Pakai Kostum Black Death, Remaja Ini Diburu dan Ditegur Polisi

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 06 Mei 2020 | 15:00 WIB
Pakai Kostum Black Death, Remaja Ini Diburu dan Ditegur Polisi
Ilustrasi kostum Black Death. (YouTube/ Svane Lunde)

Suara.com - Wabah Hitam atau Black Death yan terjadi pada pertengahan hingga akhir abad ke-14 itu terkenal dengan kostum dokter menyeramkan yang digunakan untuk mengobati pasien. Black Death juga dikenal sebagai salah satu pandemi paling mematikan dalam catatan sejarah.

Seseorang misterius yang berjalan-jalan dengan kostum dokter Black Death memicu beragam reaksi dari netizen.

Kehebohan bermula saat Jade Gosbell membagikan postingan pada salah satu grup Facebook mengenai seseorang dengan kostum Black Death yang berjalan di siang hari.

Memicu reaksi ketakutan, penasaran, hingga bahkan kegelian, membuat polisi di tempat kejadian langsung memburu dan mencari seseorang tersebut.

Beberapa orang mengatakan bahwa itu "menakutkan bagi anak-anak" sementara yang lain mengatakan bahwa itu tidak berbahaya, tidak ilegal, dan membuat mereka "tertawa".

Kostum dokter saat wabah Black Death. (twitter/Herrreza)
Kostum dokter saat wabah Black Death. (twitter/Herrreza)

Peristiwa itu terjadi pada akhir April 2020 di Hellesdon, sebuah desa pinggiran Norwich, di Distrik Broadland, Norfolk, Inggris.

Seseorang yang memakai kostum Black Death memancing kontroversi karena saat itu tengah pandemi dan Inggris masih melakukan lockdown.

Dikutip dari Wikipedia, Black Death pertama kali melanda Eropa pada pertengahan hingga akhir abad ke-14 yaitu pada 1347 sampai 1351. Wabah ini membunuh sepertiga hingga dua pertiga populasi Eropa saat itu.

Penderita penyakit ini biasanya mengalami gejala yang disebut acral necrosis. Kulit penderita biasanya berubah menjadi hitam karena pendarahan subdermal.

baca juga
Seseorang berjalan dengan kostum Black Death. (YouTube/ Global Entertainment Tube)
Seseorang berjalan dengan kostum Black Death. (YouTube/ Global Entertainment Tube)

Dikutip dari UNILAD, rumor di masa lalu, dokter cenderung mengenakan kostum menyeramkan dengan paruh burung untuk menangani wabah.

Orang-orang secara keliru percaya bahwa pakaian itu bisa membersihkan udara beracun.

Laporan dari BBC, Norfolk Police akhirnya berhasil mengidentifikasi seseorang misterius yang memancing kontroversi. Berdasarkan keterangan Norfolk Police, seseorang itu diidentifikasi sebagai "anak laki laki di akhir masa remajanya".

Pada pekan lalu, Norfolk Police merespon kekhawatiran orang-orang mengenai seseorang yang berjalan menggunakan kostum Black Death.

"Orang ini telah diajak bicara tentang konsekuensi tindakannya dan dampaknya pada beberapa orang di komunitas lokal," kata juru bicara Norfolk Police.

Remaja yang masih di bawah umur tersebut tidak dipidana dan diberi "kata-kata nasihat" agar tidak berkeliaran menggunakan kostum Black Death lagi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khawatir Corona Menyebar Cepat, Pelonggaran Transportasi Dinilai Tak Tepat

Khawatir Corona Menyebar Cepat, Pelonggaran Transportasi Dinilai Tak Tepat

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 14:33 WIB

Lewat Medsos, Generasi Milenial Bisa Ikut Bantu Negara Lawan Corona

Lewat Medsos, Generasi Milenial Bisa Ikut Bantu Negara Lawan Corona

Jatim | Rabu, 06 Mei 2020 | 13:32 WIB

Laboratorium Covid-19 Inggris dan AS Diserang Hacker

Laboratorium Covid-19 Inggris dan AS Diserang Hacker

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 13:33 WIB

Terkini

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×