Efek Pornografi Online: Disfungsi Hingga Kekerasan Seksual

Liberty Jemadu

Selasa, 24 Desember 2019 | 07:15 WIB
Efek Pornografi Online: Disfungsi Hingga Kekerasan Seksual
Pornografi online. Ilustrasi nonton film porno. (Shutterstock)

Temuan penting lainnya dari studi ini adalah konsumen pornografi kompulsif mendapati diri mereka menginginkan dan membutuhkan lebih banyak pornografi, meskipun mereka tidak selalu menyukainya. Putusnya hubungan antara keinginan dan kesukaan adalah ciri khas ketidakteraturan sirkuit imbalan.

Penyelidikan serupa yang dilakukan oleh para peneliti di Max Planck Institute, Berlin, Jerman, menemukan bahwa konsumsi pornografi yang lebih tinggi berkorelasi dengan kurangnya aktivasi di otak dalam tanggapan terhadap gambaran pornografi konvensional. Hal ini menjelaskan mengapa pengguna cenderung beralih ke bentuk-bentuk pornografi yang lebih ekstrem dan tidak konvensional.

Analitik Pornhub mengungkapkan bahwa seks konvensional semakin kurang diminati pengguna dan digantikan oleh tema-tema seperti inses dan kekerasan.

Dilanggengkannya kekerasan seksual daring sangat mengkhawatirkan, karena tingkat kejadian di kehidupan nyata dapat meningkat sebagai akibatnya. Beberapa ilmuwan menghubungkan ini dengan aksi neuron cermin. Sel-sel otak ini dinamai demikian karena mereka berpendar ketika individu melakukan suatu tindakan dan juga ketika individu mengamati tindakan yang sama dilakukan oleh orang lain.

Wilayah otak yang aktif ketika seseorang menonton film porno adalah daerah otak yang sama yang aktif saat orang tersebut benar-benar berhubungan seks.

Marco Iacoboni, profesor psikiatri di University of California Los Angeles, berspekulasi bahwa sistem ini memiliki potensi untuk menyebarkan perilaku kekerasan: “mekanisme cermin di otak juga menunjukkan bahwa kita secara otomatis dipengaruhi oleh apa yang kita indera, dan menunjukkan kemungkinan mekanisme neurobiologis dalam penularan perilaku kekerasan.”

Meskipun spekulatif, hal ini menunjukkan hubungan antara pornografi, neuron cermin, dan peningkatan tingkat kekerasan seksual berfungsi sebagai peringatan. Konsumsi konten pornografi yang tinggi mungkin tidak mendorong penontonnya ke titik ekstrem, namun hal tersebut dapat mengubah perilaku dengan cara lain.

Pengembangan moral

Konsumsi konten pornografi telah dihubungkan dengan erosi pada korteks prefrontal - wilayah otak yang menampung fungsi eksekutif seperti moralitas, tekad, dan kontrol impuls.

baca juga

Untuk memahami lebih baik peran struktur ini dalam perilaku, patut diketahui bahwa struktur ini belum berkembang selama masa kanak-kanak. Inilah sebabnya mengapa anak-anak kesulitan untuk mengatur emosi dan impuls mereka.

Kerusakan pada korteks prefrontal pada masa dewasa disebut hypofrontality, yang mendorong seseorang untuk berperilaku kompulsif dan membuat keputusan yang buruk.

Ini menunjukkan sebuah paradoks: hiburan dewasa dapat menyebabkan susunan otak kita mundur ke keadaan saat kita belum cukup umur.

Ada ironi yang lebih besar lagi di sini; pornografi memberikan bujuk rayu kepuasan seksual, namun pada kenyataannya yang terjadi justru sebaliknya.

Artikel ini sudah ditayangkan di The Conversation.

The Conversation

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Chelsea yang Disebut Lebih Hebat dari Cristiano Ronaldo: Jadi Bintang Film Porno Kini Pemerkosa

Eks Chelsea yang Disebut Lebih Hebat dari Cristiano Ronaldo: Jadi Bintang Film Porno Kini Pemerkosa

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:33 WIB

6 Kontroversi Thomas Markle Ayah Meghan Markle, Terbaru Geger Dugaan Kasus Pornografi Anak

6 Kontroversi Thomas Markle Ayah Meghan Markle, Terbaru Geger Dugaan Kasus Pornografi Anak

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Dua Pria Ditangkap Polres Bogor, Produksi 20 Video Porno dan Raup Rp19 Juta

Dua Pria Ditangkap Polres Bogor, Produksi 20 Video Porno dan Raup Rp19 Juta

News | Senin, 21 September 2026 | 19:35 WIB

Kejar Cuan Lewat Konten Porno, Modus 'Sengaja Kalah' di Live TikTok Dibongkar Polisi

Kejar Cuan Lewat Konten Porno, Modus 'Sengaja Kalah' di Live TikTok Dibongkar Polisi

News | Rabu, 09 September 2026 | 10:53 WIB

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:15 WIB

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:22 WIB

Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda

Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:02 WIB

Bejat, Eks Wasit Premier League David Coote Masuk Bui atas Kasus Pornografi Anak

Bejat, Eks Wasit Premier League David Coote Masuk Bui atas Kasus Pornografi Anak

Bola | Kamis, 08 Januari 2026 | 23:45 WIB

Kalahkan Google, Kini Onlyfans Jadi Perusahaan Paling Untung di Dunia Berdasarkan Gaji Karyawan

Kalahkan Google, Kini Onlyfans Jadi Perusahaan Paling Untung di Dunia Berdasarkan Gaji Karyawan

Tekno | Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:05 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×