Lebih dari 300 Miliar Ton Es Mencair di Greenland dan Antartika Tiap Tahun

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 01 Mei 2020 | 20:30 WIB
Lebih dari 300 Miliar Ton Es Mencair di Greenland dan Antartika Tiap Tahun
Pemandangan sunset di Disko Bay, West Greenland. Perhatikan es bak ditatah rapi. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Mencairnya es di Greenland dan Antartika menjadi penyebab utama kenaikan permukaan laut global. Dengan menggunakan satelit ICESat dan ICESat-2 milik NASA, para ilmuwan telah mengukur perubahan pada es, baik di darat maupun di lautan di sekitar kedua wilayah ini antara 2003 sampai 2019.

Selama 16 tahun terakhir, hilangnya es dari Greenland dan Antartika telah berkontribusi pada kenaikan permukaan laut sebesar 14 mm atau 1,4 cm.

Pemandangan di Antartika. [Shutterstock]
Pemandangan di Antartika. [Shutterstock]

Di benua paling selatan, lapisan es kehilangan rata-rata 118 gigaton es per tahun, sedangkan es di Greenland mencair rata-rata 200 gigaton per tahun. Untuk perbandingnan, satu gigaton es sudah cukup untuk mengisi 400.000 kolam renang Olimpiade. Dengan kata lain, lebih dari 300 miliar ton es mencair di Greenland dan Antartika setiap tahun sejak tahun 2003.

ICESat (Ice, Cloud, and land Elevation Satellite) beroperasi antara 2003-2009, sementara ICESat-2 diluncurkan pada 2018. Tim ahli mencocokkan puluhan juta situs antara dua satelit untuk memberikan pandangan tentang mencairnya es di masa lalu dan mungkin masa depan.

"Kami sekarang memiliki rentang 16 tahun antara ICESat dan ICESat-2 dan bisa lebih percaya diri bahwa perubahan yang kami lihat ada hubungannya dengan perubahan jangka panjang dalam iklim," ucap Benjamin Smith, ahli glasiologi di University of Washington, seperti dikutip dari IFL Science.

Di Greenland, suhu musim panas yang lebih hangat telah melelehkan es dari permukaan lapisan es dan gletser, serta suhu lautan yang lebih hangat mengikis es di daerah pesisir. ICESat-2 mengukur bahwa gletser Kangerdulgssuaq dan Jakobshavn telah hilang antara 4 dan 6 m es per tahun.

Sementara pengukuran di Antartika menunjukkan bahwa wilayah yang paling berdampak di benua selatan adalah Antarktika Barat, di mana lapisan es tertentu telah mencair hingga 5 m per tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Sebelum Jadi Benua Es, Antartika Adalah Hutan

Terungkap! Sebelum Jadi Benua Es, Antartika Adalah Hutan

Tekno | Rabu, 29 April 2020 | 13:30 WIB

Pertama Kalinya, Mikroplastik Ditemukan di Es Antartika

Pertama Kalinya, Mikroplastik Ditemukan di Es Antartika

Tekno | Kamis, 23 April 2020 | 11:30 WIB

Ilmuwan Ungkap Kehidupan Satu-satunya Tempat Bebas Virus Corona di Dunia

Ilmuwan Ungkap Kehidupan Satu-satunya Tempat Bebas Virus Corona di Dunia

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Sampai Kapan Pun Iran Tolak Tunduk ke Amerika, Selat Hormuz Tetap Ditutup

Sampai Kapan Pun Iran Tolak Tunduk ke Amerika, Selat Hormuz Tetap Ditutup

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:09 WIB

Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar

Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:05 WIB

Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral

Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:04 WIB

Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut

Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:03 WIB

Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir

Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:02 WIB

Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026

Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:01 WIB

Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026

Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:00 WIB

Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4

Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:56 WIB

KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara

KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:56 WIB

Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara

Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:54 WIB

×