Thomas Leaf, Warga Asli Berjambul Mohawk dari TN Gunung Leuser

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 26 Agustus 2019 | 08:00 WIB
Thomas Leaf, Warga Asli Berjambul Mohawk dari TN Gunung Leuser
"Are you staring at me or I am staring at you?", begitu tatapan Thomas Leaf atau monyet pemakan daun di Taman Nasional Gunung Leuser, Sumatera Utara yang berbatasan langsung dengan Provinsi Aceh [Suara.com/ukirsari].

Suara.com - "Are you staring at me or I am staring at you?" tanpa kata, seolah inilah makna tatapan Thomas Leaf monkey, salah satu satwa asli atau endemik yang berdiam di kawasan Taman Nasional (TN) Gunung Leuser, Bukit Lawang, Provinsi Sumatera Utara, dan berbatasan langsung dengan Provinsi Aceh.

Pagi itu di saat awan mulai menggantung rendah, Suara.com mengikuti trekking bersama tim Asuransi Astra serta dipandu oleh Bustaman, lelaki Pujakesuma (akronim dari Putera Jawa Kelahiran Sumatera) yang telah mengabdi selama 20 tahun di bidang ini. Yaitu wisata lingkungan hidup di Desa Bukit Lawang, Kecamatan Bohorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Berbeda dibandingkan monyet yang menganggap pandangan mata manusia sebagai isyarat tantangan, Thomas Leaf tampak santai menatap para pengunjung yang tengah berdiri di bawah pepohonan bersulur dan mengaguminya. Pun ketika bertatapan pandang dengan manusia, tiada tanda-tanda ia mendekat ke arah kami.

"Thomas Leaf adalah salah satu kekayaan Taman Nasional Gunung Leuser," papar Pak Taman, begitu Bustaman diakrabi. "Selain Thomas Leaf monkey (Presbytis thomasi), yang termasuk satwa endemik Sumatera adalah gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis), harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae), serta badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis)."

"Thomas, Thomas ...," silih berganti beberapa pengunjung mencoba memanggil namanya agar menatap ke arah kamera. Ekspresinya tenang, seolah mengisyaratkan "cuka cuka lodeh" (baca: suka-suka lo, deh), dalam artian silakan bila ingin mengabadikan penampakannya atau ingin potret bersama.

Sosoknya benar-benar khas. Jambul khas Mohawk alias Mohican haircut warna kelabu di dari dahi ke belakang, yang dikelilingi bulu warna putih, juga membingkai tepi wajah hingga rahang. Lantas dada hingga paha dalam juga berbulu putih, sementara sisanya adalah kelabu. Ekornya menjuntai begitu panjang, hampir dua kali panjang postur tubuh sendiri.

Wajah monkey leaf yang sangat khas, lengkap dengan jambul Mohawk [Suara.com/ukirsari].
Wajah monkey leaf yang sangat khas, lengkap dengan jambul Mohawk [Suara.com/ukirsari].

Termasuk dalam spesies primata, dan familia Cercopithecidae, langur endemik Sumatera ini memiliki bobot hampir mendekati 7 kg untuk pejantan dewasa, sementara betina sedikit di bawahnya. Para pemandu serta pengunjung memberikannya nama panggilan Thomas untuk memudahkan mengingat. Sementara di Aceh, ia dikenal sebagai "reungkah".

Dikutip dari New England Primate Conservatory, langur asli Sumatera itu dikenal di dunia sebagai Northern Sumatran leaf monkey, dengan domisili utama di pedalaman Aceh. Lantas ditemui pula di kawasan Wampu sampai bantaran Sungai Simpangkiri, di provinsi paling utara dalam kepulauan Nusantara.

baca juga

Sebagai penghuni hutan hujan tropis primer serta sekunder, pada ketinggian sekitar 1.500 m di atas paras laut (dpl), salah satu favorit tempat tinggal Thomas Leaf adalah pepohonan karet. Dan selaras namanya, "Thomas Leaf", pakan utamanya berupa dedaunan dari bermacam pepohonan hutan. Hal ini pula yang menjadi identitas penggolongannya dalam dunia taksonomi, yaitu dikelompokkan sebagai monyet pemakan daun alias monkey leaf.

Di alam bebas, usia Thomas Leaf mencapai 20 tahun, dan di penangkaran atau tempat pemeliharaan bahkan mampu bertahan hingga 29 tahun. Ditambahkan pula oleh New England Primate Conservatory, bahwa siklus hidup lebih pendek di alam terjadi karena pengrusakan habitat alami satwa, seperti pembalakan hutan dan perburuan oleh manusia, juga serangan dari predator alami seperti grup primata lainnya.

Senada, Bustaman menambahkan, itu sebabnya, para pengunjung trekking, termasuk tim Asuransi Astra dilarang memberikan pakan apapun kepada satwa di alam. Pasalnya, tindakan ini akan menjadikan Thomas Leaf mengalami ketergantungan. Sehingga ujung-ujungnya mengurangi kemampuan naluri mereka dalam bertahan di habitat alami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Hal Seru saat ke Sumatera Utara: Bermobil, Jumpa Gajah dan Orangutan

Tiga Hal Seru saat ke Sumatera Utara: Bermobil, Jumpa Gajah dan Orangutan

Video | Minggu, 25 Agustus 2019 | 07:00 WIB

Top 5 Otomotif Pagi: Mandikan Gajah, Offroad Malam, Pantang Handsfree

Top 5 Otomotif Pagi: Mandikan Gajah, Offroad Malam, Pantang Handsfree

Otomotif | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 06:00 WIB

Off Road Malam di Hutan, Tangkahan-Bukit Lawang 40 km Tembus 5 Jam!

Off Road Malam di Hutan, Tangkahan-Bukit Lawang 40 km Tembus 5 Jam!

Otomotif | Kamis, 22 Agustus 2019 | 21:30 WIB

Terkini

Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni

Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Galaxy S26 FE Dibanderol Rp9,7 Jutaan, Bawa 47 Fitur Galaxy AI dan Update 7 Tahun

Galaxy S26 FE Dibanderol Rp9,7 Jutaan, Bawa 47 Fitur Galaxy AI dan Update 7 Tahun

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton

Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Arti Burung Gagak Mengitari Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Tanda Kematian?

Arti Burung Gagak Mengitari Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Tanda Kematian?

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat

Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dikepung Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Dikepung Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Kabut Asap Karhutla Picu 52.483 Kasus ISPA di Sumsel

Kabut Asap Karhutla Picu 52.483 Kasus ISPA di Sumsel

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:00 WIB

AI Makin Rumit Dikelola, Indosat Satukan 300 Model dalam Satu Platform

AI Makin Rumit Dikelola, Indosat Satukan 300 Model dalam Satu Platform

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Kabut Asap Pekat, RTH dan Taman Kota di Pekanbaru Kembali Ditutup

Kabut Asap Pekat, RTH dan Taman Kota di Pekanbaru Kembali Ditutup

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:50 WIB

×