Lockdown Anti Mainstream, Penjaga Gerbangnya Seram Banget

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 31 Maret 2020 | 14:30 WIB
Lockdown Anti Mainstream, Penjaga Gerbangnya Seram Banget
Ilustrasi sejumlah pembatas dipasang untuk menutup jalan yang di lockdown lokal. [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah]

Suara.com - Sejumlah desa di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, memberlakukan lockdown lokal demi mencegah penyebaran virus Corona. Namun, untuk menjaga agar masyarakat tidak bepergian, termasuk malam hari, salah satu desa di Sukoharjo ini melakukan tindakan anti mainstream.

Menurut unggahan yang dibagikan akun Instagram @sukoharjokita pada 29 Maret, pemilik akun membagikan foto penampakan gerbang Desa Kesongo, Kepuh, Kecamatan Nguter. Alih-alih dijaga oleh petugas keamanan, gerbang ini justru dijaga oleh dua pocong yang tampak asyik duduk berjauhan di sebuah bangku.

"Lockdown anti mainstream dijamin nggak ada yang berani masuk kampung. Sumber dari followers sukoharjokita," tulis akun @sukoharjokita pada kolom keterangan.

Pada foto itu pun terdapat tulisan "#PortalPocong #CegahCorona @GerbangDesaKesongo_KepuhNguter @sukoharjokita Siapa yang berani lewat?"

Ditempatkannya dua pocong itu kemungkinan untuk membuat para warga yang masih nongkrong pada malam hari dan tidak menaati peraturan takut pergi malam, atau sebagai pengingat kematian, mengingat penyebaran virus Corona yang cepat ke dalam sel manusia dan dapat merusak paru-paru.

Penjaga gerbang di desa Sukoharjo. [Instagram]
Penjaga gerbang di desa Sukoharjo. [Instagram]

Unggahan ini pun mendapat respon positif dari warganet. Tak sedikit warganet yang juga merasa terhibur dengan ide anti mainstream untuk menempatkan pocong sebagai penjaga saat lockdown.

"Itu pocongnya berjauhan, lagi physical distancing juga dong wkwk," tulis akun iqbalyogaz.

"Yang dulu biasa ngeprank coba diterapkan lagi keahliannya. Sangat membantu untuk kondisi seperti ini," komentar adityaliff.

"Pocong Indonesia udah ganti profesi semenjak ada COVID-19," tambah eliasta_ginting_eduard.

baca juga

"Pengen ngakak tapi mungkin inilah salah satu cara yang efektif. Warga Indonesia harus ditakut-takutin," ungkap putriamirah3112.

"Boleh juga nih, supaya nggak keluyuran wkwk," tulis adhityasptra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Berisiko Sebarkan Corona, Migran di India Disemprot Disinfektan

Dianggap Berisiko Sebarkan Corona, Migran di India Disemprot Disinfektan

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 12:25 WIB

Lock Dont hingga Smackdown, Kampung yang Lockdown Mandiri Buat Banner Kocak

Lock Dont hingga Smackdown, Kampung yang Lockdown Mandiri Buat Banner Kocak

Jogja | Senin, 30 Maret 2020 | 21:02 WIB

Nasib Freelancer Kehilangan Pendapatan kalau Jakarta Lockdown

Nasib Freelancer Kehilangan Pendapatan kalau Jakarta Lockdown

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 02:05 WIB

Begini Suasana Hari Pertama Lockdown Kota Tegal

Begini Suasana Hari Pertama Lockdown Kota Tegal

Jawa Tengah | Senin, 30 Maret 2020 | 18:33 WIB

Unik! Ini Cara Polisi India Edukasi Soal Covid-19, Perhatikan Helmnya

Unik! Ini Cara Polisi India Edukasi Soal Covid-19, Perhatikan Helmnya

Otomotif | Senin, 30 Maret 2020 | 17:58 WIB

Inikah 'Lockdown' ala Belanda yang Bakal Diadopsi Karantina Wilayah RI?

Inikah 'Lockdown' ala Belanda yang Bakal Diadopsi Karantina Wilayah RI?

News | Senin, 30 Maret 2020 | 15:57 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×