Spesies Manusia Purba Baru, Homo luzonensis, Ditemukan di Filipina

Liberty Jemadu

Jum'at, 12 April 2019 | 17:00 WIB
Spesies Manusia Purba Baru, Homo luzonensis, Ditemukan di Filipina
Fosil gigi dari spesies manusia purba baru Homo luzonensis yang ditemukan di Pulau Luzon, Filipina baru-baru ini. [AFP/Florent Detroit]

Suara.com - Para ilmuwan, pada Rabu (10/4/2019), mengumumkan telah menemukan spesies manusia baru di Luzon, Filipina yang diberi nama Homo luzonensis.

Pengumuman tentang spesies manusia purba baru itu berangkat dari penemuan tiga belas potongan tulang dan gigi di dalam Gua Callao di bagian utara Pulau Luzon. Tulang-belulang itu diduga berasal dari tiga individu berbeda.

Para peneliti dalam riset itu mengatakan mereka tak berhasil mengais DNA dari fosil-fosil tersebut. Meski demikian, mereka menduga bahwa salah satu dari tiga pemilik fosil tersebut hidup sekitar 67.000 tahun silam, sementara satu invidu yang lain berasal dari 50.000 tahun lalu.

Homo luzonensis juga menjadi manusia purba kedua yang ditemukan di Asia Tenggara selama abad 21, setelah Homo Floresiensis ditemukan di Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur pada 2003 silam.

Penemuan spesies manusia purba di Luzon dan Flores, demikian para ilmuwan, menunjukkan bahwa evolusi manusia rupanya jauh lebih rumit yang yang dipahami sebelumnya. Asia diduga masih menyimpan banyak kejutan soal asal-muasal nenek moyang kita, Homo sapiens.

"Selama bertahun-tahun, dan sampai sekitar 20 tahun lalu, evolusi manusia di Asia dipahami dengan sangat sederhana," kata Florent Detroit, pakar paleoantropologi dari Musee de l'Homme-Museum National d'Histoire Naturelle, Paris yang terlibat dalam studi itu.

"Dimulai sejak keluarnya Homo erectus dari Afrika dan menetap di Asia Tenggara, lalu tidak terjadi apa-apa sampai Homo sapiens tiba sekitar 40.000 sampai 50.000 tahun lalu dan menaklukan semua wilayah di muka Bumi," lanjut dia.

Ia mengatakan dengan ditemukannya fosil manusia purba di Luzon dan Flores, maka sejarah evolusi manusia menjadi lebih rumit.

"Kita kini tahu bahwa sejarah evolusi jauh lebih rumit. Beberapa spesies pernah hidup bersama dengan Homo sapiens, saling kawin-mawin, punah, dan lain sebagainya. Kini jelas bahwa Homo sapiens tidak sendirian di muka Bumi," tegas dia.

Dari penelitian diduga bahwa manusia purba tersebut memiliki ukuran tubuh kecil dan memunyai ciri-ciri fisik purba sekaligus modern, demikian diwartakan Reuters.

Beberapa ciri pada fosil-fosil itu mirip dengan Homo sapiens dan Homo floresiensis. Ciri lain sangat arkais, mirip dengan Australopithecus, spesies manusia purba yang punah sekitar 2 juta tahun lalu, Homo habilis, serta Homo erectus.

Berdasarkan ukuran gigi, diduga bahwa Homo luzonensis memiliki tubuh lebih kecil dari Homo sapiens. Tetapi tak diketahui apakah tubuhnya sama mungilnya dengan Homo floresiensis yang dijuluki sebagai hobit, karena tingginya hanya sekitar 1 meter.

