NASA Tantang Mahasiswa Ciptakan Robot Bulan untuk Program Artemis

Kamis, 27 Februari 2020 | 13:35 WIB
NASA Tantang Mahasiswa Ciptakan Robot Bulan untuk Program Artemis
Roket Program Artemis, RS-25. [NASA]

Suara.com - NASA berencana mengirim kembali astronotnya ke Bulan lewat program Artemis pada 2024 mendatang. Namun, program tersebut harus didukung serangkaian robot yang akan membantu pekerjaan astronot di Bulan.

Robot-robot itu akan dikirimkan melalui program Commercial Lunar Payload Services, yang mencakup beberapa perusahaan komersial.

Badan antariksa Amerika Serikat itu memberikan tantangan kepada para mahasiswa untuk mengembangkan ide mereka dalam menciptakan robot ataupun teknologi yang akan berguna bagi program Artemis.

NASA telah memberikan dana program Artemis hampir 1 juta dolar AS ke delapan tim mahasiswa yang terpilih. Beberapa menerima antara 80 ribu dolar AS dan 165 dolar AS untuk mengembangkan proyek mereka.

NASA mengatakan bahwa setelah pengujian konseptual selesai, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk meluncurkan muatan mereka ke Bulan jika ide-ide mereka dianggap layak. Namun, ini juga akan bergantung pada persyaratan misi yang secara ketat membatasi muatan instrumen berdasarkan tujuan penerbangan.

Para mahasiswa diharapkan dapat menciptakan instrumen yang akan mengeksplor kawah Bulan yang memiliki bayangan. Kawah semacam itu kemungkinan mengandung es air, yang dapat digunakan untuk mendukung misi dengan menyediakan air minum atau bahan bakar roket.

Tetapi, untuk mengeksplor kawah-kawah tersebut harus diperlukan peralatan yang tahan terhadap suhu dingin Bulan.

Ilustrasi Bulan. (Shutterstock)
Ilustrasi Bulan. (Shutterstock)

"Saya berharap dapat melihat desain inventif menjadi hidup, serta bagaimana mereka dapat memajukan kemampuan eksplorasi kami di kawah yang dibayangi di bulan," ucap Drew Hope, game changing development program manager di Langley Research Center NASA, seperti dikutip laman Space.com.

Proyek-proyek para mahasiswa itu memcakup proposal dari Arizona State University untuk meluncurkan spherical sensor-laden probes dari ketapel yang melekat pada pendarat Bulan.

Baca Juga: Realme 6 Pro Punya Tiga Pilihan Warna?

Proposal dari Massachusetts Institute of Technology untuk mengembangkan menara ringan yang dapat berfungsi sebagai relai komunikasi dan platform instrumen. Neberapa proposal berisi konsep penjelajah, dan proposal lainnya untuk menggunakan laser yang memberi daya pada peralatan lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI