Misteri Hujan Berwarna Hitam di Jepang

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 03 April 2020 | 09:34 WIB
Misteri Hujan Berwarna Hitam di Jepang
Fenomena hujan hitam di Jepang. [Twitter]

Suara.com - Masyarakat Jepang dibuat heboh dengan turunnya hujan berwarna hitam atau disebut dengan Black Rain. Kejadian itu menimbulkan sejumlah teori dan spekulasi yang beredar di berbagai situs media sosial. Mulai dari kejatuhan nuklir, polusi, hingga kebakaran pabrik.

Mayoritas laporan Black Rain datang dari Kota Hasuda, tetapi daerah yang terkena dampak lainnya termasuk Ageo, Iwatsuki dan Kuki, serta Saitama. Foto-foto penampakan hujan hitam itu beredar di Twitter pada 2 Maret dengan tagar #blackrain.

Dikutip laman Sora24, para pejabat mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menyelidiki situasi tersebut setelah mendapat keluhan dari warga tentang genangan hitam di mana-mana.

Black Rain dianggap sebagai pertanda buruk yang sangat serius di Jepang, sejak serangan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Pada Perang Dunia II, Amerika Serikat meluncurkan dan menjatuhkan bom atom pertama di dunia di Hiroshima pada Agustus 1945.

Bom kedua dijatuhkan di Nagasaki pada tiga hari kemudian. Insiden pertama menewaskan 120 ribu orang. Beberapa zat radioaktif melesat ke atmosfer dan menyebabkan "Black Rain" di seluruh area serangan nuklir.

Fenomena hujan hitam di Jepang. [Twitter]
Fenomena hujan hitam di Jepang. [Twitter]

Meski begitu, tidak ada laporan aktivitas nuklir yang ditemukan di Saitama. Hal itu pun mengembangkan spekulasi lain. Beberapa orang menyebut bahwa hujan hitam datang dari rudal nuklir Korea Utara yang diluncurkan hari itu.

Masyarakat juga mengatakan bahwa itu mungkin berasal dari kebakaran di sebuah pabrik di Noda, Prefektur Chiba, di mana pencampuran asap dengan pewarna bisa menyebabkan warna hitam.

Hingga berita diturunkan masih belum ada informasi resmi dari pihak terkait seputar hujan berwarna hitam ini. Pasalnya, belum ada pernyataan dari pihak berwenang terkait maslah ini,

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Setelah Jakarta, Kota-Kota Ini Bakal Alami Hari Tanpa Bayangan

Catat! Setelah Jakarta, Kota-Kota Ini Bakal Alami Hari Tanpa Bayangan

Tekno | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:55 WIB

Kagum Tapi Bikin Ngeri, Kumpulan Kapas Raksasa Ada di Dekat Pantai

Kagum Tapi Bikin Ngeri, Kumpulan Kapas Raksasa Ada di Dekat Pantai

Tekno | Minggu, 26 Januari 2020 | 09:55 WIB

Aneh, Bun Upas Turun di Dieng pada Musim Penghujan

Aneh, Bun Upas Turun di Dieng pada Musim Penghujan

Tekno | Sabtu, 18 Januari 2020 | 13:05 WIB

Maulid Nabi, Awan Berbentuk Lafaz Allah di Langit Kudus Gegerkan Warganet

Maulid Nabi, Awan Berbentuk Lafaz Allah di Langit Kudus Gegerkan Warganet

Jawa Tengah | Senin, 11 November 2019 | 04:55 WIB

Ubur-ubur Muncul di Pesisir Pantai, Pihak Ancol: Hanya Fenomena Alam

Ubur-ubur Muncul di Pesisir Pantai, Pihak Ancol: Hanya Fenomena Alam

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 21:57 WIB

Jarang Terjadi, Seperti Apa Pesona Fenomena Langka Pelangi Api?

Jarang Terjadi, Seperti Apa Pesona Fenomena Langka Pelangi Api?

Lifestyle | Minggu, 06 Oktober 2019 | 13:30 WIB

Terkini

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:40 WIB

Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated

Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:38 WIB

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:35 WIB

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:21 WIB

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

×