Array

Aturan IMEI Berlaku, Pengiriman Ponsel ke Indonesia Naik 7 Persen

Liberty Jemadu Suara.Com
Jum'at, 29 November 2019 | 21:29 WIB
Aturan IMEI Berlaku, Pengiriman Ponsel ke Indonesia Naik 7 Persen
Ilustrasi kode IMEI. [Shutterstock]

Suara.com - Firma riset pasar IDC Indonesia memprediksi pengiriman ponsel di Tanah Air akan meningkat 7 persen pada 2020, sebagai dampak atas penerapan aturan validasi IMEI (International Mobile Equipment Identity).

"IDC memprediksi di tahun 2020, setelah ditetapkannya kebijakan ini pada bulan April, akan ada lonjakan shipment yang cukup tinggi dibandingkan pada 2019, sekitar 7 persen secara total market smartphone di Indonesia," kata Risky Febrian, analis IDC Indonesia, di Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Angka 7 persen tersebut, menurut Risky terbilang cukup tinggi, sebab rata-rata pertumbuhan per tahun dari pasar smartphone di Indonesia hanya 3 hingga 4 persen.

"Kita prediksi ketika peredaran smartphone ilegal ini dibatasi, maka otomatis akan membuka kesempatan yang cukup besar untuk brand-brand lain untuk mengisi kekosongan smartphone ilegal tadi," kata Risky.

Aturan validasi IMEI memang dirancang untuk mencegah masuknya ponsel ilegal ke Tanah Air. Nantinya ponsel-ponsel yang dijual di Indonesia hanya yang kode IMEI-nya terdaftar. Yang tak terdaftar akan diblokir sehingga tak bisa digunakan.

Kekosongan dari smartphone ilegal tersebut, menurut Risky, menjadi tantangan bukan hanya dari Top 5 brand di Indonesia, tetapi juga peluang bagi semua brand yang ada di Indonesia untuk meningkatkan lagi jumlah penjualan.

Lebih lanjut, Risky menjelaskan prediksi tersebut dapat diambil dari metodologi forecast yang diperoleh dari data target produksi milik masing-masing vendor, tidak hanya yang ada di Indonesia, namun juga secara global.

"Kita melihat bahwa target produksi masing-masing vendor juga turut meningkat karena mereka juga mengantisipasi kekosongan yang ditinggalkan oleh si ponsel ilegal," ujar Risky.

Sebagai informasi, IDC hanya melakukan perhitungan untuk ponsel legal di Indonesia, yang jelas telah memenuhi regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Postel.

Baca Juga: Kominfo Mulai Susun Aturan Teknis untuk Validasi IMEI

Sementara, metodologi pengiriman yang dipilih IDC adalah pengiriman - bukan penjualan - karena IDC percaya angka pengiriman ponsel, yang keluar dari pabrik ke distributor, mewakili jumlah permintaan di pasar. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI