LIPI: Gempa Ambon Juga Picu Likuefaksi

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 30 September 2019 | 21:37 WIB
LIPI: Gempa Ambon Juga Picu Likuefaksi
Pasar Apung Desa Tulehu roboh akibat gempa Ambon, Maluku, Kamis (26/9/2019). [Antara/Izaac Mulyawan]

Suara.com - Gempa Ambon bermagnitudo 6,2 yang mengguncang Ambon, Maluku pada pekan lalu rupanya juga memicu likuefaksi dan disebabkan oleh patahan pada lempeng yang belum terdata dalam peta sebaran sesar aktif Indonesia yang diterbitkan Pusat Gempa Nasional (Pusgen).

"Kami coba posisikan titik gempa pertama di peta sebaran patahan atau sesar dari Pusgen, ternyata pusat gempa yang terjadi tidak terletak di bidang patahan yang sudah dipetakan sebelumnya," kata ahli geologi dari Pusat Penelitian Laut Dalam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2LD-LIPI), Fahreza Sasongko, di Ambon, Minggu (29/9/2019).

Fahreza yang memimpin tim tanggap cepat gempa P2LD-LIPI mengatakan penelitian yang dilakukan diketahui bahwa posisi bidang patahan yang menjadi sumber gempa magnitudo 6,5 berada di wilayah patahan naik dengan mekanisme sesar mendatar bergeser, sedangkan gempa susulan magnitudo 5,6 memiliki mekanisme sesar turun.

Episenter atau titik awal terjadinya gempa pertama, kedua, dan gempa-gempa susulan lainnya menunjukkan adanya deformasi atau perubahan bentuk pergerakan arah bidang patahan yang menjadi pemicu utama gempa dengan magnitudo 6,5.

Setelah dipetakan, posisi bidang lempeng patahan yang baru terdeteksi tersebut berada di wilayah daratan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat dan belum terekam oleh Pusgen, seperti halnya sesar darat aktif Kairatu yang tercatat pernah menghasilkan gempa besar pada 1950.

Kendati baru terdeteksi, kata dia, bidang patahan tersebut bukanlah sesar baru, melainkan sudah terbentuk sebelumnya dan baru menampakkan gejala reaktif, sebagaimana sesar-sesar aktif pada umumnya yang mengalami periodik pengulangan dalam 50 hingga 100 tahun sekali.

"Memang ada sesar aktif di Kairatu yang tercatat di Pusgen, tapi punya kita di sini agak kejauhan posisinya dari yang sudah dipetakan sebelumnya. Biasanya patahan bergerak hanya tujuh centimeter per tahun," ucapnya.

Meski gempa yang dihasilkan oleh pergerakannya tidak berpotensi tsunami, kata Fahreza, dampak yang ditimbulkan saat pelepasan energi menyebabkan longsornya batu karang dan likuefaksi, seperti yang terjadi di Desa Liang, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Likuiefaksi yang terjadi di Liang menunjukkan pada beberapa rekahan muncul air bercampur lumpur yang berasal dari bawah tanah. Kubangan lumpur yang dekat rekahan tanah berada kurang lebih 100 meter dari bibir pantai.

"Ada laporan mengenai sumur keruh akibat gempa kemarin, itu adalah manifestasi dari likuefaksi tapi tidak semasif yang terjadi di Palu setahun sebelumnya," kata dia.

Fahreza mengingatkan warga yang terdampak gempa agar tidak mendiami bangunan atau rumahnya yang menunjukkan gejala rusak atau retak, sebab bisa saja roboh akibat guncangan gempa-gempa kecil susulan yang masih terasa.

Warga juga disarankan tidak mengungsi dan berlindung di tebing terjal dan lereng bukit dengan struktur tanah gembur yang bisa saja longsor saat hujan, melainkan di dataran tinggi terbuka yang lapang.

"Kalau gempa yang tidak berpotensi tsunami mungkin lebih baik mengungsi di daerah yang tinggi tapi lapang, jauh dari tebing dan bangunan dengan struktur yang sudah rusak," ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang

Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:01 WIB

Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 21:06 WIB

Ikrar Nusa Bakti Desak Prabowo Segera Reshuffle Kabinet

Ikrar Nusa Bakti Desak Prabowo Segera Reshuffle Kabinet

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 12:53 WIB

Profesor LIPI: Uji Keaslian Ijazah Jokowi Harus Didorong ke Pengadilan, Bukan Kekeluargaan

Profesor LIPI: Uji Keaslian Ijazah Jokowi Harus Didorong ke Pengadilan, Bukan Kekeluargaan

News | Minggu, 20 April 2025 | 11:22 WIB

Revitalisasi Halte Transjakarta Gatot Subroto Rampung, Besok Mulai Kembali Beroperasi

Revitalisasi Halte Transjakarta Gatot Subroto Rampung, Besok Mulai Kembali Beroperasi

News | Kamis, 13 Juli 2023 | 17:45 WIB

Surabaya Terancam! Mengenal Apa Itu Sesar Kendeng yang Bisa Memicu Gempa Bumi Magnitude 7

Surabaya Terancam! Mengenal Apa Itu Sesar Kendeng yang Bisa Memicu Gempa Bumi Magnitude 7

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 12:32 WIB

Butuh Referensi Penelitian? Begini Cara Mencari Jurnal untuk Karya Ilmiah!

Butuh Referensi Penelitian? Begini Cara Mencari Jurnal untuk Karya Ilmiah!

Your Say | Kamis, 24 November 2022 | 13:32 WIB

Badan Geologi: Gempa Cianjur Berpotensi Diikuti Likuefaksi

Badan Geologi: Gempa Cianjur Berpotensi Diikuti Likuefaksi

Tekno | Selasa, 22 November 2022 | 07:05 WIB

Siti Zuhro LIPI: Ketentuan Presidential Threshold 20 Persen Bikin Parpol Mumet

Siti Zuhro LIPI: Ketentuan Presidential Threshold 20 Persen Bikin Parpol Mumet

News | Minggu, 19 Juni 2022 | 13:15 WIB

Terkini

Canon EOS R6 V Resmi di Indonesia, Kamera Full-Frame 7K Open Gate untuk Kreator Konten Modern

Canon EOS R6 V Resmi di Indonesia, Kamera Full-Frame 7K Open Gate untuk Kreator Konten Modern

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:45 WIB

LG Bawa Tren Housewarming Ala Korea ke Indonesia, Pamer Teknologi AI Rumah Tangga Super Canggih

LG Bawa Tren Housewarming Ala Korea ke Indonesia, Pamer Teknologi AI Rumah Tangga Super Canggih

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:00 WIB

Era Baru Industri Penerbangan Indonesia, Teknologi Cloud dan AI Dipakai Kelola Operasional

Era Baru Industri Penerbangan Indonesia, Teknologi Cloud dan AI Dipakai Kelola Operasional

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:50 WIB

Honor WIN Turbo Resmi Tebar Ancaman, Baterai 10.000mAh Bisa Main Game 14 Jam Nonstop

Honor WIN Turbo Resmi Tebar Ancaman, Baterai 10.000mAh Bisa Main Game 14 Jam Nonstop

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:38 WIB

Epic Games Pamerkan Unreal Engine 6, Grafis Rocket League Makin Ciamik

Epic Games Pamerkan Unreal Engine 6, Grafis Rocket League Makin Ciamik

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:28 WIB

Legion Pertama dengan AMD Strix Halo, Laptop Gaming Lenovo Terbaru Bawa RAM 64 GB

Legion Pertama dengan AMD Strix Halo, Laptop Gaming Lenovo Terbaru Bawa RAM 64 GB

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:26 WIB

7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara

7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:15 WIB

iQOO Z11 Resmi di Indonesia, HP Baterai 9.020mAh Pertama Pecahkan Rekor MURI

iQOO Z11 Resmi di Indonesia, HP Baterai 9.020mAh Pertama Pecahkan Rekor MURI

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:55 WIB

Terpopuler: 5 HP Realme RAM 12 GB Paling Murah, Update 15 HP Samsung Terbaru

Terpopuler: 5 HP Realme RAM 12 GB Paling Murah, Update 15 HP Samsung Terbaru

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:50 WIB

35 Prompt AI Siap Pakai untuk Bikin Poster Iduladha 2026 yang Estetik dan Menarik

35 Prompt AI Siap Pakai untuk Bikin Poster Iduladha 2026 yang Estetik dan Menarik

Tekno | Senin, 25 Mei 2026 | 20:25 WIB