Sentimen Nasionalisme Bikin Apple Tak Berdaya Lawan Huawei di China

Agung Pratnyawan | Suara.com

Rabu, 13 Februari 2019 | 17:47 WIB
Sentimen Nasionalisme Bikin Apple Tak Berdaya Lawan Huawei di China
Logo Huawei di sebuah gedung di Vilnius, Lithuania. [Shutterstock]

Suara.com - Huawei tengah menghadapi beragam masalah di 2018 ini, sebagai akibat larangan Amerika Serikat atas produk dan Infrastruktur 5G. Namun siapa sangka, Huawei bisa membuat Apple tak berdaya di China.

Sentimen nasionalisme di China disebutkan sebagai faktor pendorong penjualan ponsel Huawei di China yang mampu mengalahkan Apple.

Menurut laporan dari Financial Times menunjukkan bahwa kontroversi eksternal (pelarangan AS) dapat membantu Huawei di pasar domestiknya. Laporan ini menunjukkan Huawei mengalami lonjakan popularitas di kalangan konsumen China.

Lonjakan popularitas itu terjadi berkat survei yang menyatakan bahwa 33 persen konsumen di China menyatakan minat membeli ponsel Huawei pada pembelian selanjutnya.

Lalu disusul penangkapan petinggi Huawei yang menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO), Meng Wangzhou, di Kanada beberapa waktu lalu memberikan efek besar ke konsumen China.

Baca Juga : Dijual Rp 2 Jutaan, Ini Komparasi Samsung Galaxy M20 dan Huawei Y7 Pro 2019

Kasus penangkapan ini menjadikan Huawei sebagai ikon patriotik, sehingga menjadi salah satu pendongkrak sentimen nasionalisme di China.

Data penjualan di China pun semakin memperkuat asumsi tersebut. Berdasarkan data dari Canalys, Huawei memimpin pasar di China dengan merebut 27 persen dari pangsa pasar.

Data penjualan smartphone di China selama 2018. (Canalys)
Data penjualan ponsel di China selama 2018. (Canalys)

Tak hanya kalah dari Apple, Huawei juga dibuat tak berdaya oleh produsen ponsel China lainnya. Apple harus puas di posisi ke lima dengan pangsa pasar 9 persen.

Dari data tersebut, Huawei jauh mengungguli Apple dengan memperoleh pangsa pasar sebanyak 3 kali lipat.

Baca Juga : Tak Turuti Amerika Serikat, Thailand Uji Coba 5G Menggunakan Infrastruktur Huawei

Meski banyak yang menduga karena sentimen nasionalesme, salah satu analis justri punya pendapat yang berbeda.

Mo Jia, Analis dari Canalys mengatakan bahwa sentimen nasionalisme mungkin menjadi salah satu faktor pendorong, tetapi itu bukan faktor pendorong utama.

''Sentimen nasionalisme ini mungkin membantu citra merek Huawei keseluruhan di China, namun tanpa produk yang kompetitif, mustahil bagi Huawei mencapai kesuksesan daripada tahun 2018 di pasar domestiknya,'' kata Mo Jia, dikutip dari The Verge.

Menurut Mo Jia, faktor utama menjadi pendorong adalah inovasi teknologi Huawei yang agresif. Hal ini yang membawa Huawei ke tingkat yang sama dengan Samsung dan Apple.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LG Siap Hadapi Gempuran Produk China, Fokus Inovasi Bukan Perang Harga

LG Siap Hadapi Gempuran Produk China, Fokus Inovasi Bukan Perang Harga

Tekno | Sabtu, 18 April 2026 | 12:45 WIB

BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea

BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 20:50 WIB

3 Tahun Absen, Huawei Mate Comeback! Bagaimana Nasib Pura Series di Indonesia?

3 Tahun Absen, Huawei Mate Comeback! Bagaimana Nasib Pura Series di Indonesia?

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 15:22 WIB

Huawei Mate 80 Pro Rilis di Indonesia, Kamera 50MP True-to-Colour dan Tahan Banting 20x

Huawei Mate 80 Pro Rilis di Indonesia, Kamera 50MP True-to-Colour dan Tahan Banting 20x

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 14:44 WIB

Apakah MacBook Neo Layak Dibeli pada April 2026?

Apakah MacBook Neo Layak Dibeli pada April 2026?

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 14:05 WIB

Mengintip Pengembangan Robot Cerdas Sektor Energi di Guangdong

Mengintip Pengembangan Robot Cerdas Sektor Energi di Guangdong

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 08:00 WIB

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:02 WIB

Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:33 WIB

Penjualan Mobil di Indonesia Januari hingga Maret 2026: Jepang vs China Panas, Korsel Terlibas

Penjualan Mobil di Indonesia Januari hingga Maret 2026: Jepang vs China Panas, Korsel Terlibas

Otomotif | Kamis, 16 April 2026 | 10:03 WIB

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Terkini

63 Kode Redeem FF Max Terbaru 19 April 2026: Raih Skyboard, M1014 Laut Ganas dan Blazing

63 Kode Redeem FF Max Terbaru 19 April 2026: Raih Skyboard, M1014 Laut Ganas dan Blazing

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 19:16 WIB

7 HP Baterai Jumbo dengan Chip Kencang Terbaru: Harga Terjangkau, Cocok Buat Gaming

7 HP Baterai Jumbo dengan Chip Kencang Terbaru: Harga Terjangkau, Cocok Buat Gaming

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 18:09 WIB

3 Produk Apple Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia: Ada MacBook Neo dan iPhone Murah

3 Produk Apple Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia: Ada MacBook Neo dan iPhone Murah

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 17:43 WIB

Xiaomi Rilis Tablet Gaming 21 April, Fitur Layar Redmi K Pad 2 Terungkap

Xiaomi Rilis Tablet Gaming 21 April, Fitur Layar Redmi K Pad 2 Terungkap

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 16:23 WIB

5 HP Murah Terbaik 2026, Spek Dewa Setara Flagship Harga Dibawah Rp2 Jutaan

5 HP Murah Terbaik 2026, Spek Dewa Setara Flagship Harga Dibawah Rp2 Jutaan

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 16:11 WIB

Apa Itu Termul? Disindir Jusuf Kalla saat Ungkap Jokowi Jadi Presiden karena Bantuannya

Apa Itu Termul? Disindir Jusuf Kalla saat Ungkap Jokowi Jadi Presiden karena Bantuannya

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 15:23 WIB

4 Laptop Lenovo IdeaPad Terbaik 2026, Spek Tangguh Untuk Pelajar hingga Profesional

4 Laptop Lenovo IdeaPad Terbaik 2026, Spek Tangguh Untuk Pelajar hingga Profesional

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 14:52 WIB

Honor 600 Debut 23 April: Desain Mirip iPhone, Usung Bezel Tipis dan Baterai 7.000 mAh

Honor 600 Debut 23 April: Desain Mirip iPhone, Usung Bezel Tipis dan Baterai 7.000 mAh

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 14:40 WIB

Game Metro 2039 Rilis 2026: Tampilkan Konsekuensi Kerusakan Nuklir dan Perang Rusia

Game Metro 2039 Rilis 2026: Tampilkan Konsekuensi Kerusakan Nuklir dan Perang Rusia

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 14:08 WIB

Spesifikasi Redmi Book 14 2026: Pesaing MacBook Neo, Usung Core Ultra 5 dan RAM 16 GB

Spesifikasi Redmi Book 14 2026: Pesaing MacBook Neo, Usung Core Ultra 5 dan RAM 16 GB

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 13:25 WIB