Menakjubkan, Ilmuwan Rekam Paus Bungkuk Ketika Menyusui Anaknya

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta | Suara.com

Kamis, 23 April 2020 | 06:00 WIB
Menakjubkan, Ilmuwan Rekam Paus Bungkuk Ketika Menyusui Anaknya
Ilustrasi paus bungkuk. (freedigitalphotos)

Suara.com - Menyusui merupakan proses yang cukup mudah bagi mamalia darat ketika mereka melakukannya. Namun sebagian dari kita mungkin akan berpikir bagaimana mamalia laut seperti ikan paus bungkuk dalam menyusui anaknya.

Sebuah proyek penelitian oleh ilmuwan ini berhasil merekam dalam jarak dekat ketika paus bungkuk melakukan aktivitas menyusui (nursing) kepada anaknya.

Hal itu cukup langka karena peneliti menjelaskan bahwa rekaman tersebut belum pernah dilakukan sebelumnya, terutama mengenai aktivitas paus bungkuk.

Dalam rilis resmi yang diunggah oleh University of Hawaii, kita bisa melihat dalam video pada jarak dekat ketika anak paus (calf) mengkonsumsi semacam cairan susu pada induknya.

Proyek penelitian merupakan kolaborasi ilmuwan dari Marine Mammal Research Program (MMRP) University of Hawaii, Goldbogen Lab Stanford University dan Friedlander Lab University of California.

Anak paus bungkuk ketika menyusu kepada induknya.  (YouTube/ MMRP UH)
Anak paus bungkuk ketika menyusu kepada induknya. (YouTube/ MMRP UH)

"Kita benar-benar dapat melihat apa yang dilihat dan ditemui hewan-hewan ini sendiri. Itu adalah rekaman unik dan langka yang kami peroleh, di mana itu memungkinkan kami untuk meneliti serangkaian aktivitas menyusui paus bungkuk," kata Direktur MMRP", Lars Bejder.

Dalam video, kita bisa melihat pemandangan luar biasa.

Seekor anak paus dengan hati-hati menavigasi ke perut ibunya untuk menelan camilan seperti susu.

Ikan-ikan kecil yang "oportunis" ikut bergabung mengambil sisa-sisa detritus laut yang lepas selama sesi pemberian makanan, ketika embusan susu yang hilang ikut hanyut di sekitarnya.

Untuk merekam video menakjubkan ini, para peneliti menempelkan label suction-cup non-invasif yang dilengkapi dengan kamera, perekam akustik, sensor tekanan, dan akselerometer ke tujuh ekor anak paus bungkuk.

Dikutip dari Gizmodo, paus bungkuk dikenal sebagai salah satu mamalia terbesar di laut yang dapat tumbuh hingga 16 meter.

Data yang dikumpulkan dari suction-cup memungkinkan tim untuk mengukur waktu dan durasi terkait perilaku menyusui dan istirahat paus bungkuk.

Penelitian juga mencoba mengungkapkan bagaimana anak paus berinteraksi dengan induk serta ikan paus lainnya.

Proyek penelitian dan perekaman mengenai ikan paus yang menyusui anaknya tersebut dilakukan pada bulan Februari 2020 di lepas pantai pulau Maui, pulau terbesar kedua di Kepulauan Hawaii.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Video Penampakan Paus Pembunuh di Perairan Anambas, Peneliti: Anomali

Geger Video Penampakan Paus Pembunuh di Perairan Anambas, Peneliti: Anomali

News | Sabtu, 11 April 2020 | 02:10 WIB

Terdampar, Paus Sepanjang 12 Meter Mati Kelaparan di Pantai Inggris

Terdampar, Paus Sepanjang 12 Meter Mati Kelaparan di Pantai Inggris

Tekno | Rabu, 12 Februari 2020 | 08:00 WIB

Pertama dalam 20 Tahun, Peneliti Temukan Paus Pembunuh Mati Terdampar

Pertama dalam 20 Tahun, Peneliti Temukan Paus Pembunuh Mati Terdampar

Tekno | Rabu, 29 Januari 2020 | 08:16 WIB

Terkini

Huawei Pura 90 Pro Debut 20 April, Andalkan RAM 16 GB dan Chip Kirin Anyar

Huawei Pura 90 Pro Debut 20 April, Andalkan RAM 16 GB dan Chip Kirin Anyar

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 20:45 WIB

5 Kipas Tangan Portable Cas Tahan Lama: Dijamin Adem Seharian, Anti Gerah DImana pun

5 Kipas Tangan Portable Cas Tahan Lama: Dijamin Adem Seharian, Anti Gerah DImana pun

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 20:38 WIB

Pakai Chip iPhone, Performa Gaming Laptop Murah MacBook Neo Lampaui Ekspektasi

Pakai Chip iPhone, Performa Gaming Laptop Murah MacBook Neo Lampaui Ekspektasi

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 19:49 WIB

65 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 April 2026: Raih Skydive Undersea, Doctor Red, dan Topi

65 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 April 2026: Raih Skydive Undersea, Doctor Red, dan Topi

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 18:41 WIB

Spesifikasi Vivo Y31d Pro: HP Baru di Indonesia, Usung Baterai 7.000 mAh dan Fitur Tangguh

Spesifikasi Vivo Y31d Pro: HP Baru di Indonesia, Usung Baterai 7.000 mAh dan Fitur Tangguh

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 18:21 WIB

7 Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Bawaan untuk Kerja Remote

7 Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Bawaan untuk Kerja Remote

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 17:34 WIB

Trump Ucap 'Alhamdulillah': Klaim Iran Kalah dan Proses Pembersihan Hormuz Dimulai

Trump Ucap 'Alhamdulillah': Klaim Iran Kalah dan Proses Pembersihan Hormuz Dimulai

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 16:24 WIB

5 Rekomendasi Tablet dengan Chipset Setara Laptop: Desain Mumpuni, Cocok buat Multitasking

5 Rekomendasi Tablet dengan Chipset Setara Laptop: Desain Mumpuni, Cocok buat Multitasking

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 16:05 WIB

Game Crimson Desert, Dapatkan Fitur Boss Rematch dan Pengaturan Kesulitan Anyar

Game Crimson Desert, Dapatkan Fitur Boss Rematch dan Pengaturan Kesulitan Anyar

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil

7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB