Alhamdulillah, Tiga Daerah Ini Zona Hijau di Tengah Pandemi COVID-19

Dythia Novianty

Jum'at, 10 April 2020 | 05:57 WIB
Alhamdulillah, Tiga Daerah Ini Zona Hijau di Tengah Pandemi COVID-19
Penyebaran virus corona di Papua Barat. [Antara/Dok Gugus Tugas COVID-19 Papua Barat]

Suara.com - Di tengah penyebaran virus corona di Indonesia, Provinsi Papua Barat berhasil mempertahankan tiga kabupaten sebagai zona hijau.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Papua Barat pada Gugus Tugas untuk pencegahan dan Penanganan COVID-19, Arnoldus Tiniap di Manokwari, Kamis (9/4/2020), menyebutkan, tiga kabupaten itu yakni Pegunungan Arfak, Tambrauw, serta Kabupaten Maybrat.

Di tiga daerah tersebut, kata Arnoldus, belum ada satu kasus pun orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), apalagi pasien terkonfirmasi positif terjangkit virus corona.

"Satu daerah masuk kategori merah karena sudah ada kasus terkonfirmasi meskipun baru dua, yakni Kota Sorong. Sedangkan sembilan daerah yang lain masuk dalam zona kuning," sebut Arnold dilansir laman Antara, Jumat (10/4/2020).

Ia menyebutkan, berdasarkan data terbaru pada Kamis (9/4) jumlah pasien terkonfirmasi di Papua Barat belum ada penambahan. Masih tetap dua kasus yakni di Kota Sorong.

Untuk ODP keseluruhan sebanyak 558 yang terakumulasi dari sepuluh kabupaten/kota, yakni Manokwari, Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Raja Ampat, Fakfak, Kaimana, Teluk Wondama, Teluk Bintuni dan Manokwari Selatan. Dari data tersebut sebagian sudah selesai masa isolasi mandiri.

Kabupaten Manokwari masih menduduki posisi teratas dalam jumlah ODP yakni sebanyak 151 orang, Fakfak 94, Kota Sorong 111, Sorong Selatan 90, Kabupaten Sorong 52, Raja Ampat 27, Teluk Wondama, 15, Kaimana 12, Teluk Bintuni dan Manokwari Selatan masing-masing 3 kasus ODP.

Sedangkan PDP, dari data awal hingga Kamis (9/4) sebanyak 21 orang. 10 berada di Kota Sorong, Manokwari 6, Sorong Selatan 3, Kaimana dan Manokwari Selatan masing-masing 1 kasus.

"Upaya pencegahan terus kami dilakukan. Kami pun mengimbau masyarakat selalu waspada dengan menerapkan social distancing, cuci tangan menggunakan sabun secara rutin, dan bertahan di rumah jika tidak ada hal yang sangat penting untuk dilakukan di luar," kata Arnold menambahkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Corona Meningkat, Hari Ini Papua Berstatus Darurat Covid-19

Pasien Corona Meningkat, Hari Ini Papua Berstatus Darurat Covid-19

News | Kamis, 09 April 2020 | 08:14 WIB

Pasien Meninggal Akibat Virus Corona di Jayapura Bertambah Jadi 2 Orang

Pasien Meninggal Akibat Virus Corona di Jayapura Bertambah Jadi 2 Orang

News | Selasa, 07 April 2020 | 08:48 WIB

Kasus Positif Corona di Mimika Papua Bertambah Jadi 8 Orang

Kasus Positif Corona di Mimika Papua Bertambah Jadi 8 Orang

News | Senin, 06 April 2020 | 08:04 WIB

Waduh, Pengambilan Sampel COVID-19 di Merauke Mengalami Kendala

Waduh, Pengambilan Sampel COVID-19 di Merauke Mengalami Kendala

News | Senin, 06 April 2020 | 06:08 WIB

Satu Pedagang Positif Corona, Pasar Kapasan Surabaya Sementara Ditutup

Satu Pedagang Positif Corona, Pasar Kapasan Surabaya Sementara Ditutup

Jatim | Sabtu, 04 April 2020 | 19:27 WIB

4 Orang di Papua Masuk Status Pasien Dalam Pengawasan Terkait Corona

4 Orang di Papua Masuk Status Pasien Dalam Pengawasan Terkait Corona

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 07:52 WIB

Terkini

Mensos Gus Ipul Tegaskan Pendaftaran Agen Perlinsos Bukan Lowongan Kerja: Ini Relawan

Mensos Gus Ipul Tegaskan Pendaftaran Agen Perlinsos Bukan Lowongan Kerja: Ini Relawan

News | Senin, 14 September 2026 | 11:15 WIB

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

News | Senin, 14 September 2026 | 11:14 WIB

Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan

Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 11:14 WIB

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 11:13 WIB

Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap, Sempat Pakai Identitas Palsu

Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap, Sempat Pakai Identitas Palsu

News | Senin, 14 September 2026 | 11:07 WIB

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:05 WIB

Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'

Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 11:05 WIB

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat

Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

News | Senin, 14 September 2026 | 11:01 WIB

×