Bahaya! Jangan Pernah Sentuh Siput Laut Naga Biru Ini

Dinar Surya Oktarini

Selasa, 12 Februari 2019 | 14:01 WIB
Bahaya! Jangan Pernah Sentuh Siput Laut Naga Biru Ini
Siput laut naga biru. (Wikipedia/ Sylke Rohrlac)

Suara.com - Apabila sedang bepergian di pantai, dan menemukan makhluk indah ini, kamu harus berhati-hati. Pasalnya hewan saitu ini disebut dengan siput laut naga biru, sengatan dari hewan bertubuh empuk ini seperti sengatan naga.

Tapi santai saja, hewan ini jarang ditemukan di Indonesia meski kemungkinan bisa saja ditemukan dalam kondisi tertentu.

Hewan dengan nama ilmiah Glaucus atlanticus, mereka hidup di perairan beriklim sedang dan tropis.

Habitat mereka paling banyak tersebar di pantai timur dan selatan Afrika Selatan, perairan Eropa, pantai timur Australia, dan Mozambik.

Jika kebetulan sedang berwisata di sekitar pantai di daerah tersebut,  harus mewaspadai hewan laut yang satu ini.

Ketika memasuki periode musim semi atau musim panas, hewan ini biasanya ikut tertiup angin sehingga menepi ke pantai.

Mirip dengan bluebottle atau Physalia utriculus, siput laut naga biru mengapung di permukaan air.

Mereka biasanya menghabiskan sebagian besar waktunya di lautan terbuka.

Glaucus atlanticus yang berukuran 3,5 sentimeter. (Wikipedia/ Taro Taylor )
Glaucus atlanticus yang berukuran 3,5 sentimeter. (Wikipedia/ Taro Taylor )

Direktur sekaligus peneliti dari Australian Marine Stinger Advisory Service, Dr Lisa Gershwin, mengatakan bahwa siput laut naga biru merupakan makhluk yang menarik.

baca juga

''Saya pikir mereka terlihat seperti kadal, mereka memiliki kepala kecil, lengan, kaki, jari tangan dan kaki, serta ekor. Mereka juga memiliki garis-garis biru, hitam, dan perak yang fantastis. Itu membuat mereka mudah dikenali,'' kata Gershwin dikutip dari ABC Science.

Siput laut cantik ini rata-rata berukuran 2,5 sentimeter, sehingga mereka sering luput dari pandangan ketika bluebottle terdampar di pantai.

Setiap kali segerombolan bluebottle terdampar di pantai, biasanya Glaucus atlanticus atau naga biru juga termasuk di dalamnya.

Itu dikarenakan bluebottle merupakan makanan favorit dari siput laut naga biru.

Meski terlihat cantik  karena pola garis-garis biru yang mengelilingi tubuhnya, jangan sekali-kali mencoba untuk mengganggunya.

Glaucus atlanticus ketika ada di daratan. (Wikipedia/ Imtorn)
Glaucus atlanticus ketika ada di daratan. (Wikipedia/ Imtorn)

Menurut peneliti, hewan ini memang jinak, namun ketika diganggu apalagi sampai menyentuh dengan keras bagian tubuhnya, kamu bisa disengat.

Sengatan siput laut naga biru sangat menyakitkan dan berpotensi berbahaya karena dapat membengkak.

Dr. Gershwin mengatakan apabila kita tersengat, pengobatan terbaik adalah membilas sel-sel menyengat yang masih ada di kulit dengan air laut.

Kemudian gunakan air hangat atau es untuk menghilangkan rasa sakit.

Siput laut naga biru memang terlihat menawan dan cantik, namun tetap harus berhati-hati ketika bertemu dengan mereka.(HiTekno.com/Rezza Dwi Rachmanta)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cari Sunscreen untuk ke Pantai yang Tak Bikin Mata Perih? Ini 5 Rekomendasi Sesuai Review

Cari Sunscreen untuk ke Pantai yang Tak Bikin Mata Perih? Ini 5 Rekomendasi Sesuai Review

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:11 WIB

Pesta Layang-layang Dunia Warnai Pantai Sanur Bali

Pesta Layang-layang Dunia Warnai Pantai Sanur Bali

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mural Lingkungan Warnai Tanggul Pantai Tambaklorok Semarang

Mural Lingkungan Warnai Tanggul Pantai Tambaklorok Semarang

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:00 WIB

Kawasan Matang Jadi Daya Tarik Baru Pasar Properti di Tengah Melambatnya Penjualan Rumah

Kawasan Matang Jadi Daya Tarik Baru Pasar Properti di Tengah Melambatnya Penjualan Rumah

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 23:55 WIB

Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong

Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong

Foto | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:00 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer

BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:00 WIB

BAF Lanjutkan Gerakan Hijau, 20 Ribu Mangrove Ditanam di Jawa Tengah

BAF Lanjutkan Gerakan Hijau, 20 Ribu Mangrove Ditanam di Jawa Tengah

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:32 WIB

Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?

Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 00:59 WIB

Tak Perlu ke Papua, Malang Punya Destinasi Cantik Bak Raja Ampat

Tak Perlu ke Papua, Malang Punya Destinasi Cantik Bak Raja Ampat

Video | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:55 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×