Dampak Covid-19, Penebangan Hutan di Amazon Semakin Tinggi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 14 Mei 2020 | 10:31 WIB
Dampak Covid-19, Penebangan Hutan di Amazon Semakin Tinggi
Penggundulan hutan hujan Amazon. [AFP/Nelson Almeida]

Suara.com - Deforestasi di hutan hujan Amazon Brasil secara diam-diam terus melambung, saat perhatian dunia mengarah pada pandemi virus Corona (Covid-19). Menurut data resmi pemerintah dari National Space Research Institute (INPE) Brasil, area deforestasi yang hancur di Amazon pada April 2020 sebanyak 64 persen lebih tinggi daripada April 2019.

Menurut jurnalbumi, deforestasi merupakan proses penghilangan hutan alam dengan cara penebangan untuk diambil kayunya atau mengubah peruntukan lahan hutan menjadi non-hutan.

Sistem pemantauan deforestasi INPE yang disebut DETER mendokumentasikan 1.202 kilometer persegi, hutan yang ditebang dan dibakar di Amazon pada 1 Januari hingga 30 April 2020. Angka itu meningkat 55 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Beberapa ahli berharap, tingkat deforestasi mungkin berkurang karena pandemi Covid-19 dan penurunan ekonomi global yang diakibatkannya. Pada kenyataannya, yang terjadi adalah sebaliknya.

Pasalnya, lebih sedikit agen lingkungan yang berpatroli di hutan hujan dan lebih banyak kesulitan ekonomi di daerah pedesaan, wabah yang sedang berlangsung ini berimbas pada pembukaan lahan ilegal.

"Instansi pemerintah melakukan karantina, populasi di karantina, orang baik di karantina, tetapi para penjahat tidak, mereka mengambil keuntungan dari momentum ini untuk meningkatkan aktivitas mereka," ucap André Guimarães, kepala Amazon Environmental Research Institute, seperti yang dikutip laman IFL Science, Kamis (14/5/2020).

 Kawasan hutan Amazon. (Shutterstock)
Kawasan hutan Amazon. (Shutterstock)

Beberapa peningkatan paling tajam dalam deforestasi terjadi di Amazon antara 1991 dan 2003. Didorong oleh meningkatnya permintaan global untuk komoditas seperti daging sapi, kedelai, dan minyak sawit, banyak deforestasi telah dilakukan secara ilegal untuk membuka lahan penebangan, penambangan, dan peternakan.

Banyak para pecinta lingkungan menyalahkan kebijakan Presiden Jair Bolsonaro atas hal ini, yang secara konsisten melemahkan perlindungan lingkungan dan memberikan penebang liar, penambang, dan peternak dalam upaya untuk membawa kemakmuran ekonomi bagi bangsa.

Menurut juru kampanye Greenpeace di Brasil, Romulo Batista, ia memprediksi tahun ini akan menjadi pemecah rekor kebakaran dan deforestasi hutan hujan Amazon.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Ilmuwan Sebut Hutan Hujan Amazon Bisa Berubah Menjadi Sabana

Waduh, Ilmuwan Sebut Hutan Hujan Amazon Bisa Berubah Menjadi Sabana

Tekno | Minggu, 19 Januari 2020 | 07:59 WIB

Kebakaran Hutan Indonesia Tahun 2019 Lebih Parah dari Amazon

Kebakaran Hutan Indonesia Tahun 2019 Lebih Parah dari Amazon

News | Kamis, 28 November 2019 | 08:33 WIB

Greenpeace Sebut Ada Hubungan Sebab Akibat Antara Deforestasi dengan Sawit

Greenpeace Sebut Ada Hubungan Sebab Akibat Antara Deforestasi dengan Sawit

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 00:30 WIB

Soal Kebakaran Amazon, Brasil Tuntut Prancis Minta Maaf

Soal Kebakaran Amazon, Brasil Tuntut Prancis Minta Maaf

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 09:56 WIB

Hutan Amazon Alami Kebakaran Terburuk, Presiden Brasil Salahkan NGO

Hutan Amazon Alami Kebakaran Terburuk, Presiden Brasil Salahkan NGO

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 10:59 WIB

Bersembunyi di Amazon, Suku Paling Terancam di Dunia Ini Terekam Kamera

Bersembunyi di Amazon, Suku Paling Terancam di Dunia Ini Terekam Kamera

Tekno | Rabu, 24 Juli 2019 | 20:05 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×