Waduh! NASA Laporkan Ada Lubang Ozon Baru di Kutub Utara

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 01 April 2020 | 13:30 WIB
Waduh! NASA Laporkan Ada Lubang Ozon Baru di Kutub Utara
Lapisan ozon [Shutterstock]

Suara.com - Arctic Ozone Watch milik NASA, melaporkan adanya pembentukan lubang ozon baru di lapisan ozon di atas Kutub Utara. Itu merupakan lubang terbesar yang pernah terlihat di utara. Selama Maret 2020, laporan cuaca mengungkapkan penurunan sebesar 90 persen pada inti lapisan ozon.

Menipisnya ozon saat ini kemungkinan merupakan penipisan lapisan terbesar di kawasan ini. Sebelumnya pada 2011 dan 1997, penipisan lapisan ozon masih dianggap sebagai mini-hole (lubang-kecil) karena penipisannya tidak dianggap cukup parah untuk dikategorikan sebagai hole (lubang).

"Penipisan ozon saat ini setidaknya sebanyak yang pernah terjadi pada 2011 atau mungkin lebih," ucap Gloria Manney, seorang ilmuwan atmosfer di NorthWest Research Associates di Socorro, New Mexico.

Dilansir laman IFL Science, sejak akhir 1970-an beberapa bahan kimia yang diproduksi telah menipiskan lapisan ozon, yang melindungi kehidupan di Bumi dari radiasi ultraviolet berbahaya. Dampak dari penipisan ini adalah terbentuknya lubang ozon di atas wilayah kutub.

Lubang ozon di atas Antartika terbentuk setiap musim dingin dan ukurannya baru mulai menurun, berkat adopsi Protokol Montreal pada 1987, yang bertujuan untuk melarang manusia menggunakan zat CFC yang dinilai bisa merusak lapisan ozon. Lubang ozon Antartika kemudian menyusut ke ukuran terkecil pada 2019.

Penipisan ozon yang ekstrem disebabkan oleh bahan kimia industri tersebut dan kondisi khusus yang terjadi di kutub. Ketika suhu menjadi lebih hangat, itu akan memungkinkan terjadinya pembentukan awan ketinggian tinggi yang kaya akan kristal es. Zat kimia dan CFC di atmosfer memicu reaksi pada permukaan awan yang menggerogoti lapisan ozon.

Kutub Utara. [Shutterstock]
Kutub Utara. [Shutterstock]

Namun tahun ini, Kutub Utara mengalami suhu rendah yang luar biasa dan menciptakan kondisi untuk pembentukan lubang ozon baru yang besar, sehingga belahan Bumi utara akan menjadi lebih terang karena disinari Matahari langsung.

Kondisi ini cukup mengkhawatirkan dan para ilmuwan masih mengkaji peristiwa saat ini dan mengawasinya.

Sebelumnya, sebuah penelitian yang diterbitkan di Nature mencatat bahwa lapisan ozon terus menutup di belahan Selatan dan dapat pulih sepenuhnya berkat Protokol Montreal 1987.

baca juga

Penelitian ini menambah bukti yang semakin menunjukkan efektivitas Protokol Montreal. Perjanjian ini tidak hanya mendorong penyembuhan lapisan ozon, tetapi juga mendorong perubahan terbaru dalam pola sirkulasi udara Belahan Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Ilmuwan Sebut Lapisan Ozon Mulai Pulih

Kabar Baik, Ilmuwan Sebut Lapisan Ozon Mulai Pulih

Tekno | Selasa, 31 Maret 2020 | 11:00 WIB

Anggota Tim Peneliti Perubahan Iklim di Arktika Positif Virus Corona

Anggota Tim Peneliti Perubahan Iklim di Arktika Positif Virus Corona

Tekno | Senin, 16 Maret 2020 | 15:00 WIB

Astronom Bagikan Potret Riak Es dan Badai di Kutub Utara Mars

Astronom Bagikan Potret Riak Es dan Badai di Kutub Utara Mars

Tekno | Jum'at, 24 Januari 2020 | 11:50 WIB

Mengenang Kisah Perempuan Kulit Hitam yang Pertama Traveling ke Kutub

Mengenang Kisah Perempuan Kulit Hitam yang Pertama Traveling ke Kutub

Lifestyle | Rabu, 27 November 2019 | 11:39 WIB

Hore! Lubang Ozon di Antartika Mengecil

Hore! Lubang Ozon di Antartika Mengecil

Tekno | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 19:05 WIB

Alert, Kota Terdingin yang Tak Disiangi Matahari 4 Bulan Lamanya

Alert, Kota Terdingin yang Tak Disiangi Matahari 4 Bulan Lamanya

Lifestyle | Rabu, 16 Oktober 2019 | 18:00 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×