Dianggap Berisiko Sebarkan Corona, Migran di India Disemprot Disinfektan

Dany Garjito, Farah Nabilla

Selasa, 31 Maret 2020 | 12:25 WIB
Dianggap Berisiko Sebarkan Corona, Migran di India Disemprot Disinfektan
Petugas menyemprot disinfektan pada migran di India. (Tangkapan layar Facebook/Rana Ayyub)

Suara.com - Petugas kesehatan India menyemprotkan disinfektan langsung kepada para migran dengan alasan mencegah penyebaran virus corona.

Mengalihbahasakan dari Channel News Asia, penyemprotan secara langsung terhadap para migran ini menimbulkan kemarahan kepada para petugas.

Sebuah rekaman yang diunggah oleh akun Facebook Rana Ayyub menunjukkan sekelompok pekerja migran duduk berbaris di sebuah jalan di distrik Bareilly, negara bagian utara Uttar Pradesh.

Para petugas kesehatan yang mengenakan APD lengkap kemudian menyemprotkan disinfektan dengan mengunakan pipa selang pemadam kebakaran kepada para migran tersebut.

Proses penyemprotan ini memicu kemarahan publik di media sosial. Para warganet menganggap bahwa tindakan yang dilakukan kepada para migran ini tidak manusiawi.

Sementara itu, Nitish Kumar, pejabat tinggi pemerintah di distrik tersebut mengatakan bahwa para petugas kesehatan telah diperintahkan untuk mendisinfeksi bus-bus yang digunakan oleh pihak berwenang setempat.

Namun, setelah menyemprot bus, mereka lalu mengarahkan selang kepada para pekerja migran.

"Saya akan menindak agar mereka bertanggung jawab atas kejadian ini, " tulis Nitish melalui Twitter.

India telah memberlakukan penutupan atau lockdown secara nasional sejak 25 Maret lalu. Penutupan ini membuat ribuan pekerja melarikan diri dari kota untuk kembali ke desa mereka akibat kehilangan pekerjaan.

baca juga

Bahaya menyemprot disinfektan ke badan 

Sementara itu, penyemprotan disinfektan langsung ke badan disinyalir memiliki efek bahaya tersendiri.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan penyemprotan cairan disinfektan secara langsung ke tubuh manusia tidak direkomendasikan. Penyemprotan langsung ke tubuh manusia berbahaya pada area kulit dan wajah.

"Penggunaan disinfektan dengan ruang atau penyemprotan secara langsung ke tubuh manusia tidak direkomendasikan, karena berbahaya bagi kulit mulut dan mata, menimbulkan iritasi," ujar Wiku dalam video konferensi pers di BNPB, Senin (29/3/2020).

Tak hanya itu, Wiku menuturkan penggunaan cahaya UV (Ultraviolet) dalam waktu dan volume yang berlebihan juga memiliki risiko kanker kulit bagi seseorang.

"Penggunaan dengan UV Light dalam konsentrasi yang berlebihan, mempunyai potensi jangka panjang, menimbulkan kanker kulit," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaum Miskin Menjerit, India Tak akan Perpanjang Masa Lockdown

Kaum Miskin Menjerit, India Tak akan Perpanjang Masa Lockdown

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 07:19 WIB

Terjebak Lockdown, Deepika Padukone Milih Beres-beres Dapur

Terjebak Lockdown, Deepika Padukone Milih Beres-beres Dapur

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2020 | 05:00 WIB

Best 5 Otomotif Pagi: Cegat Motor Pakai Helm Corona, Adel Lelang Vespa

Best 5 Otomotif Pagi: Cegat Motor Pakai Helm Corona, Adel Lelang Vespa

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2020 | 08:00 WIB

Unik! Ini Cara Polisi India Edukasi Soal Covid-19, Perhatikan Helmnya

Unik! Ini Cara Polisi India Edukasi Soal Covid-19, Perhatikan Helmnya

Otomotif | Senin, 30 Maret 2020 | 17:58 WIB

Saat Polisi India Usir Warga di Luar Rumah Pakai Helm 'Corona'

Saat Polisi India Usir Warga di Luar Rumah Pakai Helm 'Corona'

Video | Senin, 30 Maret 2020 | 16:20 WIB

Jubir COVID-19 Bantul Ungkap Bahaya Semprot Disinfektan ke Badan

Jubir COVID-19 Bantul Ungkap Bahaya Semprot Disinfektan ke Badan

Jogja | Senin, 30 Maret 2020 | 14:55 WIB

Warga Bebal, Polisi di Chennai India Cosplay Jadi Virus Corona

Warga Bebal, Polisi di Chennai India Cosplay Jadi Virus Corona

News | Senin, 30 Maret 2020 | 13:46 WIB

India Lockdown Covid-19, Penampakannya Bikin Auto Ngeri

India Lockdown Covid-19, Penampakannya Bikin Auto Ngeri

Otomotif | Senin, 30 Maret 2020 | 12:30 WIB

Lockdown Berujung Kisruh, Pemerintah India Bertindak Gegabah?

Lockdown Berujung Kisruh, Pemerintah India Bertindak Gegabah?

News | Senin, 30 Maret 2020 | 12:06 WIB

Terkini

Kemenhub Ungkap 39 Persen Keterlibatan Kecelakaan Lalu Lintas Berasal dari Usia Pelajar

Kemenhub Ungkap 39 Persen Keterlibatan Kecelakaan Lalu Lintas Berasal dari Usia Pelajar

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Pendapatan Indosat Tumbuh 11 Persen, Bisnis AI Cloud Bidik 100 Juta Dolar AS pada 2026

Pendapatan Indosat Tumbuh 11 Persen, Bisnis AI Cloud Bidik 100 Juta Dolar AS pada 2026

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?

Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

3 Rekomendasi Bedak Tabur Transparan Lokal, Bisa Diandalkan untuk Mengunci Makeup

3 Rekomendasi Bedak Tabur Transparan Lokal, Bisa Diandalkan untuk Mengunci Makeup

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor

Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

×