Sayang, Super Blood Moon 2019 Tidak Mampir ke Indonesia

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 13 Desember 2018 | 09:40 WIB
Sayang, Super Blood Moon 2019 Tidak Mampir ke Indonesia
Gerhana bulan total. (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Super Blood Moon akan terjadi lagi pada 21 Januari 2019 mendatang. Sayangnya, Indonesia tidak akan bisa mengamati peristiwa langit tersebut.

Dilansir dari infografik yang dibagikan Eclipse Wise, Gerhana Bulan Total hanya akan terlihat di sebagian besar wilayah Amerika Utara, Amerika Selatan, serta wilayah barat dan utara Eropa. Sementara itu, sebagian wilayah Eropa lainnya maupun Afrika dan secuil wilayah Asia dapat melihat fase akhir dari peristiwa Gerhana Bulan Total tersebut.

Di Indonesia sendiri, Bulan telah terbenam saat gerhana tersebut berlangsung dan Matahari juga telah terbit di wilayah Indonesia saat puncak Super Blood Moon terjadi. Oleh karena itu, Indonesia tidak dapat menyaksikan peristiwa tersebut.

Nantinya, Bulan akan mulai memasuki bayangan Bumi tepat pada pukul 09:30 WIB dengan gerhana maksimum yang berlangsung pada pukul 12:15 WIB. Secara total, seluruh gerhana akan berlangsung selama lebih dari lima jam. Indonesia baru akan melihat Gerhana Bulan Total kembali pada 8 November 2022 mendatang.

Pada dasarnya, Super Blood Moon adalah peristiwa Gerhana Bulan Total, di mana posisi Bumi, Matahari, dan Bulan berada dalam syzygy, istilah dari bahasa Yunani yang berarti kesejajaran.

Saat peristiwa ini terjadi, Bumi akan berada di antara Matahari dan Bulan. Kondisi ini membuat cahaya Matahari yang seharusnya diterima Bulan akan terhalang Bumi. Alih-alih menjadi gelap, nantinya Bulan akan tampak berwarna merah seperti darah sehingga dijuluki "Blood Moon".

Warna merah pada Bulan berasal dari cahaya Matahari yang akan melewati atmosfer Bumi, sehingga terbiaskan saat mencapai permukaan Bulan. Tingkat warna merahnya akan bergantung pada debu yang berada di atmosfer Bumi saat puncak gerhana terjadi.

Tak hanya itu, Bulan akan terlihat tampak sangat besar dari pandangan Bumi. Hal ini dikarenakan Bulan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi atau dalam astronomi disebut dengan Perigee.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapan Gerhana Bulan Total Akan Terjadi Lagi di Indonesia?

Kapan Gerhana Bulan Total Akan Terjadi Lagi di Indonesia?

Tekno | Jum'at, 17 Agustus 2018 | 08:06 WIB

Gerhana Bulan Juli 2018: Mengapa Bulan Memerah?

Gerhana Bulan Juli 2018: Mengapa Bulan Memerah?

Tekno | Jum'at, 27 Juli 2018 | 19:39 WIB

BMKG akan Amati Gerhana Bulan Total di 20 Titik

BMKG akan Amati Gerhana Bulan Total di 20 Titik

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 14:44 WIB

Gerhana Bulan Total Mampir ke Indonesia, Ini 5 Keistimewaannya

Gerhana Bulan Total Mampir ke Indonesia, Ini 5 Keistimewaannya

Tekno | Rabu, 11 Juli 2018 | 19:30 WIB

Makin Seru, Lihat Gerhana Bulan Total Pakai Aplikasi Ini

Makin Seru, Lihat Gerhana Bulan Total Pakai Aplikasi Ini

Tekno | Rabu, 04 Juli 2018 | 10:58 WIB

Ini Lokasi Ideal untuk Melihat Gerhana Bulan Total

Ini Lokasi Ideal untuk Melihat Gerhana Bulan Total

Tekno | Selasa, 30 Januari 2018 | 05:21 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×