Ternyata.. Ada Fakta Ilmiah di Balik Kesan Mistis Pohon Kamboja

Dythia Novianty, Dinar Surya Oktarini

Sabtu, 27 Juli 2019 | 06:44 WIB
Ternyata.. Ada Fakta Ilmiah di Balik Kesan Mistis Pohon Kamboja
Pohon Kamboja. [Pixabay/manfred richter]

Suara.com - Pohon Kamboja memiliki imej sebagai pohon kuburan karena kerap ada di area pemukiman. Hal ini yang membawanya terkesan mistis dan selalui dikaitkan dengan pemakaman.

Sebenarnya ada apa hubungan antara pohon Kamboja dan area pemukiman? Kesan mistis dengan pohon Kamboja, diperkuat dengan berbagai kisah mengenai tumbuhan tersebut.

Ternyata, ada alasan ilmiah di antara semua kisah mistis yang kental perihal pohon Kamboja ini. Berikut alasan ilmiah banyaknya pohon Kamboja di pemakaman, seperti dihimpun Hitekno.com.

Fakta Biologis Pohon Kamboja

Kamboja, semboja atau frangipani adalah kelompok tumbuhan dalam keluarga Plumeria. Tanaman khas daerah tropis ini harus terpapar cahaya matahari langsung meinimal enam jam setiap hari.

Pohon Kamboja. [Pixabay/manfred richter]
Pohon Kamboja. [Pixabay/manfred richter]

Dilansir dari plantcaretoday.com, bunga kamboja memiliki berbagai variasi warna yaitu, putih, kuning, merah muda dan ungu.

Umumnya, mahkota bunga ini berjumlah lima. Namun, jika mahkotanya berjumlah empat atau enam termasuk langka dan cenderung dipercaya memiliki energi gaib oleh masyarakat sekitar.

Karakteristik Pohon Kamboja Cocok untuk Pemakaman

Iklim dan cuaca Indonesia sangat cocok untuk pertumbuhan pohon kamboja. Ditambah lagi pohon kamboja ini dapat diperbanyak dengan mudah yaitu dengan stek batang.

baca juga

Menariknya, pohon kamboja ini akan merontokkan bunganya sebelum layu, dalam kondisi masih menyimpan bau wangi yang optimal. Keadaan ini akan membuat kuburan dapat bertabur bunga secara berkala dan tetap wangi, meski tidak ada orang yang datang menaburkan bunga.

Ilustrasi kuburan (Shutterstock).
Ilustrasi kuburan (Shutterstock).

Selain itu, jasad dalam kuburan akan membusuk secara organik dan membuat tanahnya sangat subur. Karakteristik pohon kamboja yang sangat membutuhkan pemupukan intens dan kuat untuk bisa terus hidup dan berbunga.

Sehingga siklus pohon kamboja ini sangat cocok untuk karakteristik tanah makam atau kuburan. Dibandingkan menanam pohon berbuah yang malah akan menambah bau saat membusuk atau bunga yang rontok saat layu.

Selain itu, karakteristik daun yang tumbuh bergerombol bisa dimanfaatkan sebagai peneduh bagi pengunjung yang datang.

Asal Tempat Pohon Kamboja

Pohon Kamboja dengan nama famili Plumeria ini adalah tumbuhan yang berasal dari Amerika Tengah.

Nama Plumeria ditetapkan untuk menghormati Charles Plumier, seorang pakar botani asal Prancis yang pertama kali meneliti tanaman ini. Bibit pohon ini akhirnya menyebar ke berbagai daerah tropis untuk ditanam dan dirasakan manfaatnya.

Pohon Kamboja. [Pixabay/Stux]
Pohon Kamboja. [Pixabay/Stux]

Pohon ini juga bisa ditanam di daerah bermusim dingin, asalkan dipelihara di dalam ruangan dengan pencahayaan ultraviolet yang cukup.

Ternyata, bukan sekedar kesan mistis yang ada di pohon Kamboja. Akan tetapi, alasan ilmiah banyak pohon Kamboja di kuburan pun terungkap.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Internet Mengubah Pola Otak Manusia

Peneliti: Internet Mengubah Pola Otak Manusia

Tekno | Kamis, 20 Juni 2019 | 07:15 WIB

Ini Penjelasan Ilmiahnya, Mengapa Lama Waktu Terasa Semakin Cepat

Ini Penjelasan Ilmiahnya, Mengapa Lama Waktu Terasa Semakin Cepat

Tekno | Jum'at, 22 Maret 2019 | 19:13 WIB

Jatuh Cinta dengan Tipe Orang yang Itu-itu Lagi? Ada Sebab Ilmiahnya Lho

Jatuh Cinta dengan Tipe Orang yang Itu-itu Lagi? Ada Sebab Ilmiahnya Lho

Lifestyle | Senin, 18 Maret 2019 | 06:30 WIB

Kisah Mistis Driver Taksi Online, Penumpang Hilang di Jalan Tol

Kisah Mistis Driver Taksi Online, Penumpang Hilang di Jalan Tol

Tekno | Selasa, 22 Januari 2019 | 19:01 WIB

Antartika Kini Terbuka untuk Studi Ilmiah

Antartika Kini Terbuka untuk Studi Ilmiah

Tekno | Sabtu, 10 November 2018 | 16:00 WIB

Penjelasan Ilmiah Mengapa Seseorang Bisa Melihat Hantu

Penjelasan Ilmiah Mengapa Seseorang Bisa Melihat Hantu

Tekno | Kamis, 16 Agustus 2018 | 20:30 WIB

Dua Bidang Ini Dominasi Publikasi Ilmiah UI

Dua Bidang Ini Dominasi Publikasi Ilmiah UI

Press Release | Minggu, 12 Februari 2017 | 08:52 WIB

4 Teknologi Dalam Film Fiksi Ilmiah yang Kini Terwujud

4 Teknologi Dalam Film Fiksi Ilmiah yang Kini Terwujud

Tekno | Rabu, 08 Juni 2016 | 19:57 WIB

Jurnal Ilmiah Hapus Artikel yang Cantumkan "Sang Pencipta"

Jurnal Ilmiah Hapus Artikel yang Cantumkan "Sang Pencipta"

Tekno | Senin, 07 Maret 2016 | 06:55 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×