Temuan Homo Luzonensis diulas dalam jurnal Nature.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Penggunaan Narkoba Tertua: Peneliti Temukan Bukti dari Manusia 25.000 Tahun Lalu di Sulawesi

Jejak Penggunaan Narkoba Tertua: Peneliti Temukan Bukti dari Manusia 25.000 Tahun Lalu di Sulawesi

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:58 WIB

Perubahan Iklim dan Letusan Gunung Jadi Penyebab Punahnya Hobbit Flores

Perubahan Iklim dan Letusan Gunung Jadi Penyebab Punahnya Hobbit Flores

Tekno | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:47 WIB

Rahasia Perbedaan Wajah Neanderthal dan Manusia Modern Akhirnya Terungkap

Rahasia Perbedaan Wajah Neanderthal dan Manusia Modern Akhirnya Terungkap

Tekno | Minggu, 16 November 2025 | 11:36 WIB

Sejarah yang Tersembunyi: Tengkorak 1 Juta Tahun Ungkap Masa Lalu Manusia yang Lebih Rumit

Sejarah yang Tersembunyi: Tengkorak 1 Juta Tahun Ungkap Masa Lalu Manusia yang Lebih Rumit

Tekno | Selasa, 30 September 2025 | 20:23 WIB

Sulawesi Mengubah Sejarah Migrasi Manusia Purba

Sulawesi Mengubah Sejarah Migrasi Manusia Purba

Tekno | Rabu, 13 Agustus 2025 | 06:18 WIB

Museum Bukuran Jadi Pusat Konservasi Fosil dan Benda Purbakala

Museum Bukuran Jadi Pusat Konservasi Fosil dan Benda Purbakala

Foto | Kamis, 10 Juli 2025 | 19:57 WIB

DNA Manusia Purba dari Afrika Utara Ungkap Sejarah Tersembunyi Gurun Sahara, Apa Itu?

DNA Manusia Purba dari Afrika Utara Ungkap Sejarah Tersembunyi Gurun Sahara, Apa Itu?

News | Selasa, 08 April 2025 | 22:46 WIB

Apakah Manusia Prasejarah Benar-Benar Tinggal di Gua?

Apakah Manusia Prasejarah Benar-Benar Tinggal di Gua?

Tekno | Kamis, 23 Januari 2025 | 16:45 WIB

Siapakah Manusia Hobbit Purba di Indonesia?

Siapakah Manusia Hobbit Purba di Indonesia?

Tekno | Kamis, 19 Desember 2024 | 11:22 WIB

Museum Manusia Purba Sangiran, Destinasi Wisata Edukatif yang Diakui UNESCO

Museum Manusia Purba Sangiran, Destinasi Wisata Edukatif yang Diakui UNESCO

Your Say | Rabu, 18 Desember 2024 | 18:45 WIB

Terkini

Kekayaan Cristiano Ronaldo 2026: Per Detik Rp137 Ribu, Per Menit Rp8 Juta

Kekayaan Cristiano Ronaldo 2026: Per Detik Rp137 Ribu, Per Menit Rp8 Juta

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Menembus Medan Flores, Menemukan Semangat Belajar Anak-anak di Pedalaman

Menembus Medan Flores, Menemukan Semangat Belajar Anak-anak di Pedalaman

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Lapor ke Prabowo, Kapolri Ungkap Belasan Korporasi Jadi Tersangka Karhutla hingga Asing Disinggung

Lapor ke Prabowo, Kapolri Ungkap Belasan Korporasi Jadi Tersangka Karhutla hingga Asing Disinggung

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

243 Orang dan 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Tembus 35 Ribu Hektar

243 Orang dan 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Tembus 35 Ribu Hektar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Rekomendasi HP 5G Terbaik untuk Pemakaian Jangka Panjang: Awet Performa dan Baterai Badak

Rekomendasi HP 5G Terbaik untuk Pemakaian Jangka Panjang: Awet Performa dan Baterai Badak

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib

Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib

Bogor | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS

Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Kinerja Positif, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun

Kinerja Positif, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Italia Siaga! Anak Muda Dikoordinir via Telegram Siapkan Penjarahan dan Serangan Bom Molotov

Italia Siaga! Anak Muda Dikoordinir via Telegram Siapkan Penjarahan dan Serangan Bom Molotov

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember, Gus Ipul Pastikan Pendampingan Unhan Berlanjut

Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember, Gus Ipul Pastikan Pendampingan Unhan Berlanjut

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:50 WIB

×