Plunet Istilah Baru Bulan Pengembara, Ini Maknanya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 31 Juli 2019 | 14:15 WIB
Plunet Istilah Baru Bulan Pengembara, Ini Maknanya
Ilustrasi Bulan. (Shutterstock)

Suara.com - Setelah mengeluarkan istilah baru untuk sub-bulan yang disebut bulanbulan (moonmoons), para astronom kembali membuat istilah unik baru untuk bulan pengembara yaitu Plunet.

Menurut Science Alert, istilah Plunet ditujukan pada benda langit yang dulunya merupakan bulan mengitari sebuah planet. Namun, karena suatu peristiwa tertentu bulan tersebut terlempar dari orbitnya sehingga tidak lagi mengitari planet, melainkan mengitari bintang induk di sistem bintangnya.

Istilah Plunet itu sendiri merupakan serapan dari kata asli "Ploonet" dalam bahasa Inggris. Ide para astronom ini pun telah diterbitkan dalam sebuah makalah ilmiah di Pemberitahuan Bulanan Royal Astronomical Society.

"Makalah ini mengeksplorasi skenario di mana eksomoon besar yang teratur terlempar setelah pasang surut momentum sudut dengan planet induknya, menjadi planet kecil sendiri. Kami menamai jenis objek hipotetis ini sebagai Ploonet," tulis para peneliti.

Sebelumnya, para astronom telah menemukan lebih dari 4.000 eksoplanet, sebuah planet asing yang mengitari bintang selain Matahari. Jenis eksoplanet yang sering ditemukan merupakan jenis planet gas raksasa panas yang sering disebut sebagai Jupiter Panas.

Banyaknya penemuan planet jenis Jupiter panas ini, membuat para astronom bingung. Pasalnya, planet tersebut terletak sangat dekat dengan bintang induknya, sehingga suhu permukaannya sangat panas.

Seiring dengan penemuan planet-planet Jupiter panas tersebut, model teori pembentukan planet pun perlahan harus diubah. Planet-planet besar di sistem bintang lain kemungkinan mengalami migrasi besar, membawa planet tersebut menjadi lebih dekat dengan bintangnya.

Gerhana bulan total (Suara.com/Oke Atmaja)
Ilustrasi Bulan. (Suara.com/Oke Atmaja)

Selama periode migrasi, ada banyak efek gravitasi yang dialami planet dan akan berdampak pada beberapa bulan yang mengitarinya sehingga menjadikan bulan tersebut Plunet.

Mario Sucerquia dari Universitas Antioquia di Kolombia dan timnya ingin mengetahui apa yang akan terjadi, ketika sebuah planet besar mendekat ke bintang induknya saat migrasi. Oleh karena itu, Mario dan timnya pun menjalankan sejumlah simulasi komputer.

baca juga

Para peneliti menemukan ketika migrasi planet terjadi, sekitar 44 persen bulan akan berakhir menabrak planetnya sendiri dan 6 persen lainnya "dimakan" oleh bintang induknya. Sementara, 48 persen bulan akan terpisah dari planet induknya namun tetap berada di orbit sekitar bintang. Bulan-bulan itulah yang dikenal sebagai Plunet.

Meski begitu, para peneliti masih menjalankan berbagai percobaan untuk menguji data-data yang ada. Penelitian mengenai Plunet ini sendiri dapat diakses di arXiv.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orion 11 Siap Antarkan Perempuan Pertama ke Bulan

Orion 11 Siap Antarkan Perempuan Pertama ke Bulan

Tekno | Selasa, 23 Juli 2019 | 08:45 WIB

India Sukses Luncurkan Misi Antariksa untuk Mendarat di Bulan

India Sukses Luncurkan Misi Antariksa untuk Mendarat di Bulan

Tekno | Senin, 22 Juli 2019 | 16:55 WIB

50 Tahun Berlalu, Jutaan Orang Yakin Apollo 11 Tak Pernah Mendarat di Bulan

50 Tahun Berlalu, Jutaan Orang Yakin Apollo 11 Tak Pernah Mendarat di Bulan

News | Senin, 22 Juli 2019 | 14:27 WIB

Menakjubkan! Begini Penampakan Gerhana Bulan Sebagian

Menakjubkan! Begini Penampakan Gerhana Bulan Sebagian

Foto | Rabu, 17 Juli 2019 | 07:45 WIB

Gerhana Bulan Parsial 17 Juli, Adakah Efeknya Bagi Tubuh Manusia?

Gerhana Bulan Parsial 17 Juli, Adakah Efeknya Bagi Tubuh Manusia?

Health | Selasa, 16 Juli 2019 | 19:24 WIB

Sejam Lagi Mau Meluncur, India Batalkan Misi Astronot ke Bulan

Sejam Lagi Mau Meluncur, India Batalkan Misi Astronot ke Bulan

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 17:06 WIB

Terkini

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Jakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:17 WIB

×