Array

Ilmuwan Prediksi Bakal Segera Ungkap Kehidupan Alien

Dythia Novianty Suara.Com
Rabu, 21 November 2018 | 08:30 WIB
Ilmuwan Prediksi Bakal Segera Ungkap Kehidupan Alien
Ilustrasi makhluk alien. [shutterstock]

Suara.com - Kemanusiaan berdiri di ambang menjawab pertanyaan terbesar di alam semesta. Hal ini sudah diprediksi seorang ilmuwan Inggris.

Dalam makalah yang baru diterbitkan, salah satu astrofisikawan ternama di dunia mengklaim bahwa kita akan menemukan jejak kehidupan alien dalam 20 tahun mendatang. Dr David L Clements dari Imperial University mengatakan bahwa mendeteksi tanda-tanda kehidupan di tempat lain telah sangat menantang secara teknis sehingga tampak mustahil, hingga baru-baru ini.

"Namun, wawasan pengamatan baru dan perkembangan lainnya berarti bahwa tanda-tanda kehidupan di tempat lain mungkin secara realistis terungkap dalam satu atau dua dekade berikutnya," lanjutnya.

Dalam studinya, Dr Clements membahas Fermi Paradox, yang merupakan kontradiksi antara kemungkinan tinggi kehidupan yang ada di alam semesta dan fakta yang belum berhasil kami deteksi. Secara teoritis, peradaban angkasa-faring harus dapat mengunjungi setiap bintang di galaksi dalam skala waktu antara 50 dan 100 juta tahun, bahkan jika mereka melakukan perjalanan dengan kecepatan yang lebih lambat daripada kecepatan cahaya.

"Alien seharusnya sudah ada di sini, namun mereka tidak," tambah Dr Clements.

Ini dapat digunakan sebagai argumen melawan keberadaan makhluk luar angkasa yang cerdas, tetapi keberadaan kita sendiri adalah bukti bahwa kehidupan cerdas dapat dan memang muncul di Galaksi.

"Ini teka-teki sentral dari Fermi Paradox," katanya.

Makalahnya terus menunjukkan bahwa kehidupan mungkin ditemukan di lautan yang terkunci di bawah permukaan bulan atau planet yang membeku - yang dapat memiliki implikasi besar bagi perkembangan peradaban. Di tata surya kita sendiri, salah satu rumah yang paling mungkin untuk kehidupan asing adalah Europa, bulan Jupiter yang diyakini menyembunyikan tubuh raksasa air di bawah kerak esnya.

Kita dibiarkan dengan prospek yang agak dingin bahwa galaksi dapat diisi dengan kehidupan, tetapi bahwa setiap kecerdasan di dalamnya terkunci di bawah penghalang es yang tak dapat ditembus, tidak dapat berkomunikasi dengan, atau bahkan memahami keberadaan, alam semesta di luar kertas dilanjutkan.

Baca Juga: Oumuamua Mata-mata Alien? Ini Hasil Penelitian NASA

"Kami tahu bahwa spesies yang hidup di air dapat berevolusi ke tingkat kecerdasan yang tinggi. Lumba-lumba dan gurita adalah contoh yang baik. Namun, lingkungan cair mungkin menjadi faktor pembatas dalam perkembangan teknologi," sia menjelaskan. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI