Terisolasi Virus Corona, Aplikasi Ini Bantu Warga China Rayakan Valentine

Dythia Novianty
Terisolasi Virus Corona, Aplikasi Ini Bantu Warga China Rayakan Valentine
Ilustrasi pasangan kekasih rayakan Valentine. [Shutterstock]

Hari Valentine dilewati para remaja di China dengan cara yang tidak biasa.

Suara.com - Virus Corona masih menjadi wabah menakutkan dan membuat warga di China khususnya Hebei, China, terisolasi. Hari Valentine pun dilewati para remaja di sana dengan cara yang tidak biasa.

Rosa Liu (18) menghabiskan waktunya dengan berbaring sendirian di tempat tidurnya di Beijing menonton Titanic, salah satu film favoritnya, di teleponnya.

Sekitar 100 kilometer jauhnya di provinsi tetangga, Hebei, pacarnya menonton adegan yang sama. Mereka menggunakan aplikasi bernama Weiguang yang memungkinkan banyak orang secara bersamaan menonton film sambil mengobrol.

Setelah film berakhir, mereka berencana memainkan Game for Peace, versi mobile Tencent Holdings dari game shooting yang sangat populer, PlayerUnknown's Battlegrounds for China.

"Kami harus memenangkan perjalanan balon udara virtual dalam permainan yang akan menampilkan adegan romantis hujan meteor dan aurora," kata Liu dilansir laman SCMP.

Sayangnya, ini merupakan peringatan pertama kali pasangan ini merayakan hari Valentine. Awalnya, mereka berencana menghabiskan waktu ke bar favorit mereka dengan mengenakan cincin pasangan berukiran khusus.

Namun pacarnya, yang melakukan perjalanan kembali ke kampung halamannya untuk Tahun Baru Imlek, tidak dapat kembali setelah desanya diisolasi sebagai bagian dari upaya untuk menahan wabah Virus Corona, yang sekarang secara resmi bernama Covid-19.

PUBG Mobile. (PUBG Mobile)
PUBG Mobile. (PUBG Mobile)

Melalui aplikasi Weiguang, mereka bisa menikmati film bersama. Meskipun begitu, pasangan ini tidak bisa merasakan pengalaman "sesungguhnya" saat menyaksikan film bersama.

"Bioskop memiliki layar yang lebih besar dan lingkungan yang lebih baik, dan kita dapat berpegangan tangan," kata Liu.

Liu dan pacarnya termasuk di antara banyak pasangan yang dipaksa untuk membatalkan rencana mereka dan memindahkan roman mereka ke internet ketika mereka dipisahkan karena upaya isolasi untuk menahan wabah Virus Corona, yang telah menewaskan hampir 1.400 orang dan membuat hampir 64.000 orang sakit.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS