Mantap, Black Dessert Mobile Meluncur Global!

Silfa Humairah Utami, Tivan Rahmat

Minggu, 15 Desember 2019 | 12:00 WIB
Mantap, Black Dessert Mobile Meluncur Global!
Ilustrasi main game. (Shutterstock)

Suara.com - Mantap, Black Dessert Mobile Meluncur Global!

Kabar gembira menghampiri para penggemar Black Desert. Pasalnya, versi mobile dari game ini sudah meluncur secara global sehingga bisa dimainkan oleh gamer di seluruh dunia.

Sebelumnya pada Februari 2018 lalu, Pearl Abyss selaku pembesut game ini sudah merilis Black Desert Mobile, namun ketersediannya hanya sebatas di Korea, Jepang, dan Taiwan.

Beruntung di penghujung tahun ini, pihak penerbit bersedia membuka Black Desert Mobile ke seluruh dunia dan bisa diunduh di platform iOS dan Android.

Sebagai informasi, Black Desert tercatat punya lebih dari 20 juta pengguna di PC, konsol dan mobile. Saking populernya, game MMORPG ini sudah meraup pendapatan lebih dari USD 1 miliar sejak 2015.

Dengan diperluasnya ketersediaan versi mobile secara global, sejumlah pengamat memprediksi bahwa pundi-pundi pendapatan Pearl Abyss akan bertambah di tahun depan.

Hal ini juga sudah terlihat dari antusiasme 4,5 juta gamer yang sudah melakukan pra registrasi. Jadi, wajar saja jika publisher game asal Korea Selatan ini berharap banyak dengan peluncuran Black Desert di tingkat global.

Di sisi lain, firma riset mobile Sensor Tower mengatakan bahwa Black Desert Mobile saat ini sudah bertengger di deretan 100 aplikasi gratis terpopuler di App Store Amerika Serikat.

Dalam game terbaru ini, pemain bisa memilih lima karakter dengan skill berbeda, yaitu Warrior, Witch, Ranger, Giant, atau Valkyrie. Permainan ini kian menarik karena pemain bisa meningkatkan level dan membangun markas mereka sendiri.

baca juga

Untuk meningkatkan level, pemain wajib menyelesaikan setiap misi yang diberikan yang sebagian besar bisa didapatkan setelah memenangkan pertempuran.

"Life Skills adalah elemen penting lainnya saat memainkan game yaitu dengan mengumpulkan, memancing, membuat kerajinan, berdagang, dan mewarnai kain untuk mendapatkan resource," tulis Pearl Abyss seperti dilansir Venture Beat, Minggu (15/12/2019).

"Pemain dapat membangun dan memperluas markas mereka atau merekrut pekerja mereka sendiri dalam mengumpulkan resource, mengelola simpul, dan memperdagangkan bahan dan produk," lanjutnya.

Satu fitur spesial yang membedakan Black Desert Mobile dengan game lainnya adalah Black Spirit Mode. Mode ini berfungsi saat game dimainkan dan juga saat ditutup, memungkinkan gamer mendapatkan experience dan reward melalui penggunaan simulasi AI.

Artinya, fitur ini memungkinkan pemain untuk menyelesaikan tantangan tanpa perlu khawatir kehabisan baterai atau boros kuota internet.

Saat ini, Black Desert Mobile sudah bisa dimainkan dalam format bahasa Inggris, Jerman, Spanyol, Rusia, Thailand, dan Indonesia. Tahun depan, Pearl Abyss berjanji akan menambahkan bahasa Portugis dan bahasa lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lenovo Bikin Riset, Kenali Tipe Gamers

Lenovo Bikin Riset, Kenali Tipe Gamers

Tekno | Kamis, 07 November 2019 | 16:00 WIB

Asyik Main Pokemon Go, Gamer Cantik Ini Tewas Terkena Tembak

Asyik Main Pokemon Go, Gamer Cantik Ini Tewas Terkena Tembak

Tekno | Senin, 28 Oktober 2019 | 18:38 WIB

Nioh 2 Akan Hadir di Ajang Creators Super Fest JAKARTA 2019!

Nioh 2 Akan Hadir di Ajang Creators Super Fest JAKARTA 2019!

Tekno | Kamis, 24 Oktober 2019 | 13:29 WIB

Terkini

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×