Masuk Bulan Oktober, Lima Peristiwa Langit Ini Akan Terjadi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 10 Oktober 2018 | 07:11 WIB
Masuk Bulan Oktober, Lima Peristiwa Langit Ini Akan Terjadi
Ilustrasi langit. [shutterstock]

Suara.com - Setiap bulan akan selalu ada peristiwa langit yang terjadi, entah itu dapat terlihat dengan jelas atau tidak. Setelah meninggalkan September yang dihiasi oleh fenomena fase Bulan separuh akhir, oposisi Neptunus, konjungsi Bulan dengan Jupiter, fase Bulan separuh awal, hingga konjungsi Bulan dengan Saturnus.

Oktober pun tak kalah dengan peristiwa oposisi langit dan Bulan purnama, berikut ini lima peristiwa langit yang akan terjadi pada bulan Oktober:

1. Konjungsi Bulan dengan Jupiter

Titi merah raksasa di Planet Jupiter. [NASA]
Titi merah raksasa di Planet Jupiter. [NASA]

Peristiwa langit ini akan terjadi pada 12 Oktober, dua hari setelah fase Bulan baru dan Bulan akan tampak berada di dekat planet Jupiter saat senja. Planet Jupiter diperkirakan akan berada sejauh empat derajat dari Bulan dalam pandangan di langit Bumi.

Peristiwa konjungsi ini akan membuat Bulan dan Jupiter tampak berdekatan dan wilayah Indonesia dapat melihatnya mulai pukul 6 sore waktu setempat di daerah masing-masing pengamat. Keduanya akan terlihat di cakrawala barat dan bisa diamati selama 2 jam 24 menit.

2. Konjungsi Venus dengan Merkurius

Jika fenomena konjungsi Bulan dengan salah satu planet di tata surya sudah sering terjadi, kali ini pengamat dapat melihat dua planet tata surya yang tampak berdekatan. Akan terjadi pada 14 Oktober mendatang, pengamat dapat melihat planet Venus dengan Merkurius di ufuk barat pada pukul 6 sore. Venus akan terlihat seperti bintang terang yang tidak berkelip dan 6 derajat di sebelahnya akan terlihat planet Merkurius.

3. Hujan Meteor Orionid

Ilustrasi hujan meteor (Shutterstock).
Ilustrasi hujan meteor (Shutterstock).

Orionid aktif setiap tahunnya, terlebih pada bulan Oktober. Pada puncaknya, hujan meteor Orionid akan terlihat hingga 20 meteor setiap jam. Akan terjadi pada 21 Oktober, meteor Orionid sendiri berasal dari debris yang ditinggalkan oleh Komet Halley.

baca juga

Tak perlu menggunakan teleskop, hujan meteor Orionid dapat diamati dengan mata telanjang. Orionid memiliki titik radian di rasi bintang Orion, yang memiliki ciri khas dengan tiga bintang sejajar. Rasi bintang ini akan berada setinggi dua puluh derajat dari ufuk timur pada tengah malam. Pengamat dapat mulai melihat meteor Orionid mulai pukul 12 malam hingga 6 pagi.

4. Fase Bulan purnama

Bulan purnama. [Shutterstock]
Bulan purnama. [Shutterstock]

Bulan purnama kali ini akan terjadi pada 24 Oktober mendatang dan dapat dilihat pada pukul 11:47 malam. Bulan purnama sendiri terjadi ketika Bulan berada di titik oposisi terhadap Matahari, sekitar 180 derajat dari Matahari. Nantinya, Bulan purnama akan berada di depan rasi bintang Pisces tepat setelah Matahari terbenam.

