Nadiem Gandeng Netflix, Begini Kata Pengamat

Dythia Novianty | Suara.com

Minggu, 12 Januari 2020 | 12:05 WIB
Nadiem Gandeng Netflix, Begini Kata Pengamat
Ilustrasi menyaksikan tayangan Netflix melalui ponsel pintar (Shutterstock).

Suara.com - Langkah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menggandeng Netflix untuk mengembangkan industri perfilman nasional, dinilai pengamat 'melenceng' dari sejumlah regulasi yang seharusnya dijalankan oleh platform streaming itu, sebelum berbisnis di Indonesia.

"Mas Nadiem harus diingatkan kalau sekarang adalah pejabat publik, bukan lagi pengusaha. Sebagai pejabat publik ada regulasi yang harus ditegakkan dan wibawa bangsa dijaga. Saya melihat aksinya dengan Netflix itu seperti tak berkoordinasi dengan Menkominfo, Menkeu, atau Menparekraf yang menginginkan Netflix penuhi dulu kewajiban sebelum berbisnis di Indonesia," tegas Direktur Indonesia ICT Institute Heru Sutadi dalam keterangan resminya.

Menurutnya, untuk bekerja sama, harus dilihat dulu status badan hukum Netflix di Indonesia. Sebab berdasar Peraturan Pemerintah (PP) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik No. 80/2019 yang baru, pemain seperti Netflix harus memiliki badan usaha tetap di Indonesia.

"Setahu saya baru ada akun Twitter NetflixID. Sudah ada PT atau badan hukum Indonesia belum itu Netflix?" tanyanya.
 
Ditambahkannya, kerja sama Kemdikbud dengan Neflix ini jauh di bawah ekspektasi publik akan sosok pembaharu dan diharapkan memberi terobosan dari seorang Nadiem Makarim.

"Kita harapkan Kemendikbud dengan Pustekkom dan produser film Indonesia serta industri kreatif bisa mandiri bikin platform sendiri seperti Nadiem bangun Gojek. Kalau hanya gabung ke Netflix, nggak perlu seorang lulusan Harvard yang kesohor, teman-teman Youtuber yang pendidikannya di pelosok daerah juga bisa berpikir seperti itu. Jadi kalau kerja sama dengan Netflix bukan terobosan tapi kebobolan kita. Hal itu kan karena pemerintah sendiri sedang kesulitan mengejar pajak platform Over The Top termasuk Netflix," katanya.

Dikatakannya, jika melihat model kerjasama yang ditawarkan Netflix ke Kemdikbud lebih kepada "gimmick marketing" karena nilai US$1 juta itu dalam bentuk komitmen menggelar sejumlah pelatihan bagi kreator film.

"Padahal, memiliki platform sendiri buatan anak bangsa selangkah baik dibanding menggunakan platform OTT dari luar. Tapi kalau kita tidak membuat, ada kewajiban Badan Usaha Tetap (BUT) itu. Dan tidak cuma BUT, tapi harus merekrut sekian orang Indonesia sebagai karyawan. Dan tentunya, ada kewajiban memberi ruang bagi film, video atau karya kreatif orang Indonesia," pungkasnya.
 
Secara terpisah, Direktur Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi Indonesia (LPPMII) Kamilov Sagala mengingatkan, platform Netflix memiliki ancaman terhadap kebudayaan bangsa Indonesia.

"Di Netflix itu banyak konten tak sesuai dengan karakter bangsa, terutama soal Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT)," tanyanya.

Baru-baru ini, Netflix digandeng Kementerian Pendidikan dan Budaya untuk mengadakan pelatihan penulis naskah.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia bekerja sama dengan Netflix
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia bekerja sama dengan Netflix

Nantinya, Netflix dan Kemendikbud akan memilih 10 penulis naskah untuk mengikuti pelatihan di Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat pada bulan Maret 2020. Selain itu, nantinya di Indonesia Netflix juga akan mengadakan pelatihan untuk penulisan naskah di Indonesia untuk 100 orang.

Keseriusan Netflix terlihat dari nilai Investasi yang diberikan yaitu sebesar US$1 juta atau setara Rp 14 miliar melalui beberapa kegian inisiatif seperti pelatihan penulisan.

Sedangkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama, dan Menkeu Sri Mulyani mendorong pemain seperti Netflix melakukan investasi di Indonesia. Ketiganya juga tengah berpikir keras bagaimana caranya agar perusahaan yang basisnya di luar negeri diterapkan pajak digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Baru Nadiem Makarim Menggandeng Netflix

Strategi Baru Nadiem Makarim Menggandeng Netflix

Your Say | Sabtu, 11 Januari 2020 | 20:37 WIB

Masih Blokir Netflix, Telkom: Harus Hadirkan Karya Anak Bangsa

Masih Blokir Netflix, Telkom: Harus Hadirkan Karya Anak Bangsa

Tekno | Jum'at, 10 Januari 2020 | 20:31 WIB

Beda Komentar Kominfo dan Kemdikbud soal Netflix, Ramai Disorot

Beda Komentar Kominfo dan Kemdikbud soal Netflix, Ramai Disorot

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 07:50 WIB

Netflix Diberi Izin Siarkan Film Yesus Gay

Netflix Diberi Izin Siarkan Film Yesus Gay

Tekno | Jum'at, 10 Januari 2020 | 17:44 WIB

Nadiem: Saya Ngefans Banget sama Netflix

Nadiem: Saya Ngefans Banget sama Netflix

Tekno | Kamis, 09 Januari 2020 | 21:44 WIB

Nadiem: Netflix Investasi 1 Juta Dolar Dukung Talenta Perfilman Indonesia

Nadiem: Netflix Investasi 1 Juta Dolar Dukung Talenta Perfilman Indonesia

Tekno | Kamis, 09 Januari 2020 | 17:48 WIB

Terkini

iNews TV Dijatuhi Sanksi oleh KPI, Buntut Pernyataan Abu Janda di 'Rakyat Bersuara'

iNews TV Dijatuhi Sanksi oleh KPI, Buntut Pernyataan Abu Janda di 'Rakyat Bersuara'

Tekno | Senin, 16 Maret 2026 | 22:54 WIB

10 Caption Lebaran Singkat dan Estetik, Cocok untuk Status Media Sosial

10 Caption Lebaran Singkat dan Estetik, Cocok untuk Status Media Sosial

Tekno | Senin, 16 Maret 2026 | 19:10 WIB

5 Tips Penyelamat agar Baterai HP Tetap Awet Sepanjang Mudik Lebaran 2026

5 Tips Penyelamat agar Baterai HP Tetap Awet Sepanjang Mudik Lebaran 2026

Tekno | Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

4 HP 2025 yang Masih Worth It Dibeli untuk Lebaran 2026 Versi David GadgetIn, Mulai Rp1 Jutaan

4 HP 2025 yang Masih Worth It Dibeli untuk Lebaran 2026 Versi David GadgetIn, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 16 Maret 2026 | 17:10 WIB

Dibekali WPS Office Rasa PC, Xiaomi Pad 8 Series Cocok untuk WFA?

Dibekali WPS Office Rasa PC, Xiaomi Pad 8 Series Cocok untuk WFA?

Tekno | Senin, 16 Maret 2026 | 16:42 WIB

POCO F8 Pro Bawa Snapdragon 8 Elite, Rahasia Libas Game Grafis Rata Kanan

POCO F8 Pro Bawa Snapdragon 8 Elite, Rahasia Libas Game Grafis Rata Kanan

Tekno | Senin, 16 Maret 2026 | 16:19 WIB

Infinix SMART 20: Tipis, Baterai Tahan Lama, dan Tetap Smooth di Kelas Rp1 Jutaan

Infinix SMART 20: Tipis, Baterai Tahan Lama, dan Tetap Smooth di Kelas Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 16 Maret 2026 | 14:57 WIB

7 HP Murah Harga Rp1 Jutaan yang Awet untuk Pemakaian Lama, Spek Juara!

7 HP Murah Harga Rp1 Jutaan yang Awet untuk Pemakaian Lama, Spek Juara!

Tekno | Senin, 16 Maret 2026 | 14:48 WIB

43 Kode Redeem FC Mobile 16 Maret 2026: Klaim Cepat 5.000 Permata Gratis Sebelum Limit

43 Kode Redeem FC Mobile 16 Maret 2026: Klaim Cepat 5.000 Permata Gratis Sebelum Limit

Tekno | Senin, 16 Maret 2026 | 12:06 WIB

35 Kode Redeem FF Hari Ini 16 Maret 2026, Ada Tiket Incubator dan Trik 999 DM Gratis

35 Kode Redeem FF Hari Ini 16 Maret 2026, Ada Tiket Incubator dan Trik 999 DM Gratis

Tekno | Senin, 16 Maret 2026 | 11:18 WIB