PSN Siap Luncurkan Satelit dengan Kapasitas Broadband Terbesar di Indonesia

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Rabu, 23 Januari 2019 | 15:05 WIB
PSN Siap Luncurkan Satelit dengan Kapasitas Broadband Terbesar di Indonesia
PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) menggelar jumpa pers di Jakarta, Rabu (23/1/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Suara.com - PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) segera meluncurkan Satelit Nusantara Satu pada 18 Februari mendatang di Florida, Amerika Serikat.

Satelit yang mulanya bernama PSN VI ini, menjadi satelit pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) dan teknologi Next Generation Electric Propulsion.

Teknologi HTS sendiri memberikan layanan internet broadband dengan kapasitas jauh lebih besar, dibandingkan dengan satelit konvensional yang saat ini ada di Indonesia. Sementara teknologi Electric Propulsion membuat satelit menjadi lebih ringan, sehingga bisa menekan biaya operasional dengan lebih efektif.

"Satelit Nusatara Satu merupakan satelit broadband dengan kapasitas tertinggi dan kami berharap dapat semakin memperkuat posisi PSN sebagai pemain utama di industri satelit Indonesia, sekaligus menjadikan PSN sebagai solusi untuk kebutuhan internet masyarakat Indonesia yang kian meningkat," ujar Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso di kawasan Kuningan, Jakarta, pada Rabu (23/1/2019).

Sementara itu, proyek Nusantara Satu terealisasi berkat kerja sama PSN dengan Export Development Canada (EDC). Perusahaan asal Kanada itu menginvestasikan dana tak kurang dari 230 juta dolar AS atau sekitar Rp 3,26 triliun (1 dolar AS = Rp 14.184,87) untuk membuat satelit ini.

Sedangkan untuk pembuatan satelit, PSN menyerahkannya kepada Space System Loral asal Amerika Serikat.

Satelit buatan SSL ini menggunakan platform SSL-1300 140 dengan usia desain selama 15 tahun dan 20 tahun secara teknis. Nusantara Satu juga memiliki 52 transponder terdiri dari 38 transponder C/Ext-C band dsn 8 spotbeam Ku-Band dengan total kapasitas hingga 15 Gbps.

Sedangkan berat satelit saat peluncuran mencapai 4.735 kg dan memiliki Spacecraft Power sebesar 9985 watt. Dalam peluncurannya sendiri, Satelit Nusantara Satu akan memakai roket Falcon 9 racikan Space X milik pengusaha Elon Musk.

Setelah meluncur, satelit ini akan ditempatkan pada slot orbit 146° BT atau tepat di atas Tanah Papua, Indonesia. Sementara pusat pengendali satelit berpusat di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkominfo: 150 Ribu Situs Publik Akan Dilayani Oleh Satelit Multifungsi

Menkominfo: 150 Ribu Situs Publik Akan Dilayani Oleh Satelit Multifungsi

Tekno | Rabu, 16 Januari 2019 | 18:15 WIB

Kini SpaceX Bisa Luncurkan 12.000 Satelit

Kini SpaceX Bisa Luncurkan 12.000 Satelit

Tekno | Senin, 19 November 2018 | 09:19 WIB

Alibaba Siap Luncurkan Satelit dan Stasiun Ruang Angkasa Mini

Alibaba Siap Luncurkan Satelit dan Stasiun Ruang Angkasa Mini

Tekno | Senin, 29 Oktober 2018 | 13:56 WIB

Citra Satelit Resolusi Canggih Cari Titik Terparah Gempa Palu

Citra Satelit Resolusi Canggih Cari Titik Terparah Gempa Palu

Tekno | Minggu, 30 September 2018 | 05:26 WIB

Hari Ini AS Luncurkan Satelit Pemburu Alien ke Antariksa

Hari Ini AS Luncurkan Satelit Pemburu Alien ke Antariksa

Tekno | Senin, 16 April 2018 | 19:21 WIB

Berpotensi Hantam Indonesia, LAPAN Awasi Satelit Tiangong-1

Berpotensi Hantam Indonesia, LAPAN Awasi Satelit Tiangong-1

Tekno | Senin, 12 Maret 2018 | 16:23 WIB

Terkini

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

Kaltim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

×