Punya Uang Rp 12,3 Miliar? Bisa Coba Menyelam ke Palung Terdalam di Dunia

M. Reza Sulaiman, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 04 April 2020 | 15:00 WIB
Punya Uang Rp 12,3 Miliar? Bisa Coba Menyelam ke Palung Terdalam di Dunia
Menyelam ke palung terdalam di dunia, Palung Mariana. (Shutterstock)

Suara.com - Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk berkunjung atau bahkan melihat isi palung terdalam di dunia, Palung Mariana di Samudera Pasifik. Namun, berkat seorang penjelajah sekaligus pensiunan perwira angkatan laut Victor Vescovo, siapapun dapat melihat ke titik paling dalam di lautan di Bumi.

Challenger Deep merupakan titik dasar laut bumi yang paling dalam dan terletak di ujung selatan Palung Mariana. Tekanan air yang tinggi pada kedalaman yang luar biasa ini menunjukkan bahwa pengoperasian submersible adalah operasi yang rumit.

Upaya pertama dilakukan pada tahun 1960 oleh ahli kelautan Don Walsh dan ahli kelautan dan insinyur Jacques Piccard, mencapai kedalaman sekitar 10.916 meter. Kemudian pada Maret 2012, sutradara film James Cameron berhasil mencapai kedalaman 10.908 meter sebagai orang pertama yang yang menyelam secara perorangan.

Victor Vescovo melakukan penyelaman solo pertamanya ke dalam palung pada April 2019 dan berhasil mengalahkan rekor dunia dengan menyelam hingga 10.928 meter. Lalu pada Mei di tahun yang sama, ia kembali menyelam dan menjadi orang pertama yang pernah mengunjungi Challenger Deep dua kali.

Vescovo akan kembali ke Challenger Deep pada Mei 2020 dengan penumpang sipil di kapal pensiunan Angkatan Laut yang telah dirancang ulang untuk penelitian ilmiah.

Perjalanan akan memakan waktu delapan hari, termasuk tiga kali menyelam ke Challenger Deep di mana per orang harus membayar 750 ribu dolar AS atau sekitar Rp 12,3 miliar. Sejauh ini sudah ada dua grup yang akan melakukan perjalanan pada Mei.

Tidak ada syarat khusus untuk bergabung, namun para penumpang harus memiliki berat badan di bawah 100 kilogram agar dapat masuk ke dalam lubang kapal selam yang sempit. Meskipun tekanan sangat besar di dalam palung, tetapi atmosfer di dalam kapal akan tetap konstan sepanjang penyelaman sehingga tidak ada dekompresi atau tekanan fisik lainnya pada tubuh.

"Sensasi yang bisa didapatkan dari pengalaman ini adalah betapa sunyi dan tenangnya saat saya bergerak semakin dalam, dan lebih dalam lagi. Tidak ada yang berubah dalam kapsul selam kecuali pengukur kedalaman digital yang menunjukkan angka kedalaman," ucap Vescovo, seperti dikutip dari IFL Science.

Jika beruntung, para penumpang dapat melihat teripang dan amphipod. Palung Mariana juga kaya dengan mikroba yang menarik untuk penelitian, namun sayangnya tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

baca juga

Waktu terlama yang pernah dihabiskan Vescovo di bagian bawah Challenger Deep sekitar lebih dari 4 jam. Ia membutuhkan 4 jam untuk turun ke dalam palung dan 4 jam untuk kembali ke permukaan.

Tetapi menurut Vescovo, dengan peningkatan daya pada kapal selam, ia dan penumpang dapat menyelam lebih lama. Diprediksi waktu lama penyelaman bisa mencapai hingga 14 atau bahkan 16 jam, dengan 6 hingga 8 jam berada di bagian bawah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Mahasiswa Tergulung Ombak, BPBD DIY Ingatkan Ada Palung di Parangtritis

7 Mahasiswa Tergulung Ombak, BPBD DIY Ingatkan Ada Palung di Parangtritis

Jogja | Selasa, 11 Februari 2020 | 13:09 WIB

5 Wisata Bawah Laut Terindah, Nomor 1 Ada di Indonesia

5 Wisata Bawah Laut Terindah, Nomor 1 Ada di Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 21 Desember 2019 | 11:03 WIB

Pertama Kalinya Menyelam saat Acara Dive with Deaf, Ini Tanggapan Para Tuli

Pertama Kalinya Menyelam saat Acara Dive with Deaf, Ini Tanggapan Para Tuli

Health | Senin, 02 Desember 2019 | 09:07 WIB

Terkini

Dewan K3 Sulsel Dibentuk, Apa Manfaatnya?

Dewan K3 Sulsel Dibentuk, Apa Manfaatnya?

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:26 WIB

Perang Makin Panas! Iran Bombardir Teman-teman Amerika, Pangkalan Jet Tempur Habis!

Perang Makin Panas! Iran Bombardir Teman-teman Amerika, Pangkalan Jet Tempur Habis!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:24 WIB

Apa Karakteristik Orang dengan Shio Tikus? Ketahui Sisi Uniknya

Apa Karakteristik Orang dengan Shio Tikus? Ketahui Sisi Uniknya

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:24 WIB

JPO Tendean Roboh Jadi Alarm! Dishub DKI Segera Pasang Rambu Batas Tinggi di Jembatan hingga Flyover

JPO Tendean Roboh Jadi Alarm! Dishub DKI Segera Pasang Rambu Batas Tinggi di Jembatan hingga Flyover

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:23 WIB

Ini Mobil Terlaris Segmen LMPV Semester Satu 2026, Xpander Peringkat Berapa?

Ini Mobil Terlaris Segmen LMPV Semester Satu 2026, Xpander Peringkat Berapa?

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:22 WIB

Astra Daihatsu Perkuat Pasar Sumatera Barat Lewat Peresmian Dealer Baru di Bukittinggi

Astra Daihatsu Perkuat Pasar Sumatera Barat Lewat Peresmian Dealer Baru di Bukittinggi

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:20 WIB

Viral Lokasi Koperasi Desa Merah Putih di Tempat 'Aneh', Jubir Gerindra Kasih Jawaban Begini

Viral Lokasi Koperasi Desa Merah Putih di Tempat 'Aneh', Jubir Gerindra Kasih Jawaban Begini

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:20 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Antarkota di Indonesia Saja Sudah Timpang

Tak Perlu ke Luar Negeri, Antarkota di Indonesia Saja Sudah Timpang

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:20 WIB

Bisa Cegah Stunting, Peneliti UI Usul Sirup Sawit Merah Masuk Menu MBG

Bisa Cegah Stunting, Peneliti UI Usul Sirup Sawit Merah Masuk Menu MBG

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:18 WIB

Sepatu Lari Merek Apa yang Paling Populer di Indonesia?

Sepatu Lari Merek Apa yang Paling Populer di Indonesia?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:15 WIB

×