Mengenang Terbunuhnya 3 Astronot Misi Apollo 1 53 Tahun Lalu

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Mengenang Terbunuhnya 3 Astronot Misi Apollo 1 53 Tahun Lalu
Crew Apollo 1, Gus Grissom, Ed White, dan Roger Chaffe. [NASA]

Pada 27 Januari 1967, tiga astronot Apollo 1 bernama Gus Grissom, Ed White, dan Roger Chaffe terbunuh dalam latihan rutin di Kennedy Space Center NASA.

Suara.com - Pada 27 Januari 1967, tiga astronot Apollo 1 bernama Gus Grissom, Ed White, dan Roger Chaffe terbunuh dalam latihan rutin di Kennedy Space Center NASA. Kematian ketiganya adalah bencana besar pertama dalam sejarah program luar angkasa Amerika Serikat.

Misi Apollo 1 seharusnya menjadi penerbangan pertama yang akan dilakukan NASA untuk mempersiapkan pendaratan awak di Bulan. Tapi, kurang dari sebulan sebelum tanggal peluncuran yang direncanakan, kebakaran terjadi di dalam modul perintah Apollo dan menewaskan ketiga astronot yang terperangkap di dalamnya.

Gus Grissom bertugas sebagai command pilot, Ed White sebagai pilot senior, dan Roger Chaffee merupakan pilot sekaligus rookie kru veteran angkatan laut yang telah dipilih untuk kelompok astronot ketiga NASA pada 1963.

Kejadian bermula ketika para astronot memasuki modul perintah untuk melakukan tes "plugs-out". Pesawat Apollo 1 telah berada di atas kendaraan peluncuran Saturnus 1-B untuk peluncuran yang direncanakan pada 21 Februari 1967. Pesawat itu hanya akan beroperasi di bawah daya listrik untuk pengujian.

Pada pukul 1 siang waktu setempat, ketiga astrnot memasuki modul pengujian. Naasnya, lima setengah jam kemudian, terdengar seseorang berseru "Api!" melalui saluran komunikasi. Api terlihat melalui jendela Apollo dan dalam 17 detik, terjadi peningkatan tekanan udara di dalam kapsul yang menewaskan ketiganya.

Hasil foto crew Apollo 1. [NASA]
Hasil foto crew Apollo 1. [NASA]

Dilansir dari Space.com, penyelidikan menyebut api muncul dari peralatan yang berada di bawah sofa Grissom. Api segera menyebar melalui bahan yang mudah terbakar di kokpit. para astronot berusaha untuk membuka kunci palka, tetapi proses itu membutuhkan satu setengah menit dan ketiganya kehabisan waktu.

Insiden itu menyebabkan program 18 bulan Apollo ditunda. Setelah bencana terjadi, NASA membuat perubahan besar untuk meningkatkan keamanan dan mendesain ulang pesawat ruang angkasa agar jauh lebih aman.

Tak hanya itu, bahan yang mudah terbakar juga dikeluarkan dari pesawat dan NASA meningkatkan efisiensi waktu untuk astronot membuka kunci palka hanya dalam waktu tujuh detik.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS