Kabar Baik, Lubang Ozon Baru di Kutub Utara Telah Menutup

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 29 April 2020 | 14:30 WIB
Kabar Baik, Lubang Ozon Baru di Kutub Utara Telah Menutup
Ilustrasi lapisan ozon. [Shutterstock]

Suara.com - Pada akhir Maret lalu, Arctic Ozone Watch milik NASA melaporkan adanya pembentukan lubang ozon baru di lapisan ozon di atas Kutub Utara. Itu merupakan lubang terbesar yang pernah terlihat di utara. Selama Maret 2020, laporan cuaca mengungkapkan penurunan sebesar 90 persen pada inti lapisan ozon.

Terbaru, kini lubang ozon di belahan Bumi utara tersebut telah menutup. Meski begitu, umat manusia tidak boleh merasa senang atas menutupnya lubang ozon.

Menurut ilmuwan, terbukanya lubang ozon yang tidak biasa dan pemulihannya tidak ada hubungannya dengan aktivitas manusia atau karena perubahan tingkat polusi dari lockdown akibat Covid-19, tetapi karena pusaran kutub yang sangat kuat di sekitar Kutub Utara.

Para ilmuwan dari Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS), menggunakan data dari beberapa satelit pengamatan ozon untuk mengkonfirmasi bahwa lubang ozon yang belum pernah terjadi sebelumnya telah berakhir atau menutup.

"Meskipun sebenarnya pusaran kutub belum sepenuhnya berakhir dan akan direformasi dalam beberapa hari ke depan, nilai ozon tidak akan kembali ke level yang sangat rendah seperti yang terlihat pada awal April," ucap para ilmuwan, seperti dikutip laman IFL Science, Rabu (29/4/2020).

Menurut CAMS, lubang ozon pertama kali terbuka di atas Kutub Utara pada pertengahan hingga akhir Maret setelah pusaran kutub yang sangat kuat. Pusaran kutub atau disebut juga siklon Arktik merupakan siklon tetap berskala besar yang terletak dekat salah satu kutub geografis suatu planet. Di Bumi, pusaran kutub berada di troposfer tengah dan atas dan stratosfer.

Kutub Utara. [Shutterstock]
Kutub Utara. [Shutterstock]

Pusaran ini memerangkap udara dingin di Kutub Utara selama beberapa minggu berturut-turut dan mengarah pada pembentukan awan stratosfer kutub, awan yang dapat meningkatkan reaksi kimia yang melibatkan bahan kimia buatan manusia yang menyebabkan penipisan ozon.

Sejak akhir 1970-an beberapa bahan kimia yang diproduksi telah menipiskan lapisan ozon, yang melindungi kehidupan di Bumi dari radiasi ultraviolet berbahaya. Dampak dari penipisan ini adalah terbentuknya lubang ozon di atas wilayah kutub.

Lubang ozon di atas Antartika terbentuk setiap musim dingin dan ukurannya baru mulai menurun berkat adopsi Protokol Montreal pada 1987, yang bertujuan untuk melarang manusia menggunakan zat CFC yang dinilai bisa merusak lapisan ozon.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Prediksi Kutub Utara Hilang Sebelum Tahun 2050

Ilmuwan Prediksi Kutub Utara Hilang Sebelum Tahun 2050

Tekno | Jum'at, 24 April 2020 | 04:00 WIB

Waduh! NASA Laporkan Ada Lubang Ozon Baru di Kutub Utara

Waduh! NASA Laporkan Ada Lubang Ozon Baru di Kutub Utara

Tekno | Rabu, 01 April 2020 | 13:30 WIB

Anggota Tim Peneliti Perubahan Iklim di Arktika Positif Virus Corona

Anggota Tim Peneliti Perubahan Iklim di Arktika Positif Virus Corona

Tekno | Senin, 16 Maret 2020 | 15:00 WIB

Astronom Bagikan Potret Riak Es dan Badai di Kutub Utara Mars

Astronom Bagikan Potret Riak Es dan Badai di Kutub Utara Mars

Tekno | Jum'at, 24 Januari 2020 | 11:50 WIB

Mengenang Kisah Perempuan Kulit Hitam yang Pertama Traveling ke Kutub

Mengenang Kisah Perempuan Kulit Hitam yang Pertama Traveling ke Kutub

Lifestyle | Rabu, 27 November 2019 | 11:39 WIB

Hore! Lubang Ozon di Antartika Mengecil

Hore! Lubang Ozon di Antartika Mengecil

Tekno | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 19:05 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×