Hoaks Populer Pekan Ini: Penculikan Anak hingga Rizieq Shihab

Liberty Jemadu

Jum'at, 09 November 2018 | 19:13 WIB
Hoaks Populer Pekan Ini: Penculikan Anak hingga Rizieq Shihab
Surat atau rilis resmi Dubes RI di Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel terkait penangkapan Habib Rizieq Shihab. [Dok. Dubes RI untuk Arab Saudi]

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), pada Jumat (9/11/2018) mengumumkan daftar hoaks alias kabar bohong yang populer di tengah masyarakat pada pekan ini.

Berikut adalah daftar hoaks yang disusun Kominfo seperti dilansir dari Antara:

1. Penculikan anak

Video, foto dan postingan tentang isu penculikan anak untuk diambil dan dijual organ tubuhnya marak pada 7 November.

Beredar pula sebuah cuplikan video di Youtube yang menampilkan gambar tumpukan kantung-kantung di atas mobil pikap yang diklaim berisi organ tubuh anak yang telah diambil secara ilegal untuk diperjualbelikan di Cina.

"Faktanya, foto tersebut ternyata bukan potongan organ tubuh manusia, melainkan kantung-kantung tersebut berisi jeroan babi yang diselundupkan di perbatasan Vietnam dan China," tulis Kominfo.

2. Biaya tilang

Selanjutnya, juga pada 7 November, beredar informasi melalui pesan WhatsApp, Facebook, dan media sosial lainnya, mengenai biaya tilang terbaru bagi pelanggar lalu lintas, mulai dari tidak memiliki STNK hingga melanggar rambu lalu lintas.

Di situ terdapat informasi mengenai instruksi Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) akan memberikan hadiah sebesar Rp10 juta kepada anggotanya yang berhasil menangkap warga yang henda menyuap polisi saat ditilang.

Kominfo menyatakan bahwa informasi tersebut tidak dibenarkan oleh Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Royke Lumowa. Adapun biaya denda penilangan sudah tertera dalam UU no.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

3. Jokowi dan dua cukong

Pada 7 November juga beredar foto Presiden Joko Widodo bersama dengan dua orang yang disebut sebagai cukong Cina yang akan memberi modal kepada Jokowi untuk Pilpres.

"Faktanya, foto ini sendiri merupakan foto yang beredar pada tahun 2014 mengenai Jokowi yang ditemui oleh perwakilan Presiden Cina untuk menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Jokowi sebagai presiden periode 2014-2019 sekaligus untuk menyampaikan undangan perhelatan APEC di Beijing pada November 2014," jelas Kominfo.

4. Penyadapan ponsel via IMEI

Beredar kabar melalui pesan berantai WhatsApp, pada 8 November, bahwa Polisi Republik Indonesia (Polri) dapat melakukan penyadapan handphone melalui IME (International Mobile Equipment Identity).

Pesan itu menyebutkan bahwa jika dilakukan pengecekan terhadap nomor IMEI ponsel, akan keluar tulisan IMEI-01, IMEI/01 atau IMEI-02/IMEI/02 dan seterusnya, maka itu berarti handphone telah disadap. Namun, jika yang keluar hanya nomor IMEI berarti handphone aman.

Menanggapi kabar ini, Kepala Biro Penerangan Masayarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks belaka.

5. Vaksin memicu autisme

Pada 8 November beredar pula kampanye sesat tentang vaksin di media sosial, yang didalamnya terdapat informasi mengenai vaksin MMR (Mumps, Measles, Rubella) yang dapat memicu autisme.

"Faktanya informasi tersebut tidaklah benar, beberapa pakar medis telah memberikan sanggahan atas isu tersebut," kata Kominfo.

Kominfo menyebutkan sebuah penelitian yang melibatkan satu juta anak dari berbagai belahan dunia di mana anak-anak tersebut dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama yang mendapat vaksin MMR, dan kelompok kedua tidak mendapat vasin MMR.

Hasil penelitian ternyata membuktikan bahwa tidak ada kaitannya antara vaksin MMR dengan risiko autisme.

"Penelitian tersebut menyebut bahwa autisme lebih dipengaruhi oleh riwayat keluarga dan terjadi pada kedua kelompok, baik kelompok yang mendapat vaksin MMR maupun yang tidak," tegas Kominfo.

6. Pilot tak lulus ujian simulator

Beredar pula isu di media sosial, pada 8 November, bahwa banyak pilot yang berasal dari Indonesia tidak lulus ujian simulator pesawat Airbus di Australia, namun ketika mereka kembali ke Indonesia mereka malah mendapatkan lisensi terbang.

Hal ini didasarkan pada adanya sebuah cuplikan video Youtube oleh channel Al Jazeera yang dalam video tersebut sang presenter mengatakan bahwa banyak pilot dari Indonesia gagal dalam Flight Simulator Airbus akan tetapi saat kembali ke Indonesia mendapat lisensi untuk menerbangkan maskapai.

