Sedih Bayinya Mati, Induk Babon Ini Menggendong Anaknya Selama 10 Hari

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2020 | 12:05 WIB
Sedih Bayinya Mati, Induk Babon Ini Menggendong Anaknya Selama 10 Hari
Ilustrasi Baboon dengan anaknya. [Shutterstock]

Suara.com - Seekor induk babon diketahui menggendong bayinya yang telah mati hingga 10 hari dan membawanya pergi ke mana pun bersamanya. Hal ini diyakini oleh para ilmuwan sebagai mekanisme untuk mengatasi rasa kehilangan sang induk.

Jenis babon Chacma ini hidup dalam kelompok besar, hingga 100 jantan dan betina. Dalam beberapa kasus pengamatan terhadap jenis babon ini, para ilmuwan menemukan bahwa para betina akan membawa mayat bayinya setelah terjadi kematian dalam kurun waktu yang bervariasi, mulai dari satu jam hingga 10 hari.

Selama masa ini, para induk sering merawat bayi mereka dan memperlakukan mayatnya dengan cara yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan bayi yang masih hidup.

"Ada banyak hipotesis untuk menjelaskan respons primata terhadap bayi mereka yang mati. Mungkin hipotesis terkuat adalah bahwa membawa bayi mereka setelah kematian adalah keberlanjutan dari perilaku pengasuhan," ucap Dr Alecia Carter, UCL Antropologi dan Université de Montpellier, dalam sebuah pernyataan.

Carter menambahkan bahwa adanya ikatan antara ibu-bayi yang kuat sehingga ikatan itu sulit diputuskan ketika sang bayi mati. Meski begitu, masih menjadi misteri mengapa hanya beberapa induk babon yang membawa bayi mereka yang telah mati.

Menurut hipotesis, kemungkinan besar induk babon tersebut tidak memiliki kemampuan kognitif untuk memahami perbedaan antara bayi yang tidak responsif dan bayi yang telah mati.

Meski begitu, beberapa induk tampak menyadari bahwa mereka telah kehilangan bayinya karena dibawa dengan cara diseret di tanah.

Para ilmuwan berpendapat dalam Royal Society Open Science bahwa perilaku tersebut kemungkinan besar dikenal sebagai "hipotesis manajemen kesedihan".

Di mana para induk babon tetap membawa bayi mereka ke mana pun sebagai cara untuk menangani rasa kehilangan. Para ahli menyebut adanya ikatan sosial kuat yang dimiliki antara induk dan anak semasa hidup.

Dilansir laman IFL Science, kurun waktu yang bervariasi dalam membawa mayat bayi babon kemungkinan dipengaruhi oleh usia ibu, penyebab kematian, dan mungkin kondisi iklim.

"Primata lain membawa bayi mereka yang mati untuk periode waktu yang lebih lama. Simpanse dan kera Jepang misalnya, telah diamati membawa bayi selama lebih dari sebulan. Namun, babon Chacma tinggal di lingkungan padang pasir sangat keras, membuatnya kesulitan bagi seorang ibu untuk menggendong bayinya dalam waktu lama," ucap Carter.

Ilustrasi baboon. [Shutterstock]
Ilustrasi baboon. [Shutterstock]

Tak hanya itu, para jantan juga terlihat merawat dan melindungi bayi yang mati selama periode ini. Dalam satu contoh kasus, seekor babon jantan diamati merawat bayi ketika sang betina pergi untuk sementara.

Penemuan ini menambah pemahaman ilmiah tentang ilmu yang dikenal sebagai "thanatologi" atau studi tentang reaksi terhadap kematian dan bagaimana hal itu berdampak pada individu yang hidup.

Memahami bagaimana tanggapan hewan terhadap kematian berbeda dari manusia, memberikan wawasan tentang evolusi pikiran spesies dan asal-usul kesadaran manusia tentang kematian itu sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Bisa Kembali Setiap Musim Dingin Sebagai Bug Pembunuh Musiman

Virus Corona Bisa Kembali Setiap Musim Dingin Sebagai Bug Pembunuh Musiman

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:30 WIB

Wadidaw! Ini Bukti Armadilo Purba Pernah Sebesar Mobil Beetle Volkswagen

Wadidaw! Ini Bukti Armadilo Purba Pernah Sebesar Mobil Beetle Volkswagen

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 10:30 WIB

Ngeri! Ilmuwan : Serang Sel Manusia, Virus Corona Bermutasi Mirip HIV

Ngeri! Ilmuwan : Serang Sel Manusia, Virus Corona Bermutasi Mirip HIV

Tekno | Jum'at, 28 Februari 2020 | 13:25 WIB

Ilmuwan Kebingungan Mencari Sebab Lonjakan Kasus Virus Corona Covid-19

Ilmuwan Kebingungan Mencari Sebab Lonjakan Kasus Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 16:36 WIB

Keren! Belalang Ini Bisa Deteksi Bahan Peledak

Keren! Belalang Ini Bisa Deteksi Bahan Peledak

Tekno | Minggu, 23 Februari 2020 | 07:00 WIB

Terungkap! Misteri Jejak Kaki Dinosaurus di Atap Gua

Terungkap! Misteri Jejak Kaki Dinosaurus di Atap Gua

Tekno | Kamis, 20 Februari 2020 | 12:32 WIB

Terkini

5 Drawing Tablet Terbaik yang Bikin Desain Makin Jago, Harga Mulai Rp200 Ribuan

5 Drawing Tablet Terbaik yang Bikin Desain Makin Jago, Harga Mulai Rp200 Ribuan

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:35 WIB

Cara Mengunci Aplikasi di HP Samsung, Xiaomi dan OPPO Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Mengunci Aplikasi di HP Samsung, Xiaomi dan OPPO Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:30 WIB

5 Rekomendasi HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaru 2026

5 Rekomendasi HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaru 2026

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:20 WIB

35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Maret 2026, Ada Bug Hadiah Gratis Tanpa Starpass

35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Maret 2026, Ada Bug Hadiah Gratis Tanpa Starpass

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:05 WIB

Berapa Harga Samsung Galaxy A17 Sekarang? Cek Update Terbaru Maret 2026

Berapa Harga Samsung Galaxy A17 Sekarang? Cek Update Terbaru Maret 2026

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36 WIB

5 Rekomendasi HP Gaming Mulai Rp1 Jutaan Maret 2026, Anti Ngelag dan Baterai Awet

5 Rekomendasi HP Gaming Mulai Rp1 Jutaan Maret 2026, Anti Ngelag dan Baterai Awet

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:28 WIB

5 HP Harga Rp2 Jutaan dengan Kamera Terbaik dan RAM Besar, Cocok untuk Multitasking dan Fotografi

5 HP Harga Rp2 Jutaan dengan Kamera Terbaik dan RAM Besar, Cocok untuk Multitasking dan Fotografi

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:14 WIB

Update Harga iPhone Maret 2026, Setelah Lebaran Bakal Naik?

Update Harga iPhone Maret 2026, Setelah Lebaran Bakal Naik?

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:08 WIB

Tecno Spark 50 5G Muncul di Teaser: Desain Baru Lebih Stylish, Siap Rilis dengan Baterai Jumbo?

Tecno Spark 50 5G Muncul di Teaser: Desain Baru Lebih Stylish, Siap Rilis dengan Baterai Jumbo?

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:57 WIB

5 Cara Jaga Silaturahmi Setelah Lebaran via WhatsApp: Tips Praktis Biar Tetap Dekat Meski Jauh

5 Cara Jaga Silaturahmi Setelah Lebaran via WhatsApp: Tips Praktis Biar Tetap Dekat Meski Jauh

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:41 WIB