Covid-19 Membunuh 20 Kali Lebih Banyak Pasien per Minggu daripada Flu?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 19 Mei 2020 | 06:35 WIB
Covid-19 Membunuh 20 Kali Lebih Banyak Pasien per Minggu daripada Flu?
Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]

Suara.com - Para ilmuwan menyebut bahwa virus Corona (Covid-19), menyebabkan kematian 20 kali lebih banyak pasien per minggu daripada flu biasa.

Dalam penelitian yang ditulis dalam jurnal JAMA Internal Medicine menemukan bahwa di Amerika Serikat terdapat 20 kali lebih banyak kematian per minggu akibat Covid-19 daripada flu pada minggu paling mematikan di musim influenza.

"Meskipun para pejabat dapat mengatakan bahwa Covid-19 adalah 'hanya jenis flu lain', itu pernyataan yang tidak benar," ucap para ilmuwan dari Harvard Medical School dan Emory University, seperti dilansir dari Livescience, Selasa (19/5/2020).

Sejak virus Covid-19 ditemukan pada awal Januari, banyak orang membandingkannya dengan flu yang menyebabkan puluhan ribu kematian setiap tahun di Amerika Serikat.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperkirakan bahwa ada 62.000 kematian akibat flu di Amerika Serikat dari Oktober 2019 hingga April 2020. Sekilas, itu mungkin tampak mirip dengan jumlah kematian Covid-19 pada awal Mei yang berjumlah 65.000 kematian di Amerika Serikat.

Tetapi ini tidak sesuai dengan apa yang dilihat oleh penyedia layanan kesehatan, terutama di zona merah di mana kurangnya pasokan ventilator dan pasien yang memenuhi rumah sakit.

Menurut para ilmuwan, perbandingan itu cacat karena CDC tidak mengetahui jumlah pasti orang yang jatuh sakit atau meninggal akibat flu setiap tahun di Amerika Serikat. Sebaliknya, jumlah ini diperkirakan berdasarkan data yang dikumpulkan pada rawat inap pasien flu melalui pengawasan di 13 negara.

Di sisi lain, kematian akibat Covid-19 dilaporkan secara real time dan menggunakan data akurat. Dengan kata lain, para ilmuwan menyebut membandingkan perkiraan kematian akibat flu dengan jumlah kematian akibat Covid-19 seperti membandingkan "apel dengan jeruk".

Karena itu, untuk penelitian baru ini para ilmuwan melihat jumlah sebenarnya kematian akibat flu per minggu dan membandingkannya dengan Covid-19.

baca juga

Berdasarkan data dari sertifikat kematian, selama minggu paling mematikan dari musim flu selama beberapa tahun terakhir, jumlah kematian di Amerika Serikat akibat flu berkisar antara 351 selama musim flu tahun 2015 hingga 2016 dan 1.626 selama musim flu tahun 2017 hingga 2018. Jumlah rata-rata kematian akibat flu selama minggu puncak pada musim flu adalah 752 kematian.

Sementara untuk Covid-19, ada 15.455 kematian yang dilaporkan di Amerika Serikat selama minggua terakhir pada 21 April. Artinya, jumlah kematian Covid-19 per minggua sekitar 10 hingga 40 kali lipat lebih tinggi daripada jumlah kematian akibat influenza. Jumlah puncak kematian Covid-19 mingguan itu sekitar 20 kali lebih tinggi dari rata-rata jumlah puncak kematian flu mingguan.

Meski begitu, para ilmuwan mencatat analisis mereka masih memiliki beberapa keterbatasan, termasuk jumlah kematian Covid-19 mungkin kurang dihitung karena terbatasnya pengujian untuk virus Corona dan hasil tes negarif palsu.

Para ilmuwan percaya bahwa melakukan penelitian perbandingan ini dengan lebih baik akan membuka kesadaran tentang ancaman nyata, terhadap kesehatan masyarakat akibat Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Corona Jepang Kembali Resesi, Bagaimana Bisa Bangkit?

Dampak Corona Jepang Kembali Resesi, Bagaimana Bisa Bangkit?

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 02:05 WIB

AS dan China Dukung Evaluasi Independen WHO Soal Penanganan COVID-19

AS dan China Dukung Evaluasi Independen WHO Soal Penanganan COVID-19

News | Senin, 18 Mei 2020 | 22:31 WIB

Indonesia Dukung Rencana WHO Evaluasi Penanganan Pandemi COVID-19

Indonesia Dukung Rencana WHO Evaluasi Penanganan Pandemi COVID-19

News | Senin, 18 Mei 2020 | 21:52 WIB

Kabar Baik! 4 Anti Virus Corona Buatan Indonesia Dipatenkan

Kabar Baik! 4 Anti Virus Corona Buatan Indonesia Dipatenkan

Bisnis | Senin, 18 Mei 2020 | 20:14 WIB

Studi Baru: Tetap Ada Kemungkinan Virus Corona Berasal dari Laboratorium

Studi Baru: Tetap Ada Kemungkinan Virus Corona Berasal dari Laboratorium

Tekno | Senin, 18 Mei 2020 | 20:08 WIB

Tes Antibodi dan Pelacakan Kontak, Cara Jerman Cegah Gelombang Kedua Corona

Tes Antibodi dan Pelacakan Kontak, Cara Jerman Cegah Gelombang Kedua Corona

Video | Senin, 18 Mei 2020 | 18:52 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×