Berita ini kemudian disanggah oleh Kementerian Perhubungan dengan penjelasan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara telah berkomunikasi dengan provider penyelanggaraan training untuk pilot di Australia terkait hal ini.

"Dan, telah didapat konfirmasi bahwa belum ada pilot Indonesia yang melakukan training di sana," tulis Kominfo.

Kemenhub mengklarifikasi bahwa selama ini Flight Simulator Airbus yang dipergunakan oleh maskapai Indonesia berada di Dubai, Singapura, Miami, serta Toulouse dan belum pernah menggunakan flight simulator di Australia.

Sementara kaitannya dengan izin pilot Indonesia, Kemenhub menegaskan bahwa prosedur penerbitan lisensi dan type rating yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub telah mengacu pada regulasi Civil Aviation Safety Regulation (CASR) 61 tentang Licensing of Pilots and Flight Instructors sesuai dengan ICAO Annex 1.

7. Surat Dubes Indonesia di Saudi soal Rizieq Shihab

Pada 9 November, usai beredarnya siaran pers Kedutaan Besar Indonesia untuk Arab Saudi tentang penangkapan Rizieq Shihab terkait bendera, muncul informasi yang mengklaim dan menyatakan bahwa surat yang ditandatangani oleh Kedubes Indonesia untuk Arab Saudi tersebut adalah palsu.

"Faktanya, Duta Besar sendiri telah memberi klarifikasi dan pernyataan bahwa surat yang telah diterbitkan tersebut merupakan surat asli," ujar Kominfo.

8. Pasukan Turki Buru Pemfitnah Habib Rizieq

Beredar pula sebuah artikel dengan judul "Turki Kerahkan Pasukan Elite Buat Lacak Pemfitnah Habib Rizieq, Kami Datang Bersama Kematian," dari sebuah laman yang diunggah dengan foto tentara Turki yang tengah memegang senjata.

Faktanya, Kominfo mengatakan bahwa artikel itu merupakan salah satu berita dari situs merdeka.com yang terbit pada 14 Desember 2017.

"Artikel ini diambil dan diberi penambahan kata di bagian judul dan juga penambahan kalimat di bagian awal paragraf," kata Kominfo.

Adapun judul asli dari artikel tersebut adalah Pasukan Elite Militer Turki: "Kami datang bersama kematian" di mana artikel tersebut berisi tentang penggambaran kehebatan militer Turki. Keseluruhan isi dari artikel asli tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan Rizieq.

9. Protes di Rusia atas pembakaran bendera Tauhid

Beredar video di media sosial Twitter yang mengatakan bahwa ada demonstrasi di Rusia untuk memprotes pembakaran bendera Tauhid yang terjadi di Indonesia belum lama ini.

"Setelah dilakukan penelusuran ditemukan video serupa di akun Youtube Teuku Iqbal Johard," tulis Kominfo.

Video tersebut diunggah pada tanggal 23 Oktober 2018 dengan judul "Pawai Bendera Tauhid di Rusia Islam adalah Kedamaian Rahmatan Lil Alamin."

Pengunggah menuliskan keterangan "Rombongan yang akan menuju pesta pernikahan ditahan di Degestan - Rusia, karena membawa bendera Islam yang diklaim sebagai bendera Hizbut Tahrir 27 April 2013 sebelum resmi dibubarkan."

"Degestan adalah salah satu republik dalam Federasi Rusia yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Namun, Hizbut Tahrir sendiri sudah dilarang di Rusia sejak 2003. Organisasi itu dianggap sebagai organisasi ekstrem," tulis Kominfo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta

Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta

News | Senin, 02 November 2026 | 14:34 WIB

Gandeng Komdigi, Pemprov DKI Siapkan Duta Antihoaks di Sekolah-Sekolah Jakarta

Gandeng Komdigi, Pemprov DKI Siapkan Duta Antihoaks di Sekolah-Sekolah Jakarta

News | Senin, 02 November 2026 | 14:29 WIB

Penipuan Catut Nama Pejabat Marak di Jakarta, Undangan Palsu hingga Phishing Jadi Modus

Penipuan Catut Nama Pejabat Marak di Jakarta, Undangan Palsu hingga Phishing Jadi Modus

News | Senin, 02 November 2026 | 13:43 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Kemenkeu Tegaskan Kabar Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Adalah Hoaks

Kemenkeu Tegaskan Kabar Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Adalah Hoaks

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:27 WIB

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 19:53 WIB

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

Sebut Pemantauan di Gunung Merapi Paling Lengkap, Pakar Bandingkan dengan di Daerah Pelosok

Sebut Pemantauan di Gunung Merapi Paling Lengkap, Pakar Bandingkan dengan di Daerah Pelosok

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:00 WIB

Bukan Cuma Hoaks, 7.908 Loker Luar Negeri Fiktif Jadi Ancaman di Ruang Digital

Bukan Cuma Hoaks, 7.908 Loker Luar Negeri Fiktif Jadi Ancaman di Ruang Digital

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:11 WIB

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

×