Ini Lima Alasan Paling Umum Penyebab Pesawat Jatuh

Dythia Novianty

Senin, 29 Oktober 2018 | 12:52 WIB
Ini Lima Alasan Paling Umum Penyebab Pesawat Jatuh
Ilustrasi pesawat jatuh. (Shutterstock)

Suara.com - Pesawat Lion Air JT 610 dipastikan jatuh di sekitaran perairan Tajung Karawang,Jawa Barat. Pesawat JT-610 terbang dari Jakarta 6.20 WIB menuju Pangkal Pinang dan sempat hilang kontak pada pukul 6.33 WIB.

Berbagai hal pun bisa menjadi penyebab dari terjadinya kecelakaan semacam ini. Sampai fakta-fakta diketahui, tidak bijak berspekulasi tentang apa yang sebenarnya telah menyebabkan kecelakaan tertentu.

Dikutip dari The Conversation, ada beberapa penyebab yang lebih mungkin terjadi:

1. Kesalahan pilot

Kondisi pesawat yang laik terbang, membuat proporsi kerusakan yang disebabkan oleh kesalahan pilot meningkat dan mencapai sekitar 50 persen. Pesawat adalah mesin kompleks yang membutuhkan banyak manajemen.

Pilot secara aktif terlibat dengan pesawat di setiap tahap penerbangan, ada banyak kemungkinan mereka melakukan kesalahan. Seperti gagal memprogram komputer penerbangan-manajemen vital (FMC) dengan benar, sehingga salah menghitung peningkatan bahan bakar yang dibutuhkan. Namun, penting untuk diingat bahwa pilot adalah barisan pertahanan terakhir jika ada sesuatu yang salah.

2. Kegagalan mekanis

Kegagalan peralatan masih terhitung sekitar 20 persen dari penyebab kecelakaan pesawat, meskipun perbaikan dalam desain dan kualitas manufaktur. Meskipun, mesin pesawat sekarang jauh lebih canggih dibandingkan setengah abad lalu, tapi bukan tidak mungkin jika sesekali ada mengalami kendala.

Terkadang, teknologi baru memperkenalkan jenis kegagalan baru. Pada tahun 1950-an, misalnya, pengenalan pesawat jet bertekanan tinggi, memperkenalkan suatu bahaya bahaya-logam yang benar-benar baru yang dibawa oleh siklus tekanan saat terbang.

baca juga

3. Cuaca

Cuaca buruk menyumbang sekitar 10 persen dari penyebab terjadinya kecelakaan pesawat. Meskipun sejumlah besar alat bantu elektronik seperti kompas giroskopik, navigasi satelit dan uplink data cuaca, pesawat masih menjadi penyebab badai, salju, dan kabut.

Salah satu insiden cuaca buruk yang paling terkenal terjadi pada Februari 1958 ketika pesawat penumpang bermesin kembar Eropa-Eropa jatuh saat berusaha lepas landas dari Bandara Munich-Riem. Banyak dari 23 yang terbunuh di pesawat bermain untuk Manchester United Football Club.

Penyidik menetapkan bahwa pesawat telah diperlambat sedemikian rupa oleh lumpur (diketahui pilot sebagai "kontaminasi runway"), yang gagal mencapai kecepatan take-off. Anehnya, mungkin, petir bukanlah ancaman yang banyak penumpang percaya (atau takut).

4. Sabotase

Sekitar 10 persen dari kerugian pesawat disebabkan oleh sabotase. Seperti halnya sambaran petir, risiko yang ditimbulkan oleh sabotase jauh lebih kecil daripada yang dipercayai banyak orang. Namun demikian, ada banyak serangan spektakuler dan mengejutkan yang dilakukan pelaku sabotase.

5. Bentuk-bentuk lain dari kesalahan manusia

Penyebab kecelakaan terakhir yang tetap tidak bisa diabaikan adalah jenis kesalahan manusia lainnya, seperti kesalahan yang dibuat oleh pengendali lalu lintas udara, dispatcher, loader, fuellers atau insinyur pemeliharaan. Kadang-kadang diperlukan untuk bekerja shift panjang, insinyur pemeliharaan dapat membuat kesalahan berpotensi bencana. [Dailymail]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lion Air Jatuh, Berapa Lama Penumpang Bisa Bertahan di Air?

Lion Air Jatuh, Berapa Lama Penumpang Bisa Bertahan di Air?

Lifestyle | Senin, 29 Oktober 2018 | 12:50 WIB

Selain HP, Ini Serpihan Lain Lion Air JT 610 di Perairan Karawang

Selain HP, Ini Serpihan Lain Lion Air JT 610 di Perairan Karawang

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 12:49 WIB

Keluarga Anggota DPRD Babel Sempat Telepon Sebelum Lion Air Jatuh

Keluarga Anggota DPRD Babel Sempat Telepon Sebelum Lion Air Jatuh

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 12:39 WIB

Istri Korban Lion Air Jatuh Histeris: Papa Jangan Tinggalkan Mama

Istri Korban Lion Air Jatuh Histeris: Papa Jangan Tinggalkan Mama

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 12:16 WIB

9 Anggota DPRD Bangka Belitung di Pesawat Lion Air yang Jatuh

9 Anggota DPRD Bangka Belitung di Pesawat Lion Air yang Jatuh

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 11:46 WIB

3 Kapal Cepat Tanjung Priok Dikerahkan ke Lokasi Lion Air Jatuh

3 Kapal Cepat Tanjung Priok Dikerahkan ke Lokasi Lion Air Jatuh

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 11:03 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×