Penelitian Ini Bisa Bantu Anda Mengetahui Kapan Dunia Berakhir

Dythia Novianty

Senin, 04 Februari 2019 | 17:40 WIB
Penelitian Ini Bisa Bantu Anda Mengetahui Kapan Dunia Berakhir
Ilustrasi Bumi ditabrak oleh objek antariksa dan menyebabkan kiamat. [Shutterstock]

Suara.com - Kira-kira 252 juta tahun lalu, sebuah bencana yang disebut 'The Great Dying' memusnahkan 90 persen dari semua spesies yang hidup di Bumi. Sekarang para ilmuwan telah membuat penemuan kunci tentang teori kiamat kuno ini yang juga dapat membantu Anda mengetahui kapan dan bagaimana hari kiamat akan datang.

Sebuah tim dari Universitas Nebraska-Lincoln telah menemukan bahwa korban pertama dari 'bencana alam yang meluas di Bumi' yang melaluinya 'kehidupan kecil dapat bertahan' adalah spesies tanaman planet ini. Namun, hanya sedikit pengetahuan tentang bagaimana selamat dari kiamat.

Jika bencana seperti perang nuklir, tabrakan asteroid atau ledakan supervolcano menghantam Planet Bumi, orang-orang yang tidak terbunuh dalam pertumpahan darah awal harus mulai benar-benar panik jika semua tanaman di sekitar mereka mati dan tidak tumbuh kembali. Jika tanaman menghilang, manusia tidak memiliki peluang bertahan hidup.

The Great Dying adalah 'kepunahan massal' yang paling terkenal dalam sejarah Bumi dan menghasilkan pembantaian terbesar. Ada berbagai teori tentang apa yang menyebabkannya, mulai dari dampak asteroid hingga evolusi bentuk baru bakteri penghasil metana yang menghasilkan begitu banyak gas sehingga membuat planet ini hampir tidak bisa dihuni.

Peneliti Nebraska-Lincoln percaya bahwa bencana itu terjadi setelah 'kerak benua planet kita tumbuk ke benua super yang disebut Pangea' dan gunung berapi mulai meletus di Siberia.

Selama dua juta tahun, gunung berapi mengeluarkan begitu banyak karbon dan metana ke udara sehingga 96 persen kehidupan laut dan 70 persen vertebrata darat (makhluk dengan tulang belakang) terbunuh. Para ilmuwan sekarang telah menerbitkan sebuah makalah yang menunjukkan produk sampingan dari letusan - nikel logam - mungkin telah mendorong beberapa kehidupan tanaman hingga kepunahan.

"Itu berita besar. Orang-orang telah mengisyaratkan hal itu, tetapi tidak ada orang yang sebelumnya telah mencatatnya. Sekarang kami memiliki garis waktu. Jadi pastikan Anda mengawasi kebun Anda karena mungkin suatu hari akan memberi tahu Anda sesuatu yang berguna," beber pemimpin penelitian, Christopher Fielding, profesor ilmu bumi dan atmosfer. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jam Kiamat di 2019: Dunia Masih di Tepi Jurang Akhir Zaman

Jam Kiamat di 2019: Dunia Masih di Tepi Jurang Akhir Zaman

Tekno | Jum'at, 25 Januari 2019 | 07:15 WIB

Begini Cara Rusia Bantu NASA Selamatkan Dunia dari Kiamat

Begini Cara Rusia Bantu NASA Selamatkan Dunia dari Kiamat

Tekno | Minggu, 20 Januari 2019 | 14:30 WIB

Ini yang Akan Dilakukan Ilmuwan saat Kiamat Hampir Tiba

Ini yang Akan Dilakukan Ilmuwan saat Kiamat Hampir Tiba

Tekno | Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:13 WIB

NASA Siapkan Strategi Selamatkan Manusia dari Datangnya Kiamat

NASA Siapkan Strategi Selamatkan Manusia dari Datangnya Kiamat

Tekno | Rabu, 09 Januari 2019 | 06:14 WIB

Lagi-lagi, Teori Konspirasi: Nibiru Siap Hantam Bumi 23 April

Lagi-lagi, Teori Konspirasi: Nibiru Siap Hantam Bumi 23 April

Tekno | Jum'at, 13 April 2018 | 09:56 WIB

Kiamat Membuktikan Kehadiran Alien di Planet Lain?

Kiamat Membuktikan Kehadiran Alien di Planet Lain?

Tekno | Senin, 02 April 2018 | 10:12 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×