China Khawatir Penggunaan AI dalam Senjata Bakal Picu Perang

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 11 Februari 2019 | 14:05 WIB
China Khawatir Penggunaan AI dalam Senjata Bakal Picu Perang
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Shutterstock]

Suara.com - Para ahli dan politisi di China khawatir dengan pengintegrasian kecerdasan buatan (AI) ke dalam senjata dan peralatan militer secara tidak sengaja dapat menyebabkan perang antar negara.

Menurut laporan baru yang diterbitkan oleh Center for a New American Security (CNAS) menyebutkan bahwa petinggi China semakin melihat dinamika berlomba-lomba membuat senjata berbasis AI sebagai ancaman bagi perdamaian global.

"Skenario spesifik yang saya jelaskan oleh seorang pejabat China adalah peningkatan yang tidak disengaja terkait dengan penggunaan pesawat tak berawak," ucap Gregory C. Allen, asisten senior di CNAS, seperti yang dikutip dari The Verge.

Sebagai contoh adalah penggunaan drone dalam militer. Karena drone dikendalikan dari jarak jauh, pihak militer tidak akan segan untuk menembak jatuh drone selama tidak ada risiko korban manusia, meskipun masuk ke dalam wilayah udara yang diperebutkan.

"Maksud saya adalah tidak adanya kejelasan bagaimana kedua belah pihak akan menafsirkan perilaku tertentu yang melibatkan peralatan otonom. Pihak yang mengirimkan drone otonom akan berpikir itu bukan masalah besar karena tidak ada risiko korban, sementara pihak lain dapat menembak jatuh karena alasan yang sama. Tetapi tidak ada kerangka kerja yang disepakati tentang pesan apa yang dikirim oleh perilaku kedua belah pihak," tambah Allen.

Pada intinya, menurut Allen negara-negara di dunia belum menetapkan aturan-aturan konflik bersenjata untuk sistem otonom.

Para pejabat China berpikir, misalnya, jika negaranya dan Amerika Serikat adalah satu-satunya dua negara adidaya AI yang layak, kedua negara tersebut pasti memiliki bakat, pendanaan, dan sektor teknologi mumpuni yang dibutuhkan untuk mengembangkan teknologi AI. Meskipun kedua negara memiliki kelemahannya masing-masing, seperti China yang unggul pada akses ke lebih banyak data dan Amerika yang memiliki keunggulan dalam pengembangan teknologi chipset.

Allen mengatakan bahwa kerja sama juga diperlukan dalam penggunaan AI, terutama ketika menyangkut masalah militer. Tanpa adanya pemahaman yang tepat mengenai strategi berbagai negara dalam hal ini, Allen menambahkan bahwa peluang terjadinya kesalahpahaman dan konflik dapat terjadi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Insiden Mencekam Festival Es China, Panda Raksasa Nyaris Terkam Pengunjung

Insiden Mencekam Festival Es China, Panda Raksasa Nyaris Terkam Pengunjung

News | Senin, 11 Februari 2019 | 11:17 WIB

Pemerintah China Gencar Tambahkan Otonomi Robot ke Sistem Senjata Militer

Pemerintah China Gencar Tambahkan Otonomi Robot ke Sistem Senjata Militer

Tekno | Minggu, 10 Februari 2019 | 10:10 WIB

Bioskop China Raup Rp 3 Triliun Dalam Sehari

Bioskop China Raup Rp 3 Triliun Dalam Sehari

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 06:37 WIB

Presiden Taiwan Sindir China Dalam Pesan Tahun Imlek

Presiden Taiwan Sindir China Dalam Pesan Tahun Imlek

News | Senin, 04 Februari 2019 | 12:43 WIB

48 Pejabat China Dipecat Karena Skandal Vaksin

48 Pejabat China Dipecat Karena Skandal Vaksin

News | Senin, 04 Februari 2019 | 05:08 WIB

George Soros Sebut Perkembangan AI Buatan China Berbahaya!

George Soros Sebut Perkembangan AI Buatan China Berbahaya!

Tekno | Selasa, 29 Januari 2019 | 08:32 WIB

Terkini

5 Posisi Meja Belajar Anak Menurut Feng Shui agar Fokus dan Pintar, Siap Berprestasi di Sekolah

5 Posisi Meja Belajar Anak Menurut Feng Shui agar Fokus dan Pintar, Siap Berprestasi di Sekolah

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:45 WIB

Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo

Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 19:43 WIB

Diduga Terlihat di Dekat Anak Krakatau, Kapal Arupadhatu 1 Ternyata Nihil

Diduga Terlihat di Dekat Anak Krakatau, Kapal Arupadhatu 1 Ternyata Nihil

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:42 WIB

Rumah Dihancurkan dan Aset Disita, Atalarik Syach Minta Keadilan ke Komisi III DPR

Rumah Dihancurkan dan Aset Disita, Atalarik Syach Minta Keadilan ke Komisi III DPR

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 19:40 WIB

Adhi Karya Tetap Akan Bangun 12 Lokasi Apartemen Mangkrak Pakai Uang Danantara

Adhi Karya Tetap Akan Bangun 12 Lokasi Apartemen Mangkrak Pakai Uang Danantara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:34 WIB

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:31 WIB

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Jakarta | Selasa, 15 September 2026 | 19:25 WIB

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 19:17 WIB

×