Pertama Kalinya, Astronot Alami Gumpalan Darah di Luar Angkasa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 12 Januari 2020 | 06:22 WIB
Pertama Kalinya, Astronot Alami Gumpalan Darah di Luar Angkasa
Ilustrasi astronot di luar angkasa. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mengalami deep vein thrombosis (DVT) atau penggumpalan darah (trombus), di vena jugularis leher. Identitas astronot dan kapan tepatnya peristiwa tersebut terjadi dirahasiakan karena alasan privasi.

Menurut laporan studi kasus, astronot itu baru dua bulan menetap di ISS dari masa tinggal enam bulan saat DVT ditemukan.

Kasus ini adalah pertama kalinya seorang astronot mengalami gumpalan darah di luar angkasa dan NASA tidak memiliki metode pasti untuk merawat kondisi ini dalam lingkungan nol gravitasi.

NASA akhirnya membawa salah satu ahli bernama Stephan Moll, M.D., seorang profesor kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas North Carolina (UNC) di Chapel Hill. Moll adalah satu-satunya dokter yang bukan berafiliasi dengan NASA, untuk membantu badan antariksa itu menyusun rencana perawatan untuk astronot tersebut.

Moll dan tim dokter NASA memutuskan pengencer darah akan menjadi pengobatan terbaik bagi astronot. Namun, mereka terbatas dalam pilihan farmasi karena ISS hanya memiliki sedikit persediaan obat-obatan.

Akhirnya, astronot tersebut dirawat dengan Enoxaparin, jenis obat yang diberikan melalui suntikan ke kulit selama sekitar 40 hari. Ketika gumpalan darah terdeteksi, ISS hanya memiliki Enoxaparin dalam jumlah terbatas.

Moll membantu NASA, menentukan cara menjatah stok Enoxaparin di ISS agar secara efektif dapat digunakan mengobati DVT. Selain itu, Moll juga memastikan bahwa astronot tidak akan kehabisan jumlah obat sebelum NASA dapat meluncurkan pengiriman obat baru pada misi kargo berikutnya.

Pada hari perawatan ke-43, kargo yang mengangkut pengiriman tersebut tiba di ISS. Proses perawatan kemudian berlangsung selama lebih dari 90 hari.

Selama waktu perawatan berlangsung, sebagaimana lansiran laman Space.com, astronot memonitor gumpalan darah dengan melakukan ultrasound di bagian leher atas arahan tim radiologi di Bumi. Moll juga berkomunikasi dengan astronot tersebut melalui email dan panggilan telepon.

baca juga
Stasiun luar angkasa. [Shutterstock]
Stasiun luar angkasa. [Shutterstock]

Untungnya, astronot tersebut bisa mendarat kembali ke Bumi dengan selamat setelah misi enam bulannya selesai dan gumpalan darah yang dideritanya tidak membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Ironisnya, DVT ditemukan secara tidak sengaja ketika astronot tengah melakukan penelitian menggunakan ultrasound untuk mengetahui bagaimana cairan tubuh didistribusikan kembali dalam lingkungan nol gravitasi. Melihat hal ini, para ilmuwan merasa harus melakukan penelitian lebih lanjut untuk kasus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Berencana Kembali ke Bulan dengan Chandrayaan-3

India Berencana Kembali ke Bulan dengan Chandrayaan-3

Tekno | Jum'at, 10 Januari 2020 | 11:00 WIB

Alien Hidup di Bumi, Kita Hanya Belum Bisa Melihat Mereka

Alien Hidup di Bumi, Kita Hanya Belum Bisa Melihat Mereka

Tekno | Selasa, 07 Januari 2020 | 07:15 WIB

Christina Koch, Astronot Perempuan Pertama dengan Misi Terpanjang

Christina Koch, Astronot Perempuan Pertama dengan Misi Terpanjang

Tekno | Senin, 06 Januari 2020 | 07:45 WIB

4 Peristiwa Luar Angkasa Terheboh 2019: Toilet Meledak, Gerhana Serigala

4 Peristiwa Luar Angkasa Terheboh 2019: Toilet Meledak, Gerhana Serigala

Tekno | Jum'at, 27 Desember 2019 | 09:30 WIB

Teleskop NASA Deteksi Sinar-X Paling Terang

Teleskop NASA Deteksi Sinar-X Paling Terang

Tekno | Selasa, 12 November 2019 | 16:35 WIB

Intip Kehidupan di Stasiun Luar Angkasa Lewat VR

Intip Kehidupan di Stasiun Luar Angkasa Lewat VR

Tekno | Senin, 11 November 2019 | 18:00 WIB

Terkini

5 Kebiasaan yang Bikin Kamu Cepat Tua, Sering Dianggap Sepele

5 Kebiasaan yang Bikin Kamu Cepat Tua, Sering Dianggap Sepele

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:54 WIB

Polisi Bongkar Industri Rumahan Sabu dan Ekstasi di Lampung, 9 Orang Diciduk

Polisi Bongkar Industri Rumahan Sabu dan Ekstasi di Lampung, 9 Orang Diciduk

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:49 WIB

Tak Hanya Andalkan KPR, BBTN Bidik Bisnis Kredit Pensiun

Tak Hanya Andalkan KPR, BBTN Bidik Bisnis Kredit Pensiun

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:46 WIB

Pelajar dan Mahasiswa Belum Melek Keuangan, Banyak Tak Punya Tabungan Bank

Pelajar dan Mahasiswa Belum Melek Keuangan, Banyak Tak Punya Tabungan Bank

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Diskon Grabcar dan Grabfood dari BRI, Klaim di Sini!

Diskon Grabcar dan Grabfood dari BRI, Klaim di Sini!

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan

Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Pemulihan Warga dan Anak-Anak Desa Adat Sade Jadi Perhatian Pascakebakaran

Pemulihan Warga dan Anak-Anak Desa Adat Sade Jadi Perhatian Pascakebakaran

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Ulasan Buku The Art of Stoicism: Seni Menjadi Diri yang Tenang di Masa Kini

Ulasan Buku The Art of Stoicism: Seni Menjadi Diri yang Tenang di Masa Kini

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui

Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui

Sumbar | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU

Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17 WIB

×