5. Konjungsi Jupiter dengan Merkurius

Rupanya, bulan Oktober kali ini pengamat dapat melihat dua planet tata surya berdekatan sebanyak dua kali. Menutup peristiwa langit yang akan terjadi di bulan Oktober ini, konjungsi planet Jupiter dengan Merkurius jatuh pada tanggal 30 Oktober. Kedua planet ini akan terlihat sangat rendah di ufuk barat saat Matahari terbenam sekitar mulai pukul 6 sore di ketinggian enam derajat. Konjungsi ini dapat diamati selama 1 jam 30 menit. [Space/Timeanddate/Mooncalendar/Pandorastrology]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Penampakan Hujan Meteor Perseid 2018 dari Berbagai Tempat

Ini Penampakan Hujan Meteor Perseid 2018 dari Berbagai Tempat

Tekno | Minggu, 12 Agustus 2018 | 20:15 WIB

Hujan Meteor di Akhir Pekan, Ini Waktu Terbaik untuk Melihatnya

Hujan Meteor di Akhir Pekan, Ini Waktu Terbaik untuk Melihatnya

Tekno | Jum'at, 20 April 2018 | 11:40 WIB

Ilmuwan Jepang Ini Terima Pesanan Hujan Meteor?

Ilmuwan Jepang Ini Terima Pesanan Hujan Meteor?

Tekno | Kamis, 29 Maret 2018 | 06:45 WIB

Fenomena Langit Gemparkan Kalsel

Fenomena Langit Gemparkan Kalsel

Tekno | Kamis, 07 Desember 2017 | 05:45 WIB

Wah... Hujan Meteor, 20 Bintang Jatuh per Jam

Wah... Hujan Meteor, 20 Bintang Jatuh per Jam

Tekno | Kamis, 16 November 2017 | 07:49 WIB

Hujan Meteor Perseid Tertangkap Lensa Kamera

Hujan Meteor Perseid Tertangkap Lensa Kamera

Tekno | Kamis, 14 Agustus 2014 | 02:39 WIB

Terkini

19 Juta Ton Sampah Cemari Laut Indonesia Setiap Tahun

19 Juta Ton Sampah Cemari Laut Indonesia Setiap Tahun

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 11:00 WIB

Anomali: Memoar Seorang Bipolar, Kisah Perjuangan Mengenali Diri di Tengah Gejolak Mental

Anomali: Memoar Seorang Bipolar, Kisah Perjuangan Mengenali Diri di Tengah Gejolak Mental

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 11:00 WIB

7 Bulan Lagi Asing Ancang-ancang Kabur Bawa Rp199 T dari Pasar Modal RI, Jika Ini Terjadi

7 Bulan Lagi Asing Ancang-ancang Kabur Bawa Rp199 T dari Pasar Modal RI, Jika Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 10:59 WIB

Pieter Huistra Nilai Kemenangan Telak PSS Sleman vs PSGC Ciamis Modal Penting Super League

Pieter Huistra Nilai Kemenangan Telak PSS Sleman vs PSGC Ciamis Modal Penting Super League

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 10:54 WIB

RUU Perampasan Aset bakal Pertegas Sanksi Hukuman Mati bagi Koruptor

RUU Perampasan Aset bakal Pertegas Sanksi Hukuman Mati bagi Koruptor

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:49 WIB

Operasi Karhutla di Kaltim Dibantu Australia, Pesawat Pemadam Disiapkan Terbang 6 Kali Sehari

Operasi Karhutla di Kaltim Dibantu Australia, Pesawat Pemadam Disiapkan Terbang 6 Kali Sehari

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:47 WIB

Lirikan Mata Jokowi ke Roy Suryo di Ruang Sidang Ijazah Palsu

Lirikan Mata Jokowi ke Roy Suryo di Ruang Sidang Ijazah Palsu

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:47 WIB

Kisah Warga Gunung Halu: Nikmati Listrik PLTMH Murah Rp25 Ribu untuk Usaha Bengkel Las

Kisah Warga Gunung Halu: Nikmati Listrik PLTMH Murah Rp25 Ribu untuk Usaha Bengkel Las

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:44 WIB

Pelatih Melbourne Victory Akui Kualitas Persib Bandung usai Dipermalukan di Kandang

Pelatih Melbourne Victory Akui Kualitas Persib Bandung usai Dipermalukan di Kandang

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 10:43 WIB

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Bulan Ini, Mendahului Tenggat Desember

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Bulan Ini, Mendahului Tenggat Desember

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:41 WIB

×