerhana Bulan Total. [Shutterstock]

Suara.com - Gerhana Bulan Total akan menyapa seluruh negara di Asia, termasuk Indonesia, pada tanggal 28 Juli mendatang. Gerhana Bulan sendiri terjadi pada fase bulan purnama yaitu saat Matahari, Bumi, Bulan berada sejajar di bidang orbitnya masing-masing. Jika Gerhana Matahari Total membutuhkan filter agar sinar Matahari tidak merusak mata saat melihatnya, lalu bagaimana dengan Gerhana Bulan Total?

Untungnya, Gerhana Bulan Total dikenal sebagai salah satu peristiwa alam yang paling mudah untuk diamati. Tanpa filter apapun atau tanpa alat bantu pengamatan pun, siapa saja dapat mengamati Gerhana Bulan Total dengan mata telanjang, baik saat Gerhana Parsial, penumbra, atau total. Gerhana Bulan ini akan terlihat jelas selama langit cerah. Sementara itu, lokasi yang cocok untuk mengamati Gerhana Bulan ini di antara lain area lapangan luas, pantai, pegunungan, atau bahkan di atap gedung.

Lalu bagaimana dengan teleskop? Perlukah menggunakan teleskop untuk mengamati Gerhana Bulan Total?

Pada dasarnya, peralatan khusus semacam teleskop ini lebih sering digunakan oleh para astronom dan astrofotografer profesional. Mereka biasanya merekomendasikan binokuler atau teropong jika ingin melihat permukaan bulan dengan jelas saat terjadi gerhana. Dengan bantuan teropong, pengamatan akan menjadi lebih mudah saat melihat perubahan warna pada permukaan bulan saat bayangan bumi bergerak melewatinya.

Alat selanjutnya adalah teleskop. Teleskop akan membantu untuk melihat permukaan bulan dengan detail yang lebih jelas daripada teropong. Teleskop juga dapat dihubungkan ke kamera DSLR untuk mengabadikan foto bulan saat Gerhana dengan ukuran yang lebih besar daripada hanya dengan lensa kit.

Selain itu, mengetahui posisi bulan adalah hal yang penting dalam mengatamati gerhana. Karena bumi berotasi, maka pergerakan Bulan akan bergerak semu ke barat. Meskipun nantinya Bulan akan terlihat lebih kecil dari biasanya, tapi menemukan Bulan di langit bukanlah hal yang sulit. (infoastronomy.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingat Tanggalnya, Gerhana Bulan Terpanjang Akan Muncul Bulan Juli

Ingat Tanggalnya, Gerhana Bulan Terpanjang Akan Muncul Bulan Juli

Tekno | Selasa, 26 Juni 2018 | 19:54 WIB

Bagaimana Astronot Lihat Super Blue Blood Moon?

Bagaimana Astronot Lihat Super Blue Blood Moon?

Tekno | Kamis, 01 Februari 2018 | 09:08 WIB

Saat Gerhana Bulan, Ini yang Dilakukan Opick

Saat Gerhana Bulan, Ini yang Dilakukan Opick

Entertainment | Kamis, 01 Februari 2018 | 08:41 WIB

Di Balik Cerita Columbus Soal Gerhana Bulan

Di Balik Cerita Columbus Soal Gerhana Bulan

Tekno | Kamis, 01 Februari 2018 | 07:53 WIB

Gubernur NTB: Salat Gerhana Bulan, Ciri Orang Beruntung

Gubernur NTB: Salat Gerhana Bulan, Ciri Orang Beruntung

News | Kamis, 01 Februari 2018 | 00:24 WIB

Heboh Gerhana Bulan di Twitter

Heboh Gerhana Bulan di Twitter

Tekno | Rabu, 31 Januari 2018 | 20:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×