Facebook Tambahkan Alat Baru Atasi Pelecehan dan Penindasan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 05 Oktober 2018 | 08:00 WIB
Facebook Tambahkan Alat Baru Atasi Pelecehan dan Penindasan
Kantor pusat Facebook, Mountain View, California. [AFP]

Suara.com - Facebook merilis alat dan program baru yang ditujukan untuk melindungi pengguna dari penindasan dan pelecehan atau biasa yang disebut dengan 'bullying online'. Alat ini dapat dimanfaatkan pengguna untuk menangani komentar yang tidak diinginkan, menyinggung atau menyakitkan di Facebook.

Pengguna dapat memanfaatkan alat ini untuk menyembunyikan atau menghapus banyak komentar sekaligus. Fitur ini diluncurkan dalam platform Android dan PC, serta akan tersedia di iOS dalam beberapa bulan mendatang.

Selain itu, Facebook mengatakan, akan menguji cara bagi pengguna untuk mencari dan memblokir kata-kata tertentu di dalam komentar dengan mudah.

"Kami berharap langkah-langkah yang kami ambil ini akan membantu orang-orang menghadapi bullying dan pelecehan di Facebook. Kami akan terus mendengarkan feedback dari pengguna tentang bagaimana kami dapat membangun alat yang lebih baik dan meningkatkan kebijakan kami," tulis Facebook dalam postingan blog resmi yang dikutip dari Engadget.

Tak hanya itu, pengguna kini juga dapat melaporkan bullying dan pelecehan atas nama pengguna lain. Tetapi jika Facebook memutuskan tidak menghapus konten yang dilaporkan, pengguna dapat mengajukan peninjauan kedua.

Di sisi lain, jika pengguna telah dilaporkan melakukan penindasan atau pelecehan tetapi menurut pengguna konten tersebut seharusnya tidak dihapus, pengguna dapat mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Facebook juga mengatakan bahwa mereka telah bekerja sama dengan sekolah dan organisasi komunitas dalam upaya untuk mengatasi bullying di platformnya. Bersama dengan kemitraan National Parent Teachers Association di Amerika Serikat, Facebook juga menawarkan program keamanan online dan anti-bullting perr-to-peer ke sekolah menengah di Inggris dan mendukung program keselamatan online yang ditujukan untuk anak muda di India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berjualan di Facebook Kini Jadi Lebih Mudah

Berjualan di Facebook Kini Jadi Lebih Mudah

Tekno | Rabu, 03 Oktober 2018 | 02:02 WIB

Facebook Digugat, Dituding Jadi Alat Perdagangan Manusia

Facebook Digugat, Dituding Jadi Alat Perdagangan Manusia

Tekno | Rabu, 03 Oktober 2018 | 18:27 WIB

50 Juta Data Pengguna Bocor, Kominfo Tuntut Penjelasan Facebook

50 Juta Data Pengguna Bocor, Kominfo Tuntut Penjelasan Facebook

Tekno | Selasa, 02 Oktober 2018 | 11:00 WIB

Kembali, Facebook Dituntut Penggunanya Soal Kebocoran Data

Kembali, Facebook Dituntut Penggunanya Soal Kebocoran Data

Tekno | Selasa, 02 Oktober 2018 | 09:30 WIB

Ngeri! 50 Juta Akun Facebook Positif Diserang

Ngeri! 50 Juta Akun Facebook Positif Diserang

Tekno | Minggu, 30 September 2018 | 09:00 WIB

Facebook Aktifkan Layanan 'Safety Check' Pasca Gempa Palu

Facebook Aktifkan Layanan 'Safety Check' Pasca Gempa Palu

News | Sabtu, 29 September 2018 | 14:35 WIB

Terkini

Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur

Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:41 WIB

PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci

PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci

Sulsel | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai

Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:35 WIB

BPS Jawab Pertanyaan soal Perubahan Desil: Untuk Hindari Prasangka

BPS Jawab Pertanyaan soal Perubahan Desil: Untuk Hindari Prasangka

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?

Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia

Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini

Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:22 WIB

×